MAJALAH CEO | SUKABUMI – Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 akan kembali diramaikan dengan pelaksanaan Sukabumi Expo 2026. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggandeng PT Buana Cipta Promosindo (BCP) untuk mempersiapkan kegiatan yang akan menjadi salah satu ruang promosi potensi ekonomi dan pembangunan daerah tersebut.
Mengangkat tema “Agroindustri dan Pariwisata”, Sukabumi Expo tahun ini diarahkan tidak hanya sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai sarana mempertemukan pemerintah, dunia usaha, pelaku UKM, serta masyarakat dalam memperkenalkan berbagai produk dan potensi unggulan Kabupaten Sukabumi.
Berbagai persiapan teknis mulai dilakukan melalui koordinasi antara perangkat daerah dengan pihak penyelenggara. Pembahasan mencakup konsep kegiatan, penataan lokasi, pembagian area pameran, hingga berbagai kebutuhan pendukung selama kegiatan berlangsung.
Direktur PT Buana Cipta Promosindo, Agus Candra, mengungkapkan bahwa koordinasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat terlaksana secara optimal.
Menurutnya, Sukabumi Expo telah menjadi salah satu agenda yang secara rutin digelar setiap tahun dalam rangkaian HJKS. Karena itu, penyelenggara berupaya menghadirkan konsep yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
“Setiap tahun Sukabumi Expo terus kami evaluasi dan kembangkan. Untuk 2026, tema yang diangkat adalah Agroindustri dan Pariwisata. Kami berharap penyelenggaraan kali ini dapat memberikan sesuatu yang lebih baik bagi masyarakat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya,” ujar Agus.
Dipusatkan di Lapangan Cangehgar
Seluruh rangkaian utama Sukabumi Expo 2026 akan berlangsung di Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu. Pelaksanaannya terbagi menjadi dua bagian besar, yakni Pesta Rakyat dan Pameran Pembangunan.
Pesta Rakyat dijadwalkan berlangsung mulai 28 Agustus hingga 13 September 2026. Masyarakat nantinya dapat menikmati beragam kegiatan, mulai dari hiburan, pertunjukan seni dan budaya, hingga area promosi berbagai produk.
Sejumlah produk yang akan meramaikan kegiatan antara lain pakaian atau produk garmen, alas kaki, tas, aksesori, serta berbagai produk lainnya. Selain itu, tersedia pula wahana permainan yang dapat dinikmati masyarakat.
Sementara itu, Pameran Pembangunan dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 13 September 2026. Kegiatan ini akan menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk memperlihatkan berbagai program dan hasil pembangunan kepada masyarakat.
Sebanyak 58 stand disiapkan untuk kegiatan pameran tersebut. Berbagai perangkat daerah akan menempati stand guna memberikan informasi mengenai program, pelayanan, serta capaian pembangunan yang telah maupun sedang dilaksanakan.
Pameran juga tidak hanya diperuntukkan bagi instansi pemerintahan. Pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) serta sektor swasta turut mendapat kesempatan untuk menampilkan dan menawarkan produk mereka kepada pengunjung.
Perkuat Promosi Produk dan Destinasi Wisata
Kepala Bidang Pengembangan Ekspor dan Pemasaran Produk Dalam Negeri pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, Irwan, mengatakan Disdagin memiliki peran sebagai sektor utama dalam pelaksanaan Sukabumi Expo 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan PT Buana Cipta Promosindo dalam mendukung berbagai agenda HJKS.
Kerja sama dengan pihak penyelenggara telah dilakukan dalam jangka waktu lima tahun. Pelaksanaannya kemudian disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah yang terlibat dalam berbagai kegiatan HJKS.
“Koordinasinya dilakukan sesuai bidang masing-masing. Untuk Sukabumi Expo berada di Disdagin, sedangkan kegiatan seperti Touring Ngabumi dikoordinasikan oleh Dinas Pariwisata. Intinya seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk menyukseskan peringatan HJKS dan memberikan manfaat bagi masyarakat Sukabumi,” jelas Irwan.
Wadah Memperkenalkan Keunggulan Sukabumi
Pemilihan tema Agroindustri dan Pariwisata dinilai sejalan dengan karakter Kabupaten Sukabumi yang memiliki potensi besar pada sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, serta pariwisata.
Melalui Sukabumi Expo, potensi tersebut diharapkan semakin dikenal oleh masyarakat luas. Produk lokal dapat memperoleh ruang pemasaran yang lebih besar, sedangkan para pelaku usaha memiliki peluang untuk memperluas jaringan dan menemukan pasar baru.
Di sisi lain, keberadaan Pameran Pembangunan dapat menjadi sarana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Informasi mengenai berbagai program pembangunan maupun pelayanan pemerintah dapat disampaikan secara langsung kepada pengunjung.
Konsep yang menggabungkan promosi ekonomi, pameran pembangunan, produk UKM, hiburan, serta seni dan budaya menjadikan Sukabumi Expo sebagai salah satu kegiatan yang diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat selama perayaan HJKS ke-156.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama PT Buana Cipta Promosindo pun mengajak masyarakat untuk ikut hadir dan memeriahkan rangkaian Sukabumi Expo 2026 di Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu.
Selain menjadi bagian dari kemeriahan HJKS ke-156, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat promosi berbagai keunggulan Kabupaten Sukabumi sekaligus membuka peluang lebih luas bagi perkembangan dunia usaha dan pariwisata daerah.
Sukabumi Expo 2026 menjadi momentum untuk mengenalkan potensi agroindustri dan pariwisata, memperkuat ekonomi masyarakat, serta mendorong kemajuan Kabupaten Sukabumi menuju Sukabumi Mubarokah.***











