Pakar Kebijakan Publik Angkat Bicara Soal Pro dan Kontra Pengangkatan Abdee Slank Sebagai Komisaris BUMN

- Jurnalis

Rabu, 2 Juni 2021 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Pakar Kebijakan publik Universitas Prof.Dr.Moestopo (Beragama) Prof.Dr. H.Paiman Raharjo,M.Si.

 

MAJALAHCEO.COM – JAKARTA – Belakangan ini publik ramai membicangkan pengangkatan Abdee Negara Nurdin atau lebih dikenal Abdee Slank sebagai Komisaris Telkom yang merupakan BUMN kelas A.

Menurut pakar kebijakan publik Universitas Prof.Dr.Moestopo (Beragama) Prof.Dr. H.Paiman Raharjo,M.Si, menilai polemik ini sebenarnya dimunculkan oleh segelintir orang saja, sebagian besar masyarakat Indonesia tidak mempermasalahkan hal tersebut.

 

Abdee Slank sebagai Komisaris Telkom

Paiman ikut prihatin atas serangan yang ditujukan kepada menteri BUMN, kebijakan mengangkat Abdee Slank semata-mata sebagai balas budi karena Abdee Slank merupakan bagian tim sukses Pilpres Jokowi- Ma’ruf Amin.

Tentunya pemerintah punya alasan lain di balik penunjukkan Abdee Slank sebagai komisaris BUMN, dan itu haknya pemerintah. Paiman menilai bahwa anggapan penempatan beberapa relawan atau tim sukses sebagai komisaris BUMN sebagai imbal jasa atau balas budi wajar dan biasa saja.

Hal ini tidak terjadi saat pemerintahan era Jokowi saja, tapi pemerintahan sebelumnya juga menempatkan tim sukses menjadi komisaris atau direksi bahkan menteri atau kepala lembaga, tidak dipersoalkan,tapi mengapa di era Jokowi diributkan.

Mari berfikir positif dan obyektif, jangan belum melihat kinerjanya sudah memvonis orang itu tidak pantas duduk dalam posisi tersebut, rasanya tidak adil dan terlalu terburu-buru. Jabatan komisaris sangat beda dengan jabatan direksi yang benar benar membutuhkan skill di bidangnya,sedang komisaris sebagai fungsi pengawasan.

Sosok Abdee Slank merupakan sosok yang visioner, kreatif, inovatif, pekerja keras terutama dalam menghadapi era disrupsi digital seperti saat ini. Ide kreatif dan inovatif yang dimiliki Abdee Slank sangat dibutuhkan oleh Telkom dalam menghadapi tantangan bisnis pada masa modern atau era globalisasi. Jadi tidak ada salahnya seorang Abdee ditempatkan sebagai komisaris, karena jabatan komisaris sangat berbeda dengan jabatan direksi yang merupakan eksekutor dalam menjalankan perusahaan, jelas paiman.

BACA SELENGKAPNYA:  Walau Sudah Di Rekomendasi Komisi III DPRD Medan Tutup, Di Duga Oknum Polda Sumut Mabuk Di Golden Tiger Jl Merak Jingga

Paiman berharap masyarakat jangan mudah menilai buruk atau rendah terhadap seseorang. Posisi kerjaan atau jabatan yang diemban bisa berhasil sukses tidak selamanya karena linier di bidangnya,karena itu semua bisa ditunjang oleh pemikiran out of the box, pengalaman, visioner, ide kreatif, inovatif, komitmen dan kredibilitas seseorang. Banyak orang yang berhasil karena memiliki visi tersebut, bahkan tidak linier atau ahli di bidangnya. Contoh pejabat yang bukan ahlinya tapi bisa berhasil dalam pekerjaannya seperti Nadiem Makarim mendikbudristekdikti , Budi Gunawan Sadikin Menkes dan Jokowi yang belum punya pengalaman menjadi presiden sebelumnya, tapi bisa melakukan terobosan dan langkah-langkah maju. Jadi mari berfikir positif, dan jangan mudah merendahkan orang lain, tegas Paiman menutup pembicaraannya.(dmz)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Koalisi Solidaritas Prabowo Gibran Akan Gelar Aksi Demo Minta KPK Periksa PLN Terkait Blackout Sumatera
Dewan K3 Sumut Di Minta Periksa Kadishub Medan Yang Abai K3 Dalam Pekerjaan LPJU
Adanya Pengembalian Kerugian Negara Bernilai Ratusan Juta Rupiah, Kades Air Joman Baru Lolos Dari Jerat Hukum
Penegakan Hukum Di Riau, Kasus TPPO Jalan Di Tempat, Anak Bupati di Riau Bebas, Usai Tes Urine Positif Ganja
BNI dan Asa yang Tak Boleh Patah di Pematangsiantar
Gelar Rakercab DPC Elang Mas Tahun 2026-203, Kota Sibolga Dengan 7 Point Program yang Akan Dijalankan
Ulang Tahun ke-7, Myesha Diajak Keliling Kota Naik Mobil Patroli Polres Kebumen
Medan Johor Banjir, Lancar Proyeknya, Banjir Kotanya, Bertambah Harta Pejabatnya
Berita ini 4 kali dibaca

Baca Juga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:08 WIB

Koalisi Solidaritas Prabowo Gibran Akan Gelar Aksi Demo Minta KPK Periksa PLN Terkait Blackout Sumatera

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:54 WIB

Dewan K3 Sumut Di Minta Periksa Kadishub Medan Yang Abai K3 Dalam Pekerjaan LPJU

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:14 WIB

Adanya Pengembalian Kerugian Negara Bernilai Ratusan Juta Rupiah, Kades Air Joman Baru Lolos Dari Jerat Hukum

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:25 WIB

Penegakan Hukum Di Riau, Kasus TPPO Jalan Di Tempat, Anak Bupati di Riau Bebas, Usai Tes Urine Positif Ganja

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:01 WIB

BNI dan Asa yang Tak Boleh Patah di Pematangsiantar

Tajuk Populer