Majalahceo.id l Medan – Tindakan menghamburkan uang negara atau rakyat untuk kegiatan tidak produktif dan berdalih tidak ada anggaran untuk warga miskin disebut sebagai pemborosan anggaran, korupsi, atau penyalahgunaan kekuasaan.
Hal ini melanggar prinsip transparansi dan akuntabilitas keuangan publik.
Dalam konteks tata kelola pemerintahan yang baik, alokasi dana harus memprioritaskan kesejahteraan masyarakat.
Kebijakan yang lebih mengutamakan pengeluaran seremonial atau proyek mercusuar dibandingkan program pengentasan kemiskinan mencerminkan buruknya prioritas anggaran dan dapat merugikan keuangan negara.
Nezza Safitri Nasution mendatangi kantor Camat Medan Area memohon bantuan untuk anaknya yang Stunting karena PKH dan KIP anaknya di putus oleh Pemerintah.
“Ya bang, kehadiran di sini meminta agar Camat Medan Area mau membantu saya menjadi Gerakan Nasional Orang Tua Asuh, namun Camat tak mau dengan alasan tak ada anggaran,” ungkapnya, Jum’at (17/7/2026).
Lanjut Nezza mengatakan bahwa Sebelumnya Ilfan mantan Camat Medan Area pernah menjadi anak asuh anaknya tapi camat yang baru tidak mau melanjutkan kebijakan Camat sebelumnya.
“PKH dan KIP di putus terus mau minta bantuan ke Camat gak ada anggaran tapi ke The Hills Sibolangit mereka ada anggaran,” katanya.
Lanjut Fitri Nasution mengatakan bahwa untuk membantu ekonomi keluarga saya mereka beralasan tidak ada anggaran tapi jikalau untuk membuang buang anggaran Pemko Medan ada anggaran.
“Kemana lagi saya mengadu bang,
tulang punggung keluarga aku bang, mereka lempar bola bang, jadi sama siapa lagi bang aku meminta pertolongan, apa perlu aku buat spanduk bang, didepan kantor walikota Medan dan kantor gubernur biar aku bawa anak anak aku bang semua, iar kami berfoto disana kami sambil teriak teriak,” pungkasnya.
Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media bebarapa waktu lalu Lurah dan Camat Se Kota Medan berkumpul di The Hill Sibolangit, belum di ketahui berapa anggaran yang di habiskan untuk kegiatan di hotel Mewah yang Infonya, The Hills Sibolangit Milik Asiang yang juga pemilik Capital Building di Kota Medan.











