Kado Pahit Di Hari Kemerdekaan RI ke – 81, LP Warga Miskin Kota Medan Anak Di Bawah Umur Korban Dugaan Perdagangan Manusia Mangkrak Di Polda Riau

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kado Pahit Di Hari Kemerdekaan RI ke - 81, LP Warga Miskin Kota Medan Anak Di Bawah Umur Korban Dugaan Perdagangan Manusia Mangkrak Di Polda Riau (Dok-Foto)

Kado Pahit Di Hari Kemerdekaan RI ke - 81, LP Warga Miskin Kota Medan Anak Di Bawah Umur Korban Dugaan Perdagangan Manusia Mangkrak Di Polda Riau (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Laporan polisi yang mangkrak atau tidak ada kejelasan hukum sering dianggap masyarakat sebagai “kado pahit” di tengah momen penting seperti Hari Kemerdekaan, karena mencerminkan belum terpenuhinya rasa keadilan yang optimal.

Lambannya penyidikan ini biasanya memicu kekecewaan publik terhadap profesionalisme aparat penegak hukum.

Pada 30 Januari 2026, Aliansi masyarakat dan pos bantuan hukum mendampingi seorang anak korban TPPO asal Medan ke SPKT Polda Riau (Nomor Laporan STTLP/B/54/I/2026/SPKT/POLDA RIAU).

Kasus ini menyoroti kerentanan warga dari keluarga kurang mampu yang sering menjadi sasaran sindikat perdagangan orang berkedok tawaran kerja.

Detail Laporan & Penanganan

Waktu Laporan: Jumat, 30 Januari 2026.

Lokasi Pengaduan: Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Riau.

Pendamping: Aliansi Masyarakat Peduli Korban TPPO (AMPK TPPO) dan Posbakum Aisyiyah Riau.

Identitas Korban: Korban berinisial NA (18), warga kategori kurang mampu/anak di bawah umur asal Medan.

Faktor Kerentanan Warga Kurang Mampu

Iming-iming Gaji Besar: Pelaku memanfaatkan keterbatasan ekonomi untuk menjerat korban dengan janji kerja bergaji tinggi.

Kurangnya Akses Informasi: Minimnya edukasi membuat warga rentan percaya pada calo atau agen tenaga kerja illegal

Koloborasi Lembaga Investigasi Aktifis dan Media Sumatera Utara (Kolega Sumut) mengatakan bahwa Mangkraknya Laporan Warga di Polda Riau adalah Kado Pahit bagi pelapor di Hari Kemerdekaan RI ke – 81

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Miris, TV Di Kantor Lurah Aur Kecamatan Medan Maimun Hilang, Ternyata Pelakunya Di Duga Lurah Non Aktif
Sumut Juara Satu Narkoba, Polrestabes Medan Diminta Gunakan TPPU Tangkap Bandar Narkoba Jermal 15 Bukan Hanya Bakar Barak Dan Pemakai
Bela Ricky Anthony, Ketua NasDem Sumut Sebut Kritik ke Bobby Sikap Resmi Partai, Kolega Pertanyakan Kader Nasdem AT Tersangka
Pemko Medan Dan APH Di Minta Tutup Permanen Dan Pidanakan THM Helen’s Night Mart Karena Lalai Hingga Vape Narkoba Bisa Beredar
Kepemimpinan Wong Di Pertanyakan, Rico Waas Jatuhkan Marwah DPRD Medan, Rekomendasi Tak Di Laksanakan
Di Duga Tak Miliki Rasa Nasionalisme Dan Tak Hargai Jasa Pahlawan, THM Krypton Tak Pasang Bendera Merah Putih Di Bulan Kemerdekaan RI ke – 81
Surat Konfirmasi AMPKP SU “Di Cuekin” Pertanyakan MBG Tembung Di Duga Pernah Di Suspen Di Duga Langgar Regulasi
Lemahnya Kordinasi Mitigasi Bencana Kebakaran, Camat Medan Area Harus Bertanggung Jawab Atas Tewasnya Lansia Korban Kebakaran

Baca Juga

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Miris, TV Di Kantor Lurah Aur Kecamatan Medan Maimun Hilang, Ternyata Pelakunya Di Duga Lurah Non Aktif

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Kado Pahit Di Hari Kemerdekaan RI ke – 81, LP Warga Miskin Kota Medan Anak Di Bawah Umur Korban Dugaan Perdagangan Manusia Mangkrak Di Polda Riau

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Sumut Juara Satu Narkoba, Polrestabes Medan Diminta Gunakan TPPU Tangkap Bandar Narkoba Jermal 15 Bukan Hanya Bakar Barak Dan Pemakai

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Bela Ricky Anthony, Ketua NasDem Sumut Sebut Kritik ke Bobby Sikap Resmi Partai, Kolega Pertanyakan Kader Nasdem AT Tersangka

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Pemko Medan Dan APH Di Minta Tutup Permanen Dan Pidanakan THM Helen’s Night Mart Karena Lalai Hingga Vape Narkoba Bisa Beredar

Tajuk Populer