Gagas Gerakan “Jaga Rawat Jawa Barat”, Polda Jabar Rangkul Cipayung Plus dan BEM Berbasis Riset Akademis

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto bersama mahasiswa, ( Dok - Foto )

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto bersama mahasiswa, ( Dok - Foto )

Majalah CEO | Bandung,-Polda Jabar merangkul sepuluh organisasi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus Jawa Barat serta empat aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jabar dalam ajang silaturahmi dan dialog terbuka di Mapolda Jabar, Selasa (21/7/2026).

Pertemuan strategis ini digelar untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto secara resmi menggaungkan gerakan bertajuk “Jaga Rawat Jawa Barat”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gagasan ini dirancang untuk menggeser paradigma dan prinsip kerja jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat agar lebih adaptif, responsif, kolaboratif, serta solutif dalam merespons dinamika sosial di tengah masyarakat.

Gagasan Kapolda Jabar ini lahir dari hasil survei dan belanja masalah dengan menggunakan pendekatan serta metodologi penelitian akademis sejak awal masa jabatannya.

Langkah ini dilakukan mengingat kompleksitas tantangan di Jawa Barat yang amat tinggi, mulai dari jumlah penduduk yang melebihi 50 juta jiwa, wilayah yang luas, hingga posisinya yang berdampingan langsung dengan ibu kota negara.

“Jawa Barat bukan hanya pusat pemerintahan dan perekonomian, tetapi juga tujuan investasi, pusat industri, lumbung pangan, sentra pendidikan, serta destinasi pariwisata utama. Karena itu, setiap dinamika yang terjadi di Jawa Barat tidak hanya berdampak lokal, tetapi kerap menjadi perhatian nasional. Hal inilah yang menuntut kita untuk berkolaborasi,” ujarnya.

Melalui gerakan “Jaga Rawat Jawa Barat”, jajaran Polda Jabar dituntut memiliki empat pilar prinsip kerja Adaptif, Responsif, Kolaboratif dan Solutif.

Secara khusus, Kapolda Jabar menegaskan kepada seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar untuk tidak menutup diri dari masukan kritis mahasiswa. Ia memerintahkan jajarannya untuk terus membuka ruang dialog secara berkelanjutan.

BACA SELENGKAPNYA:  Manajemen PTPN 4 Kebun Air Batu Diduga Kuat Tak Bernyali Melakukan Penumbangan Tanaman Jagung Di Sebahagian Kawasan HGU AFD 9

“Jangan membentengi diri dari gagasan- gagasan yang konstruktif dari mahasiswa dan kaum cendikiawan. Dari ide yang baik dapat lahir kebijakan yang solutif. Dari niat yang baik, maka akan lahir hasil yang bermanfaat nyata bagi masyarakat,” tegas dia.

Ia berpesan agar penyampaian aspirasi tetap menjunjung tinggi etika, moral, dan norma hukum.

“Jaga persatuan, rawat kebersamaan, dan bersama-sama kita jaga rawat Jawa Barat,” pungkasnya.

Diketahui, organisasi yang di undang dalam kegiatan adalah Badko HMI Jabar, PKC PMII Jabar, PW KAMMI Jabar, GMKI KORWIL III, PMKRI Jabar, KMHDI Jabar, GMNI Jabar, HIKMABUDHI, HIMA PERSIS JABAR, DPD IMM JABAR.

Sedangkan Elemen mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dihadiri BEM SI, BEMNUS, BEM PTMA, BEM.***

Sumber Berita: Bidhumas Polda Jabar

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Iqbal Al Fansyuri PA 212 Akan Menggelar Sweeping Terhadap Tempat SPPG Yang Tidak Memiliki Label Halal
Pemkab Tapanuli Tengah Salurkan Ribuan perlengkapan Sekolah Dalam Rangka Hari Jadi Ke-81
7 Bulan Beroperasi, Langgar UU Ketenagakerjaan, SPPG Sunggal 2 Di Suspen BGN Dan Di Sidak Disnakerprovsu, Pekerjanya Tak Miliki BPJS Kesehatan
Calon Kepala Desa Cikahuripan Ade Rohmat Siapkan Program Kerja Nyata, Fokus Ekonomi, Wisata dan Transparansi Desa
Ketua MUI Pasir Luyu Serukan Aksi Damai, Jaga Jawa Barat Tetap Kondusif
Peringatan Hari Jadi Tapteng ke-81 Pemkab Hadirkan Layanan Langsung ke Masyarakat Mulai dari Stan UMKM Layanan Kesehatan dan Tukar Sampah jadi Sembako Hingga Urus KTP Cuma Satu Jam
Bupati Masinton Pasaribu Teken MoU Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf
Tokoh Agama Apresiasi Komitmen Polda Jabar Jaga Bandung Tetap Aman, Damai, Nyaman dan Kondusif.

Baca Juga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Iqbal Al Fansyuri PA 212 Akan Menggelar Sweeping Terhadap Tempat SPPG Yang Tidak Memiliki Label Halal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Salurkan Ribuan perlengkapan Sekolah Dalam Rangka Hari Jadi Ke-81

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:00 WIB

7 Bulan Beroperasi, Langgar UU Ketenagakerjaan, SPPG Sunggal 2 Di Suspen BGN Dan Di Sidak Disnakerprovsu, Pekerjanya Tak Miliki BPJS Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Calon Kepala Desa Cikahuripan Ade Rohmat Siapkan Program Kerja Nyata, Fokus Ekonomi, Wisata dan Transparansi Desa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Ketua MUI Pasir Luyu Serukan Aksi Damai, Jaga Jawa Barat Tetap Kondusif

Tajuk Populer