Masih Diperjuangkan, Pencarian Delapan Orang Termasuk Lima Jurnalis Meluas ke Ribuan Mil Laut di Selat Sunda

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 03:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Tim SAR Gabungan terus memperlebar sayap penelusuran. Wilayah pencarian kini mencakup 3.243 mil laut.(Dok-Foto)

Tim SAR Gabungan terus memperlebar sayap penelusuran. Wilayah pencarian kini mencakup 3.243 mil laut.(Dok-Foto)

MAJALAH CEO | BANTEN – Langit di atas perairan Selat Sunda tampak cerah namun menyimpan kekhawatiran mendalam. Memasuki hari keempat sejak hilangnya kontak rombongan yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal, Tim SAR Gabungan terus memperlebar sayap penelusuran. Wilayah pencarian kini mencakup 3.243 mil laut, terbagi menjadi empat sektor utama dan satu sektor khusus di sekitar perairan yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan mereka. 12/9/2026

Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Banten, pada Senin sore, 7 September pukul 14.00 WIB dengan misi meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Sekitar 42 menit kemudian, mereka sempat mengirimkan titik lokasi terkini kepada rekan sejawat di Lampung — itulah pesan terakhir yang diterima. Komunikasi terputus secara tiba-tiba sekitar pukul 15.04 WIB tanpa ada tanda-tanda kegawatdaruratan sebelumnya.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka yang kini dicari adalah:

  1. Warta (55 tahun), kapten kapal yang berpengalaman melintasi perairan tersebut
  2. Surakman (60 tahun), awak kapal yang telah puluhan tahun mengarungi Selat Sunda
  3. Heriyanto (49 tahun), pemandu yang menguasai seluk-beluk kawasan vulkanik
  4. M. Bagus Khoirunnas (28 tahun), jurnalis muda dari Antara yang dikenal tekun meliput isu bencana alam
  5. Ari Basuki (52 tahun), wartawan senior Harian Merdeka dengan puluhan tahun pengalaman liputan lapangan
  6. Yudhis, jurnalis dari iNews
  7. Daus (42 tahun), jurnalis dari kantor berita Anadolu
  8. Donal, jurnalis lepas yang kerap mengabadikan momen-momen penting di kawasan tersebut

 

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menjelaskan perluasan area didasarkan pada evaluasi menyeluruh hasil pencarian hari-hari sebelumnya. “Setiap mil laut yang kami telusuri adalah bentuk keseriusan kami. Tidak ada satu titik pun yang kami lewatkan,” ujarnya.

Puluhan sarana penunjang dikerahkan: mulai dari KN SAR Tetuka 247, KRI Leuser, KRI Karambit, KP Sanjaya, hingga kapal-kapal pendukung dari daerah. Dua drone berkemampuan deteksi panas tubuh kini ikut terbang di atas perairan, mampu menembus kabut dan melihat tanda-tanda keberadaan manusia dari ketinggian — alat yang diharapkan mengubah arah pencarian.

Kondisi alam memberikan sedikit harapan: cuaca diperkirakan cerah hingga berawan, angin berhembus dari tenggara ke selatan dengan kecepatan 10–20 knot, dan gelombang setinggi 0,5–2,5 meter. Meski demikian, tim tetap waspada — perairan di sekitar gunung berapi yang masih aktif ini dapat berubah dengan cepat.

Pencarian melibatkan ratusan orang dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Kepolisian, BPBD, tenaga kesehatan, tim psikolog, Tagana, Baznas, Rumah Zakat, hingga warga dan relawan yang datang secara sukarela.

 

Doa menyertai pencarian

Sementara di Jakarta, suasana haru menyelimuti kawasan Bundaran HI pada Jumat malam. Puluhan anggota Pewarta Foto Indonesia Jakarta (PFIJ) berkumpul seusai Maghrib, mengangkat tangan memohon keselamatan bagi rekan-rekan mereka yang masih hilang di tengah laut. Banyak yang meneteskan air mata — bukan hanya rekan kerja, melainkan sahabat yang kerap berbagi cerita di balik lensa kamera.

“Kami tidak akan berhenti mencari. Setiap perkembangan di lapangan akan dievaluasi, dan langkah berikutnya segera ditentukan,” tegas Al Amrad. Hingga saat ini, belum ada tanda pasti keberadaan kedelapan orang tersebut, namun harapan belum padam.***

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Dinkes Tapanuli Tengah dan 25 UPT Puskesmas Rutin Bagikan Masker Gratis Selama Kabut Asap
Buka Kick-Off Meeting Kemendagri, Wabup Mahmud Efendi Tegaskan Penegasan Batas Desa Kunci Utama Pembangunan Tapteng
Dorong Ekonomi Kreatif, Dekranasda Tapteng dan Persit Kodim 0211/TT Kolaborasi Kembangkan Kerajinan Khas Daerah
Berikan Kepastian Hukum 247 Tenaga Kesehatan, Pemkab Tapteng Serahkan SK Pegawai BLUD Puskesmas
Pemerintah Desa Lumut Nauli Laksanakan Rembuk Stunting, Wujudkan Komitmen Bersama Cegah Stunting Melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026
Dinas Kesehatan Tapteng Gelar Inspeksi Kesehatan Produksi Tempe di Lapas Kelas IIA Sibolga
Antisipasi Asap Karhutla, Dinkes Tapanuli Tengah Bagikan Masker dan Siagakan Seluruh Puskesmas
Ketum PWDPI Kukuhkan Pengurus DPW dan DPC Se-Jawa Tengah, Tekankan Profesionalisme Wartawan

LINI MASA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Dinkes Tapanuli Tengah dan 25 UPT Puskesmas Rutin Bagikan Masker Gratis Selama Kabut Asap

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Buka Kick-Off Meeting Kemendagri, Wabup Mahmud Efendi Tegaskan Penegasan Batas Desa Kunci Utama Pembangunan Tapteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Dorong Ekonomi Kreatif, Dekranasda Tapteng dan Persit Kodim 0211/TT Kolaborasi Kembangkan Kerajinan Khas Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Berikan Kepastian Hukum 247 Tenaga Kesehatan, Pemkab Tapteng Serahkan SK Pegawai BLUD Puskesmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Pemerintah Desa Lumut Nauli Laksanakan Rembuk Stunting, Wujudkan Komitmen Bersama Cegah Stunting Melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026

TAJUK HARI INI