Pasca Banjir Dan Longsor Di Tapteng, Tersebar Video Di Media Sosial Warga Menjarah Mini Market

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id | Tapanuli Tengah – Awak media mendapatkan Video di sosial media, Bantuan Tak Kunjung Datang, Warga Kelaparan Diduga Mulai Menjarah di Hutabalang Tapteng

Warga berkerumun di depan salah satu minimarket di Hutabalang, Tapanuli Tengah, setelah stok makanan dilaporkan habis dan beberapa gerai dijarah akibat kelaparan yang meluas. Situasi di lapangan semakin mencekam karena akses logistik masih terputus sejak banjir bandang dan longsor melanda wilayah Sibolga–Tapteng.

Pascabanjir dan longsor yang melanda, situasi di Tapanuli Tengah, semakin memprihatinkan.

ADVERTISEMENT

https://vm.tiktok.com/ZS92GU1aVeC9p-qNqEH/ Postingan ini dibagikan via TikTok Lite. Unduh TikTok Lite untuk menikmati postingan lainnya: https://www.tiktok.com/tiktoklite

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan warga yang berada langsung di lokasi menyebutkan bahwa kelaparan mulai meluas setelah akses logistik terputus total akibat banjir bandang dan longsor yang melanda sejak Senin malam (24/11/2025).

Dalam unggahan story Instagram salah seorang warga daerah tersebut, @arifpsrb menyebutkan di Hutabalang tampak suasana kacau, di mana ratusan warga berkumpul di depan pertokoan dan fasilitas umum untuk mencari bahan makanan.

Ia mengabarkan bahwa beberapa gerai Indomaret di Pandan, Hajoran, Pinangsori, hingga Hutabalang telah habis dijarah karena persediaan makanan warga benar-benar menipis.

“Efek kelaparan yang masif, beberapa Indomaret sudah habis dijarah. Sedih sekali teman-teman… Kita bisa bayangkan betapa chaos-nya situasi di sini,” tulisnya.

Menurutnya, sejumlah grosir dan tempat penjualan bahan pokok juga mulai kehabisan stok beras, membuat antrean warga mengular dan ketegangan meningkat.

Banyak warga nekat mengambil risiko dengan berebut stok terbatas demi memenuhi kebutuhan anak dan keluarga.

Situasi diperparah dengan sensitivitas warga terhadap kamera dan perekam, sehingga pelapor terpaksa berhenti mendokumentasikan kondisi karena khawatir keselamatannya terancam.

BACA SELENGKAPNYA:  Wakil Bupati Tapteng Tutup Turnamen Mini Soccer Pandan Cup 2025, Selamat Kepada Pemenang

“Masyarakat mulai sensitif sama kamera… marah, berteriak hingga mengancam,” ungkapnya.

Ia menyebut kondisi ini berpotensi memicu efek domino jika bantuan tidak segera masuk. Orang lapar akan bertambah banyak dan tindakan nekat dikhawatirkan makin meluas.

“Orang lapar akan bertambah, hilang akal sehat, dan segala cara akan dilakukan demi memenuhi isi perut anak atau keluarganya,” tulisnya lagi.

Hingga sore ini, akses jalan ke sejumlah titik terdampak di Sibolga–Tapteng masih terputus akibat longsor besar, jaringan telekomunikasi padam, dan pasokan logistik belum bisa masuk maksimal. Warga berharap bantuan pangan, air bersih, dan obat-obatan segera didistribusikan.

Unggahan tersebut ditutup dengan harapan “Semoga bantuan logistik cepat datang ya kawan.”

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Blackout Sumatera, Beban Rakyat Bertambah, Genset Dan Sanyo, Krisis Air Bersih di Medan, Direksi Tirtanadi Gak Punya Terobosan
Proyek BRT Korbankan Ribuan Pohon, Komisi IV DPRD Medan Pertanyakan Keberadaan Pohon Yang Di Tebang
Kado Pahit Di Hari Ultah, Aksi “Buka Baju” Ketua FPAN Protes Ke PLN Hingga Info Pasutri Meninggal Dampak Pemadaman Listrik Oleh PLN
Dukung “Medan Asri Bergerak”, Lurah Madras Hulu Adakan Gotong Royong Masal Bersih Lingkungan
Medan Asri Bergerak Wujudkan Medan Bersih, Hijau, Rapi Dan Berkelanjutan Hanya Untuk Kebutuhan Konten Rico Waas, Faktanya?
Kado Pahit Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, 2.700 Pohon Di Tebang Demi Ambisi Proyek BRT Di Kota Medan
Rico Waas “Abaikan” Rekomendasi DPRD Medan, Rapor Merah Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026
PMI Tapanuli Tengah Bersama Hongkong Red Cross Serahkan 110 Paket Sekolah Untuk Siswa Terdampak Bencana di SMK N 1 Badiri

Baca Juga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:05 WIB

Blackout Sumatera, Beban Rakyat Bertambah, Genset Dan Sanyo, Krisis Air Bersih di Medan, Direksi Tirtanadi Gak Punya Terobosan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:50 WIB

Proyek BRT Korbankan Ribuan Pohon, Komisi IV DPRD Medan Pertanyakan Keberadaan Pohon Yang Di Tebang

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:51 WIB

Kado Pahit Di Hari Ultah, Aksi “Buka Baju” Ketua FPAN Protes Ke PLN Hingga Info Pasutri Meninggal Dampak Pemadaman Listrik Oleh PLN

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:02 WIB

Dukung “Medan Asri Bergerak”, Lurah Madras Hulu Adakan Gotong Royong Masal Bersih Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:47 WIB

Medan Asri Bergerak Wujudkan Medan Bersih, Hijau, Rapi Dan Berkelanjutan Hanya Untuk Kebutuhan Konten Rico Waas, Faktanya?

Tajuk Populer