Mediasi Kandang Ayam di Nagrak Capai Kesepahaman, Pemilik Siap Patuhi Keputusan Pemerintah

- Jurnalis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Mediasi Kandang Ayam di Nagrak Capai Kesepahaman, Pemilik Siap Patuhi Keputusan Pemerintah.(Dok - Foto)

Mediasi Kandang Ayam di Nagrak Capai Kesepahaman, Pemilik Siap Patuhi Keputusan Pemerintah.(Dok - Foto)

MAJALAH CEO | SUKABUMI, Persoalan keberadaan kandang ayam di wilayah Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, mulai menemukan titik terang setelah digelarnya pertemuan dan mediasi antara pemilik usaha, warga, serta pihak terkait pada Rabu (21/10/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Kecamatan Nagrak tersebut, pemilik kandang ayam, Topik Yuda Handayana, menyampaikan kesediaannya untuk menghormati hasil kesepakatan bersama dan mengikuti ketentuan yang nantinya ditetapkan sesuai aturan yang berlaku.

Sikap tersebut menjadi bagian dari upaya mencari penyelesaian atas persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat di sekitar lokasi kandang. Melalui dialog bersama, diharapkan berbagai kepentingan dapat dipertimbangkan sehingga solusi yang dihasilkan tidak merugikan pihak mana pun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Topik menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengambil sikap berlawanan terhadap keputusan yang telah dibahas dalam forum mediasi. Ia memilih menghormati proses yang berjalan dan menyerahkan tindak lanjut persoalan tersebut sesuai mekanisme serta ketentuan pemerintah.

“Saya siap menerima keputusan tersebut. Saya tidak akan menentang keputusan itu. Semoga apa pun yang diputuskan nantinya dapat membawa kebaikan bagi semua pihak,” ujar Topik seusai mengikuti mediasi.

Ia juga menyatakan bahwa keputusan yang dikeluarkan berdasarkan aturan pemerintah akan menjadi pedoman bagi dirinya sebagai pemilik kandang. Menurutnya, kepentingan bersama perlu menjadi pertimbangan utama dalam menyelesaikan persoalan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha.

Topik mengungkapkan, berdasarkan hasil mediasi yang berlangsung pada hari itu, aktivitas kandang ayam untuk sementara waktu dihentikan atau kandang ditutup sementara. Langkah tersebut menjadi bagian dari keputusan yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Saya akan mengikuti keputusan pemerintah sesuai aturan yang berlaku, terlebih jika menyangkut kepentingan bersama. Untuk sementara, sesuai hasil mediasi hari ini, kandang ditutup,” tegasnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk menyelesaikan persoalan secara kondusif melalui komunikasi dan musyawarah. Semua pihak diharapkan dapat menghormati kesepakatan yang telah dibahas serta mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh pihak berwenang.

Penyelesaian melalui mediasi juga menjadi kesempatan bagi warga dan pemilik usaha untuk membangun komunikasi yang lebih baik, sekaligus mendorong penanganan persoalan berdasarkan aturan yang berlaku.***

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

BULOG Bersama Menko Pangan Luncurkan Bantuan Pangan Periode Okt-Des 2026 dan Tambahan SPHP di Kabupaten Asahan
Wakil Wali Kota Tanjungbalai: Langkah Awal Tingkatkan Kontribusi dan Perhatian Membantu Wujudkan Visi dan Program Kepala Daerah
Toyota Rush Tabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Sukabumi, Satu Orang Tewas
Aya Soraya Dorong Peran Perempuan dalam Aksi Sosial dan Kepedulian terhadap Korban Bencana
Dugaan Kelalaian Pemerintah Desa Cihamerang Disorot, Warga Luapkan Kekecewaan dalam Forum Pertemuan
251 Gerai KDKMP di Kabupaten Sukabumi Selesai Dibangun, 88 Unit Mulai Jalani Verifikasi
Wabup Tapteng Resmi Buka Turnamen Futsal Bupati Cup I AFKAB Tahun 2026: Diikuti 43 Tim SMP se-Tapteng, Sibolga, dan Dairi
Kadis Perkim Sukabumi Buka Penjelasan soal Paving Block Relokasi PKL Sekarwangi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

LINI MASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:37 WIB

BULOG Bersama Menko Pangan Luncurkan Bantuan Pangan Periode Okt-Des 2026 dan Tambahan SPHP di Kabupaten Asahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Wakil Wali Kota Tanjungbalai: Langkah Awal Tingkatkan Kontribusi dan Perhatian Membantu Wujudkan Visi dan Program Kepala Daerah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Aya Soraya Dorong Peran Perempuan dalam Aksi Sosial dan Kepedulian terhadap Korban Bencana

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Dugaan Kelalaian Pemerintah Desa Cihamerang Disorot, Warga Luapkan Kekecewaan dalam Forum Pertemuan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Mediasi Kandang Ayam di Nagrak Capai Kesepahaman, Pemilik Siap Patuhi Keputusan Pemerintah

TAJUK HARI INI

Laporan e-Conomy SEA 2025 yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company memperkirakan nilai bruto transaksi atau gross merchandise value (GMV) ekonomi digital Indonesia mendekati US$100 miliar pada 2025. (Dok-Foto Ilustrasi)

Artikel

Peluang Bisnis Digital Semakin Terbuka

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:04 WIB