Bela Ricky Anthony, Ketua NasDem Sumut Sebut Kritik ke Bobby Sikap Resmi Partai, Kolega Pertanyakan Kader Nasdem AT Tersangka

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iskandar ST, Ketua Partai Nasdem Sumut (Dok-Foto)

Iskandar ST, Ketua Partai Nasdem Sumut (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST, menegaskan bahwa kritik Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony terhadap Gubernur Sumut Bobby Nasution—yang menyebut aksi walk out gubernur sebagai tindakan arogan—merupakan sikap resmi partai.

Polemik ini memicu perdebatan publik mengenai hubungan politik dan dinamika antara eksekutif dan legislatif di Sumatera Utara.

Konteks Polemik NasDem dan Bobby Nasution

Pernyataan Resmi: Iskandar ST menyatakan pasang badan dan menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Ricky Anthony adalah sikap sah dari DPW Partai NasDem Sumut untuk menjaga marwah lembaga legislatif.

Alasan Walk Out: Di sisi lain, Gubernur Sumut Bobby Nasution memberikan klarifikasi bahwa keputusannya meninggalkan ruang sidang paripurna dikarenakan rapat tidak memenuhi syarat kuorum sehingga tidak dapat dilanjutkan secara aturan.

Terpisah, Koloborasi Lembaga Investigasi Aktifis dan Media Sumatera Utara (Kolega Sumut) mengatakan dirinya meminta Iskandar ST untuk juga bersikap terhadap Kadernya AT Anggota DPRD Medan yang sudah berstatus Tersangka oleh Polrestabes Medan.

“Jangan gajah di pelupuk mata tak tampak semut di seberang lautan tampak, apa sikap Iskandar ST dan sikap Partai terhadap AT Anggota DPRD Kota Medan yang sudah menjadi tersangka,” ungkapnya, Senin (10/8/2026)

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menetapkan anggota DPRD Kota Medan berinisial AT (Antonius Devolis Tumanggor) bersama anaknya sebagai tersangka kasus dugaan pengeroyokan terhadap tetangganya, Robin Marojahan Silalahi, di Jalan Tapanuli, Kecamatan Medan Barat, yang terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026.

Detail Kasus dan Perkembangan HukumAwal Kejadian: Perselisihan dipicu kesalahpahaman suara mobil korban yang melewati polisi tidur di dekat rumah tersangka.

Status Tersangka: AT dan anaknya berinisial D ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Medan pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Pemko Medan Dan APH Di Minta Tutup Permanen Dan Pidanakan THM Helen’s Night Mart Karena Lalai Hingga Vape Narkoba Bisa Beredar
Kepemimpinan Wong Di Pertanyakan, Rico Waas Jatuhkan Marwah DPRD Medan, Rekomendasi Tak Di Laksanakan
Di Duga Tak Miliki Rasa Nasionalisme Dan Tak Hargai Jasa Pahlawan, THM Krypton Tak Pasang Bendera Merah Putih Di Bulan Kemerdekaan RI ke – 81
Surat Konfirmasi AMPKP SU “Di Cuekin” Pertanyakan MBG Tembung Di Duga Pernah Di Suspen Di Duga Langgar Regulasi
Lemahnya Kordinasi Mitigasi Bencana Kebakaran, Camat Medan Area Harus Bertanggung Jawab Atas Tewasnya Lansia Korban Kebakaran
Kok Bisa?, THM Helen’s Night Mart Beroperasi Kembali Setelah Sebelumnya Di Segel dan Di Police Line Oleh Polrestabes Medan, Kolega: Merdeka Setengah Tiang
Ada Apa? Pengusaha Showroom Jalan Nibung Medan Petisah Tak Pasang Bendera Merah Putih Di Bulan Kemerdekaan RI Ke – 81
Pa Kabar?, LP Tariq Nabi Mangaratua Batubara, Sekjen DPP GRIB Jaya Telepon Kapolrestabes Medan

Baca Juga

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Bela Ricky Anthony, Ketua NasDem Sumut Sebut Kritik ke Bobby Sikap Resmi Partai, Kolega Pertanyakan Kader Nasdem AT Tersangka

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Pemko Medan Dan APH Di Minta Tutup Permanen Dan Pidanakan THM Helen’s Night Mart Karena Lalai Hingga Vape Narkoba Bisa Beredar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Kepemimpinan Wong Di Pertanyakan, Rico Waas Jatuhkan Marwah DPRD Medan, Rekomendasi Tak Di Laksanakan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Surat Konfirmasi AMPKP SU “Di Cuekin” Pertanyakan MBG Tembung Di Duga Pernah Di Suspen Di Duga Langgar Regulasi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Lemahnya Kordinasi Mitigasi Bencana Kebakaran, Camat Medan Area Harus Bertanggung Jawab Atas Tewasnya Lansia Korban Kebakaran

Tajuk Populer