Akan Aksi Demo, Terkait Salah Tangkap Ketua Nasdem Sumut, Aktifis Sumut Sebut Kapolrestabes Medan Jangan Tumbalkan Anggota

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.Id | Medan – “Komandan” yang melakukan kesalahan seharusnya tidak menyeret “anggota” untuk menanggung konsekuensi.

Beberapa Aktifis Sumut Johan Merdeka, Bang Bhoy, Adi Lubis, dalam keterangan Persnya mengatakan bahwa mereka akan menggelar Aksi Demo terkait Salah Tangkap oleh Polrestabes Medan terhadap Iskandar ST Ketua Nasdem Sumut

“Setiap orang harus bertanggung jawab atas tindakannya sendiri, Pemimpin juga harusv memikul tanggung jawab atas keputusan dan tindakan mereka dan setiap orang harus diperlakukan secara adil dan tidak boleh ada yang dikorbankan tanpa alasan yang jelas, jangan tumbalkan anggota,” ungkapnya, Sabtu, (18/10/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Johan Merdeka Di dampingi Bang Bhoy dan Adi Lubis mengatakan kami aktifis Sumut dari berbagai elemen masyarakat akan menggear Aksi Demo untuk menyikapi kasus salah tangkap tersebut,

“Kita akan melakukan Aksi Demo dan turun ke jalan untuk menyikapi kasus salah tangkap yang sudah viral,nv Kapolrestabes Medan jangan tumbalkan anggota, kapolrestabes medan harus mundur dan bersikap kesatria,” katanya.
.
Sebelumnya publik di hebohkan dengan kasus Dugaan salah tangkap oleh Polrestabes Medan kepada Iskandar ST Ketua Nasdem Sumut terkait Kasus Judi Online.

Johan Merdeka Aktifis Sumut mengatakan bahwa dirinya meminta Pollisi menerbitkan DPO atas nama Iskandar

“Jelaskan dan sebutkan Iskandar yang mana itu? dan pastikan untuk di DPO sesegera mungkin,” ungkapnya, Sabtu (10/10/2025)

Sebelumnya, Insiden Ketua DPD Partai NasDem Sumatera Utara Iskandar ST jadi korban salah tangkap polisi berbuntut panjang. Propam Polda Sumut memeriksa empat orang anggota Polrestabes Medan yang melakukan penangkapan.

“Benar ada empat anggota yang diperiksa Propam Polda Sumut,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut Kompol Siti Rohani kepada CNN Indonesia, Jumat (17/10).

Baca Juga :  Wakil Bupati Tapteng,Sambut Rombongan,FKPPI FC 04-08 Kabupaten Siak-Riau,MPI,Serahkan Bantuan Kepada Korban Bencana Alam

Kompol Siti Rohani membantah bahwa Iskandar ST menjadi korban salah tangkap. Dia menyebutkan saat itu personel Polrestabes Medan hanya ingin memastikan data saja.

“Tujuan petugas saat itu untuk memastikan data karena namanya (Iskandar ST dengan tersangka Judol) sama,” ujarnya.

Ketua DPD Partai NasDem, Iskandar ST mengalami kejadian yang tak mengenakkan. Dia menjadi korban salah tangkap yang dilakukan petugas Avsec dan anggota Polrestabes Medan saat berada di dalam Pesawat Garuda Indonesia.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/10) sekitar pukul 19.25 WIB. Saat itu dirinya menumpang pesawat nomor penerbangan GA 193 rute Bandara Kualanamu – Soekarno Hatta.

“Saya sudah masuk dalam pesawat. Sudah duduk dan pesawat siap siap mau terbang. Tiba tiba masuk lima orang. Avsec, kru pesawat Garuda dan polisi berpakaian preman,” kata Iskandar.

Akibat insiden itu penerbangan sempat tertunda sekitar 20 menit. Penangkapan itu membuat heboh penumpang.

Polda Sumut melayangkan permintaan maaf atas peristiwa salah tangkap yang terjadi di dalam pesawat itu.

“Kami dari pihak kepolisian minta maaf jika ternyata ada ketidaknyamanan atau ketersinggungan dari yang bersangkutan (Iskandar) atau pihak-pihak lain, kami minta maaf,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Kamis (16/10).

Ferry memastikan nama Iskandar yang diduga terlibat dalam kasus itu, bukanlah Iskandar Ketua NasDem Sumut yang sempat diamankan aparat di dalam pesawat di Kualanamu tersebut.

“Tidak (terlibat), datanya tidak cocok dan tidak sama. Jadi, yang bersangkutan (Iskandar) tidak ada hubungannya kasus yang kami tangani,” jelasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergitas Pengelolaan Pajak, Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala KPP Pratama Kisaran.
Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin
Gebrakan Nyata Camat Tebo Ilir Bangun WC Umum di TPU Sayang Tebuang Kelurahan Sungai Bengkal
Lemahnya Pengawasan Dan Penindakan, THM di Kota Medan Banyak Tak Punya Izin Menjual Minol
Pemko Tanjungbalai Launching Bantuan Pangan Februari-Maret 2026 di Kelurahan Sijambi. 
Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran, Perkuat Sinergitas Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Peningkatan UCJ
Jelang May Day 2026, AMPIBI Datangi Kadisnaker Medan Minta Bentuk Satgas Perlindungan Buruh, Dewan K3 Dan Call Centre
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Silaturahmi Syawal 1447 H dan Rembug Pembangunan Daerah Bersama Tokoh ASLAB 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:46 WIB

Sinergitas Pengelolaan Pajak, Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala KPP Pratama Kisaran.

Kamis, 16 April 2026 - 09:43 WIB

Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin

Kamis, 16 April 2026 - 09:30 WIB

Gebrakan Nyata Camat Tebo Ilir Bangun WC Umum di TPU Sayang Tebuang Kelurahan Sungai Bengkal

Rabu, 15 April 2026 - 10:42 WIB

Pemko Tanjungbalai Launching Bantuan Pangan Februari-Maret 2026 di Kelurahan Sijambi. 

Rabu, 15 April 2026 - 10:25 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran, Perkuat Sinergitas Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Peningkatan UCJ

Berita Terbaru