Banyaknya Pelabuhan Tikus di Kawasan Barelang Jadi Surga Bagi Penyelundup

- Jurnalis

Jumat, 4 Juni 2021 - 09:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Dukung

 

MajalahCEO.com, Batam – Pulau Galang salah satu kecamatan di Kota Batam provinsi Kepulauan Riau menjadi salah satu wilayah favorit para pelaku kegiatan ilegal. Banyaknya pelabuhan tikus (pelabuhan tak resmi) dan jauh dari keramaian masyarakat membuat wilayah ini menjadi incaran bagi para pelaku pengiriman barang ilegal atau penyeludup. Biasanya para pelaku melakukan aksinya dini hari.

Dari pantauan dan penelusuran MajalahCEO.com, Jumat (4/6/2021) dini hari sebuah mobil lori bermuatan
melebihi bak mobil di tutupi terpal memasuki jalan Trans Barelang atau kawasan Barelang di duga milik berinisal F.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Ini bang milik bang F (inisial-red)”, jelas supir mobil lori kepada MajalahCEO.com ketika parkir sebelum masuk ke pelabuhan tikus, Jumat (4/6/2021) dini hari.

Tak lama mobil lori parkir, dua unit mobil mini bus menghampiri mobil lori yang juga bermuatan. Di duga barang-barang tersebut jenis kasur (springbed) bekas, rokok, minuman keras yang akan diselundupkan ke luar provinsi Kepulauan Riau.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MajalahCEO.com aktifitas penyeludupan milik F rutin.

” Minggu lalu pun lori itu masuk barelang juga bang”, jelas sumber MajalahCEO.com yang enggan disebutkan namanya. (Saur)

BACA SELENGKAPNYA:  Jaringan Narkoba Terungkap, Polrestabes Medan Segel THM Helen's Night Mart, Sita Sejumlah Narkoba dan Ringkus Pengedar
Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Di Duga Alami Kerugian Negara Dan Kerusakan Ekologis, DPN Geruduk DLH Kota Medan, Penebangan 2700 Pohon Demi Ambisi BRT Di Duga Sarat Korupsi
Medan Gotham City, Mohon Atensi Kapolsek Medan Kota, Kereta Pendemo Di Gasak Maling Saat Istirahat di Kantor SPSI AGN Sumut
Penyidik Kejagung Cecar Tenaga Ahli Hingga PPK BGN
SPPG Tak Punya PBG, Tak Miliki Label Halal Dan Menyalahi Juknis, Rico Waas Sebagai Ketua Satgas MBG Kota Medan Di Duga Melakukan Pembiaran Kebocoran PAD
Kasus Dugaan Tabrak Lari Kalteng Dibawa ke DPR RI, Keluarga Korban Desak Komisi III Kawal Kepastian Hukum
Bisnis Gelap Benih Lobster Dibongkar Polisi, Tiga Tersangka Terancam Jerat TPPU
Bangunan Di Simpang Juanda Kota Medan Di duga Kebal Hukum, Abai K3 dan Tak Peduli Lingkungan, Drainase Isinya Material Bangunan
Lurah Madras Hulu “Bungkam” Saat Di Konfirmasi Terkait Dugaan Di Tangkapnya Kepling Oleh Polisi Terkait Narkoba

Baca Juga

Kamis, 3 September 2026 - 17:52 WIB

Di Duga Alami Kerugian Negara Dan Kerusakan Ekologis, DPN Geruduk DLH Kota Medan, Penebangan 2700 Pohon Demi Ambisi BRT Di Duga Sarat Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 20:31 WIB

Medan Gotham City, Mohon Atensi Kapolsek Medan Kota, Kereta Pendemo Di Gasak Maling Saat Istirahat di Kantor SPSI AGN Sumut

Selasa, 1 September 2026 - 06:14 WIB

Penyidik Kejagung Cecar Tenaga Ahli Hingga PPK BGN

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:31 WIB

SPPG Tak Punya PBG, Tak Miliki Label Halal Dan Menyalahi Juknis, Rico Waas Sebagai Ketua Satgas MBG Kota Medan Di Duga Melakukan Pembiaran Kebocoran PAD

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Kasus Dugaan Tabrak Lari Kalteng Dibawa ke DPR RI, Keluarga Korban Desak Komisi III Kawal Kepastian Hukum

Tajuk Hari Ini