Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tapanuli Tengah Bagikan Masker dan Siagakan Seluruh Puskesmas

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 18:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah menginstruksikan seluruh jajaran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Kabupaten Tapanuli Tengah untuk bergerak cepat membagikan masker gratis kepada masyarakat (Dok-Poto)

Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah menginstruksikan seluruh jajaran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Kabupaten Tapanuli Tengah untuk bergerak cepat membagikan masker gratis kepada masyarakat (Dok-Poto)

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Tapanuli Tengah – Menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor KL.01.02/A/17765/2026 tentang Kesiapsiagaan dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat Terhadap Dampak Erupsi dan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah menginstruksikan seluruh jajaran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Kabupaten Tapanuli Tengah untuk bergerak cepat membagikan masker gratis kepada masyarakat.

Langkah ini diambil guna mengantisipasi risiko penurunan kualitas udara serta meminimalisasi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan warga, seperti gangguan saluran pernapasan (ISPA), iritasi mata, dan masalah kulit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, S.Kep.Ns, MKes, AKK, menyampaikan bahwa pembagian masker ini merupakan aksi nyata pencegahan dini untuk melindungi kesehatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai bentuk komitmen dan respon cepat terhadap surat edaran Kemenkes, kami telah menginstruksikan seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Tapanuli Tengah untuk membagikan masker secara gratis kepada warga serta turun memberikan edukasi langsung mengenai perlindungan diri dari dampak abu vulkanik,” ujar Lisnawati Panjaitan

Selain pembagian masker secara masif di tempat-tempat umum dan titik keramaian, Dinkes Tapanuli Tengah juga menyiagakan seluruh pos pelayanan kesehatan dengan langkah-langkah strategis, di antaranya:

Kesiapsiagaan Logistik dan Pelayanan : Memastikan ketersediaan masker, tabung oksigen, serta obat-obatan esensial untuk mengatasi gangguan pernapasan dan iritasi mata.

Edukasi Risiko Kesehatan : Mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa beraktivitas di luar, masyarakat diminta menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut dengan baik, memakai kacamata pelindung, serta pakaian lengan panjang.

Perlindungan Kelompok Rentan : Melakukan pemantauan aktif terhadap kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis seperti asma dan PPOK.

Lisnawati Panjaitan, S.Kep.Ns, MKes, AKK juga mengingatkan masyarakat agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami masalah kesehatan.

“Kami mengimbau warga untuk tidak panik namun tetap waspada. Apabila mengalami gejala seperti batuk terus-menerus, sesak napas, mata perih, atau gangguan kesehatan lainnya, segera kunjungi Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Asep Japar Resmi Menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2031
BULOG Bersama Menko Pangan Luncurkan Bantuan Pangan Periode Okt-Des 2026 dan Tambahan SPHP di Kabupaten Asahan
Aya Soraya Dorong Peran Perempuan dalam Aksi Sosial dan Kepedulian terhadap Korban Bencana
Dugaan Kelalaian Pemerintah Desa Cihamerang Disorot, Warga Luapkan Kekecewaan dalam Forum Pertemuan
Mediasi Kandang Ayam di Nagrak Capai Kesepahaman, Pemilik Siap Patuhi Keputusan Pemerintah
251 Gerai KDKMP di Kabupaten Sukabumi Selesai Dibangun, 88 Unit Mulai Jalani Verifikasi
Wabup Tapteng Resmi Buka Turnamen Futsal Bupati Cup I AFKAB Tahun 2026: Diikuti 43 Tim SMP se-Tapteng, Sibolga, dan Dairi
Kadis Perkim Sukabumi Buka Penjelasan soal Paving Block Relokasi PKL Sekarwangi

LINI MASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:34 WIB

Asep Japar Resmi Menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:37 WIB

BULOG Bersama Menko Pangan Luncurkan Bantuan Pangan Periode Okt-Des 2026 dan Tambahan SPHP di Kabupaten Asahan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Aya Soraya Dorong Peran Perempuan dalam Aksi Sosial dan Kepedulian terhadap Korban Bencana

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Dugaan Kelalaian Pemerintah Desa Cihamerang Disorot, Warga Luapkan Kekecewaan dalam Forum Pertemuan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Mediasi Kandang Ayam di Nagrak Capai Kesepahaman, Pemilik Siap Patuhi Keputusan Pemerintah

TAJUK HARI INI

Laporan e-Conomy SEA 2025 yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company memperkirakan nilai bruto transaksi atau gross merchandise value (GMV) ekonomi digital Indonesia mendekati US$100 miliar pada 2025. (Dok-Foto Ilustrasi)

Artikel

Peluang Bisnis Digital Semakin Terbuka

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:04 WIB