Wakil Bupati Tapanuli Tengah Berkantor di Kecamatan Badiri untuk Percepat Penanganan Banjir dan Serap Aspirasi Masyarakat

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 21:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Tapteng – Dalam upaya mempercepat penanganan bencana serta mengurai banjir yang masih melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi, SH, mengambil langkah proaktif dengan memilih berkantor langsung di Kecamatan Badiri. Langkah ini diambil agar pemerintah dapat lebih cepat meninjau lokasi terdampak sekaligus mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat yang menjadi korban bencana.

Pada Selasa, 15 September 2026, Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi, SH turun langsung ke lapangan untuk meninjau penanganan Sungai Badiri di Desa Lubuk Ampolu, serta memantau kondisi perumahan warga dan aliran sungai di Lingkungan 3, Kelurahan Lopian.

Dalam kunjungannya, Mahmud Efendi menegaskan bahwa tugas pemerintah dalam memberikan perlindungan dan percepatan penanganan pascabencana.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus berupaya mempercepat penanganan bencana ini. Kita selalu berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat dan lintas Sektoral TNI/Polri agar permasalahan ini bisa cepat selesai, karena keamanan dan keselamatan warga menjadi tujuan utama,” tegas Mahmud Efendi.

Selain fokus pada infrastruktur dan penanganan darurat, Wakil Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan mempercepat proses pemulihan.

• Kolaborasi Pemulihan : Pemerintah mengharapkan kerja sama aktif dari masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan gotong royong membantu pemulihan lingkungan.

• Pelestarian Lingkungan : Masyarakat juga diajak untuk senantiasa menjaga alam demi keberlangsungan hidup generasi mendatang. “Menjaga alam hari ini adalah cara terbaik untuk memastikan kehidupan di masa depan,” pungkasnya.

Melalui kehadiran langsung di pusat bencana, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah optimis koordinasi penanganan darurat dan normalisasi lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.’pungkas Mahmud Efendi.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Bantuan Beras Bulog Diberikan kepada 379 Penerima Manfaat di Desa Buayan, Kades Soroti Ketepatan Data
Dalam Sebulan, Sudah Ada 23 Ribu Pelajar Dapat Pelatihan AI dari Polda Jabar
Ambisi Proyek Pembangunan BRT Di Kota Medan, Ribuan Pohon Di Tebangi Hingga Pekerjanya Mogok Kerja
Buka Profiling ASN, Bupati Tapanuli Tengah Wujudkan Manajemen Talenta Berbasis Kompetensi dan Integritas
Pemkab Tapteng Gerak Cepat, Pastikan Evakuasi dan Penanganan Berjalan Lancar
Satu Tahun Di Robohkannya Masjid AL Iqra’ Eks ITM Jalan Gedung Arca Kota Medan, Polisi Di Minta Tangkap Dan Penjarakan Pelaku
Masih Diperjuangkan, Pencarian Delapan Orang Termasuk Lima Jurnalis Meluas ke Ribuan Mil Laut di Selat Sunda
DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumut Kecam Tindakan Kekerasan Terhadal Massa Aksi GM-FKPPI Di Capital Building Medan

Komentar

LINI MASA

Selasa, 15 September 2026 - 21:25 WIB

Wakil Bupati Tapanuli Tengah Berkantor di Kecamatan Badiri untuk Percepat Penanganan Banjir dan Serap Aspirasi Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 14:05 WIB

Bantuan Beras Bulog Diberikan kepada 379 Penerima Manfaat di Desa Buayan, Kades Soroti Ketepatan Data

Selasa, 15 September 2026 - 11:55 WIB

Dalam Sebulan, Sudah Ada 23 Ribu Pelajar Dapat Pelatihan AI dari Polda Jabar

Selasa, 15 September 2026 - 07:01 WIB

Buka Profiling ASN, Bupati Tapanuli Tengah Wujudkan Manajemen Talenta Berbasis Kompetensi dan Integritas

Selasa, 15 September 2026 - 06:35 WIB

Pemkab Tapteng Gerak Cepat, Pastikan Evakuasi dan Penanganan Berjalan Lancar

TAJUK HARI INI

Dari Abu Umamah RA, Rasulullah ﷺ bersabda:
 
"Sesungguhnya malaikat di sebelah kiri mengangkat penanya selama enam jam bagi hamba muslim yang berbuat dosa. Jika ia menyesal dan memohon ampun kepada Allah, maka dosa itu tidak dicatat. Namun jika tidak, maka dosa itu dicatat satu kali."
(HR. Thabrani dalam Al-Mu'jam Al-Kabir & Baihaqi dalam Syu'abul Iman) (Dok-Foto Ilustrasi)

Artikel

Kasih Sayang Allah: Dosa Ditunda Dicatat Selama 6 Jam

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:06 WIB