Gempa Kuat M 6,5 Guncang Perairan Laut Jawa, BMKG Pastikan Aman dari Ancaman Tsunami

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 06:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

MAJALAH CEO | JAKARTA — Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah perairan Laut Jawa pada Sabtu pagi, 12 September 2026, tepatnya pukul 04.23 WIB. Kejadian ini membuat warga di berbagai wilayah Pulau Jawa hingga sebagian Sumatera terbangun, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera memberikan kepastian bahwa peristiwa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Pusat gempa berlokasi di laut, sekitar 69 kilometer ke arah timur laut Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada kedalaman 368 kilometer. Secara tektonik, gempa ini terjadi akibat pergerakan lempeng di zona intraslab dengan mekanisme pergeseran turun, sehingga karakteristiknya berupa getaran yang menjangkau wilayah luas namun tidak memicu pergerakan dasar laut yang dapat menimbulkan gelombang besar.

Guncangan dirasakan dengan tingkat kekuatan yang bervariasi di berbagai daerah. Wilayah Pandeglang, Lebak, Serang, Sukabumi, Cianjur, hingga Tanggamus merasakan getaran cukup kuat dengan skala intensitas IV MMI. Sementara itu, Tangerang, Tanjung Priok, dan Cilacap mencatat intensitas III MMI. Lebih jauh, getaran masih terasa hingga Bandung, Yogyakarta, Garut, Malang, Bengkulu, dan Padang dengan skala II–III MMI, serta beberapa wilayah lain dengan intensitas II MMI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga pagi ini, belum ada laporan mengenai gempa susulan. Kepala Bidang Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyatakan bahwa pemantauan terus dilakukan dan masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat getaran.

“Kami mengingatkan agar masyarakat memperoleh informasi hanya dari saluran resmi BMKG, demi mencegah kesalahpahaman yang dapat menimbulkan kepanikan,” tegasnya.

Situasi dipastikan terkendali, dan tidak ada laporan kerusakan bangunan yang signifikan maupun korban jiwa akibat peristiwa ini.***

Sumber Berita: https://(BMKG)

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Sejumlah Jabatan Strategis Berganti, Polda Jateng Tegaskan Komitmen Polisi Bersama Masyarakat
Kapolsek Cikalong Wetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M.,Sampaikan Ucapan Dirgahayu TNI ke-81
Gempa M 5,9 Guncang Sumba Barat Daya Dini Hari, 62 Kali Susulan Terjadi Tidak Berpotensi Tsunami
Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara
Kemarau Panjang, Polisi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Setiap Hari untuk Warga Asrama dan Sekitar
Kemarau Panjang, Polres Cimahi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Setiap Hari untuk Warga Asrama dan Sekitar
Sertijab Sejumlah Pejabat Polda Jabar, Kapolda Tekankan Penguatan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
Pura Puspita Sari di Sempor Kembali Digunakan, Menjadi Simbol Kerukunan Umat Beragama di Kebumen

LINI MASA

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Sejumlah Jabatan Strategis Berganti, Polda Jateng Tegaskan Komitmen Polisi Bersama Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Kapolsek Cikalong Wetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M.,Sampaikan Ucapan Dirgahayu TNI ke-81

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Gempa M 5,9 Guncang Sumba Barat Daya Dini Hari, 62 Kali Susulan Terjadi Tidak Berpotensi Tsunami

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

Kemarau Panjang, Polisi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Setiap Hari untuk Warga Asrama dan Sekitar

TAJUK HARI INI