Yonif 410/Alugoro Berhasil Merebut Hati 37 OPM Kembali ke NKRI ‎

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Dukung

MajalahCEO | Semarang,-Penyerahan diri yang termasuk komandan Batalion Ovir Kodap IV Sorong Raya Simon Orocomna dan Komandan Batalion Sair Kodap IV Sorong raya Paulinus Muuk di ikuti 35 anggota, terjadi di Pos Mayerga Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro (25/6/2026).


‎Kegiatan tersebut di lanjutkan dengan Pengucapan ikrar setia dan penyerahan bendera bintang kejora serta senjata dipimpin langsung oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III) Letjen TNI Lucky Avianto dan dihadiri oleh Komandan Yonif 410/Alugoro Letkol Inf Sudarmanto S.I.P M.I.P Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, Kabinda Papua Barat, Ketua DPR Papua Barat, unsur Forkopimda, di Lapangan Makodam Kodam XVIII/Kasuari.

‎Pendekatan yang mengedepankan kesejahteraan dan keamanan masyarakat yang di Lakukan Oleh Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro tersebut berhasil membangun kepercayaan sehingga puluhan warga yang sebelumnya bergabung dengan kelompok OPM memutuskan kembali ke pangkuan NKRI bersama keluarga mereka.

‎“Prosesi Kembalinya saudara-saudara kita beserta keluarga sebanyak 37 orang berlangsung cukup panjang(sekitar 6 bulan), yang dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis serta penuh kesabaran. inisiasi timbul dari saudara-saudara kita yang dilatarbelakangi kesadaran diri tentang masa depan keluarga yang lebih baik,” ujar Letjen TNI Lucky Avianto.

Sesuai dengan hasil komunikasi antara Satgas Yonif 410/Alugoro dengan Anggota Kodap IV/Sorong Raya, Diperoleh kesepakatan untuk menerima dan menjemput Anggota Kodap IV/Sorong Raya beserta Keluarga sejumlah 37 orang di Pos Mayerga Satgas Yonif 410/Alugoro di Kp. Mayerga Distrik Moskona Barat Kab. Teluk Bintuni.

‎Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis enam pucuk senjata api sebagai barang bukti. Salah satu senjata yang diserahkan merupakan senjata organik milik aparat yang sebelumnya sempat digunakan oleh kelompok OPM dalam aksi penyerangan terhadap aparat keamanan.

‎Dengan kembalinya 37 eks anggota OPM ke pangkuan NKRI, diharapkan stabilitas keamanan dan pembangunan di Kabupaten Teluk Bintuni serta wilayah Papua Barat dapat terus meningkat, sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sumber Berita: Pendam IV Diponegoro

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Juniarso Ridwan Serap Aspirasi Warga Cicendo, Pendidikan hingga Infrastruktur Jadi Perhatian
Saurlin Komnas HAM Soroti Kematian Bambang, Konflik Agraria dan RUU Perampasan Aset: Jangan Jadi Bumerang Hukum
Pemkab Tapanuli Tengah Dorong Regulasi Pemulihan Pascabencana dan Optimalisasi PAD Sektor Kelautan
Medan Gotham City, Mohon Atensi Kapolsek Medan Kota, Kereta Pendemo Di Gasak Maling Saat Istirahat di Kantor SPSI AGN Sumut
Di Duga Mafia Bermain, Emak emak Menjerit Harga Ayam Tembus Rp 60 Ribu, DPN Gelar Aksi Demo
Sebagai Bentuk komitmen Nyata Dalam Memprioritaskan Kepuasan Pelanggan dan Pemenuhan Kebutuhan Pokok Masyarakat
Polisi Tangkap 91 Pengedar Sabu-sabu hingga Ganja, Barang Bukti Capai Rp4 Miliar
Teguh Purnomo Sampaikan Tiga Hal Penting Kepada Ketua Terpilih DPC Peradi Kebumen Anita Nosa

Baca Juga

Rabu, 2 September 2026 - 23:09 WIB

Juniarso Ridwan Serap Aspirasi Warga Cicendo, Pendidikan hingga Infrastruktur Jadi Perhatian

Rabu, 2 September 2026 - 22:36 WIB

Saurlin Komnas HAM Soroti Kematian Bambang, Konflik Agraria dan RUU Perampasan Aset: Jangan Jadi Bumerang Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 22:20 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Dorong Regulasi Pemulihan Pascabencana dan Optimalisasi PAD Sektor Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 20:31 WIB

Medan Gotham City, Mohon Atensi Kapolsek Medan Kota, Kereta Pendemo Di Gasak Maling Saat Istirahat di Kantor SPSI AGN Sumut

Selasa, 1 September 2026 - 23:45 WIB

Di Duga Mafia Bermain, Emak emak Menjerit Harga Ayam Tembus Rp 60 Ribu, DPN Gelar Aksi Demo

Tajuk Hari Ini