Serukan Kehati-hatian: Tokoh Teknologi Mendesak Perlambatan Laju Pengembangan AI Demi Keamanan Global

- Reporter

Minggu, 13 September 2026 - 03:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Wartawan Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Dario Amodei tidak berpidato di tempat fisik pada kesempatan ini. Seruannya disampaikan melalui esai/tulisan yang dipublikasikan secara daring — 12 September 2026 — di laman pribadinya dan dibagikan melalui media sosial (X/Twitter).(Dok-Foto)

Dario Amodei tidak berpidato di tempat fisik pada kesempatan ini. Seruannya disampaikan melalui esai/tulisan yang dipublikasikan secara daring — 12 September 2026 — di laman pribadinya dan dibagikan melalui media sosial (X/Twitter).(Dok-Foto)

Majalah CEO | Esai, Dunia teknologi kembali diguncang seruan penting dari kalangan pemimpin industri kecerdasan buatan (AI). Dario Amodei, Direktur Utama perusahaan pengembang sistem pintar Anthropic, secara terbuka meminta seluruh pelaku industri untuk memperlambat kecepatan pengembangan model AI tingkat lanjut. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan — kekhawatiran yang semakin mendalam terkait risiko penyalahgunaan teknologi yang kian canggih dan berdaya guna besar.

Dalam pernyataannya, Amodei menegaskan bahwa kemajuan pesat yang terjadi belakangan ini belum disertai kerangka pengamanan yang memadai. “Kita berlari terlalu cepat tanpa memastikan jalannya aman,” ujarnya. “Kemampuan yang kita bangun kini sudah dapat diarahkan untuk tujuan yang membahayakan, dan kita belum memiliki sistem pengawasan yang tangguh guna mencegah penyalahgunaan tersebut.”

Bukan hanya seruan keamanan yang menjadi sorotan; kabar penting juga datang dari pesaing terdekatnya. OpenAI, pencipta GPT, resmi mengumumkan pembatalan rencana penawaran umum saham (go public) yang sempat ditargetkan berlangsung tahun ini. Sam Altman, pendiri dan pimpinan OpenAI, menjelaskan keputusan ini didasari penilaian bahwa kondisi pengelolaan dan pengawasan perusahaan belum cukup kokoh untuk melangkah ke ranah publik. “Tanggung jawab yang kita emban terlalu besar untuk dipertaruhkan sebelum segala sesuatunya benar-benar aman,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, sorotan kritis semakin tajam setelah muncul laporan bahwa kelompok bersenjata Houthi diduga berupaya memanfaatkan sistem AI buatan Anthropic, Claude, guna menyempurnakan rancangan rudal balistik. Hal ini memperkuat kekhawatiran bahwa teknologi yang dikembangkan untuk kemajuan peradaban dapat dengan mudah dialihkan menjadi sarana kerusakan massal jika tidak dijaga ketat.

Pakar kebijakan teknologi menilai bahwa peristiwa-peristiwa ini menandai titik balik penting dalam sejarah perkembangan AI — di mana pertumbuhan pesat mulai diimbangi dengan tuntutan pengelolaan yang lebih bertanggung jawab. Pemerintah berbagai negara mulai menyusun kerangka peraturan khusus, namun kesepakatan global masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas.

Di tengah persimpangan ini, satu hal menjadi jelas: dunia kini tidak hanya mengejar seberapa canggih teknologi dapat dibuat, melainkan seberapa aman teknologi itu dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh umat manusia.***

"Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari" "Follow"

LINI MASA

Akselerasi Transformasi Digital
Transformasi Sekolah dan Madrasah Digital 2026: Integrasi AI dalam Pembelajaran hingga Administrasi Berbasis Web
Perkembangan Pesat Industri AI Tersemat di China Melahirkan Berbagai Profesi Baru
AI Buka Peluang Baru, Teknologi Digital Dorong UMKM Indonesia Naik Kelas
Samsung Galaxy S26 FE Resmi Hadir: Pindah Data Tanpa Ribet, Performa Kencang dengan Efisiensi Daya Luar Biasa
Microduck: Robot Bebek Mungil yang Langsung Laris Manis Setelah Tampil di Panggung Nvidia
Galaxy A58 Diprediksi Meluncur 2027, Sektor Kamera Belum Banyak Berubah
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Resmi Meluncur: Kamera 200MP Leica dan Baterai Raksasa 8.500 mAh Jadi Unggulan

LINI MASA

Rabu, 4 November 2026 - 10:49 WIB

Akselerasi Transformasi Digital

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Transformasi Sekolah dan Madrasah Digital 2026: Integrasi AI dalam Pembelajaran hingga Administrasi Berbasis Web

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Perkembangan Pesat Industri AI Tersemat di China Melahirkan Berbagai Profesi Baru

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:39 WIB

AI Buka Peluang Baru, Teknologi Digital Dorong UMKM Indonesia Naik Kelas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Samsung Galaxy S26 FE Resmi Hadir: Pindah Data Tanpa Ribet, Performa Kencang dengan Efisiensi Daya Luar Biasa

TAJUK HARI INI

Sikirman Harefa mengharapkan. Tindaklanjut Polres Madina diharapkan dapat menyelesaikan pengancaman dapat segera ditangani Polres Madina (Dok-Poto)

Berita

Kedua Kali SP2HP, Tindakan Polres Madina Masih Pakum

Sabtu, 7 Nov 2026 - 00:18 WIB