Pria di Puring Tewas Usai Terjatuh dari Pohon Kelapa Saat Menderes

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Pengecekan TKP oleh anggota, ( Dok - Foto )

Pengecekan TKP oleh anggota, ( Dok - Foto )

Majalah CEO |  Kebumen – Seorang pria berinisial W, 42 tahun, warga Desa Banjarejo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari pohon kelapa setinggi sekitar 20 meter saat menderes nira, Sabtu, 25 Juli 2026. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 10.00 WIB di pekarangan milik Tarjo, Dukuh Kunjeng, Desa Banjarejo. Laporan kemudian diterima Polsek Puring sekitar pukul 12.10 WIB dan petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban masih berada di atas pohon kelapa untuk mengambil nira. Dua orang yang hendak bekerja bersama korban datang sekitar pukul 09.00 WIB dan menunggu di halaman rumah karena korban belum selesai menderes,” jelas AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 09.30 WIB salah seorang saksi mendengar suara benda jatuh, namun tidak menaruh curiga. Baru sekitar pukul 10.00 WIB, saksi lain mendatangi lokasi asal suara tersebut dan menemukan korban telah tergeletak di tanah dalam posisi tengkurap. Warga kemudian berdatangan untuk memberikan pertolongan sekaligus melaporkan kejadian kepada pemerintah desa dan Polsek Puring.

Hasil olah TKP menunjukkan korban diduga terjatuh saat memanjat pohon kelapa. Polisi menemukan bercak darah di sekitar lokasi, sebuah sabit yang diduga digunakan korban saat bekerja, serta mengukur ketinggian pohon sekitar 20 meter. Jarak tubuh korban dari pohon diperkirakan sekitar 2,1 meter.

Pemeriksaan medis menemukan korban mengalami sejumlah luka berat, antara lain patah tulang rahang, patah pergelangan tangan kiri, patah tulang rusuk, patah tulang paha kanan, patah tulang pada punggung kaki kiri, serta luka robek dan lecet di beberapa bagian tubuh. Dari pemeriksaan juga tidak ditemukan bekas jeratan pada leher maupun tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menambahkan, kepolisian bersama tim Inafis Polres Kebumen, Pamapta Polres Kebumen, tenaga medis Puskesmas Puring, dan personel Polsek Puring telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah TKP, pendataan saksi, koordinasi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa, hingga mengamankan barang bukti.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan, selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sebagaimana mestinya,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menandaskan.***

Sumber Berita: Humas polres kebumen

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Dua Kelurahan Sipange dan Lopian Kembali Dilanda Banjir
Pemkab Tapanuli Tengah Perjuangkan Hak 40 Pekerja PT Teluk Nauli yang Terdampak PHK
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Gelar Pelatihan Keterampilan Usaha Bagi Korban Bencana untuk Pemulihan Ekonomi
Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tapanuli Tengah Bagikan Masker dan Siagakan Seluruh Puskesmas
Fakta di Balik Erupsi Empat Gunung Api Sekaligus: Wajar dan Tidak Saling Memicu
Pencurian Sepeda Motor Meningkat, Warga Batam Diminta Waspada Bahkan Saat Parkir Sebentar
Inspektorat Tapanuli Tengah, Pastikan Dugaan Pemotongan Jadup Kades Sibio-bio Tidak Benar
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Pimpin Pengarahan ASN: Minta OPD Ubah Pola Kerja Cepat Target Terukur dan Berdampak Nyata

LINI MASA

Rabu, 9 September 2026 - 00:26 WIB

Dua Kelurahan Sipange dan Lopian Kembali Dilanda Banjir

Selasa, 8 September 2026 - 21:20 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Perjuangkan Hak 40 Pekerja PT Teluk Nauli yang Terdampak PHK

Selasa, 8 September 2026 - 18:58 WIB

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Gelar Pelatihan Keterampilan Usaha Bagi Korban Bencana untuk Pemulihan Ekonomi

Selasa, 8 September 2026 - 18:49 WIB

Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tapanuli Tengah Bagikan Masker dan Siagakan Seluruh Puskesmas

Selasa, 8 September 2026 - 10:45 WIB

Fakta di Balik Erupsi Empat Gunung Api Sekaligus: Wajar dan Tidak Saling Memicu

TAJUK HARI INI

Banjir Terjadi di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali dihantam banjir (Dok-Poto)

Berita

Dua Kelurahan Sipange dan Lopian Kembali Dilanda Banjir

Rabu, 9 Sep 2026 - 00:26 WIB