Beredar video Di Media Sosial Mengaku Menjarah Mini Market Karena Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Datang

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id | Medan – Beredar video seorang laki laki yang mengaku menjarah mini market, didalam video tersebut dirinya mengaku mengambil mie instan, air mineral dan snack karena khilaf dan meminta maaf karena dirinya khilaf.

Didalam Video tersebut lelaki yang melakukan penjarahan mini market juga mengaku bahwa dirinya menjarah mini market karena gak ada uang lagi dan bantuan pemerintah juga tak kunjung datang.

Sebelumnya Beredar rekaman video yang memperlihatkan puluhan orang menjarah salah satu minimarket viral di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari rekaman terlihat puluhan orang berbondong-bondong memaksa masuk ke satu minimarket lalu mengambil sejumlah barang yang ada di dalam minimarket. Setiap orang yang keluar dari dalam minimarket tersebut selalu membawa sesuatu barang yang diduga berisi makanan.

Peristiwa penjarahan ini diduga karena masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor belum juga mendapat bantuan logistik sementara stok makanan di area yang terdampak banjir sudah habis, sehingga terpaksa menjarah beberapa minimarket.

“Betul, hancur sekali disini, sembako kosong, rumah warga banyak yang hanyut terbawa banjir,” seorang warga Tapteng, Aswan, Sabtu (29/11/2025).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan membenarkan video penjarahan tersebut berada di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Itu ditangani Polres Tapanuli Tengah,” ujar Ferry.

Untuk waktu kejadian penjarahan minimarket tersebut diduga sebelum datangnya bantuan logistik yang dikirim lewat udara.

“Kalau kejadiannya, sepertinya kemarin,”katanya.

Baca Juga :  Buka Pelatihan UMKM, Wakil Bupati Tapteng : Packaging Sarana Pemasaran Yang Efektif

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadi Beban APBD, DK3P Sumut Tak Berfungsi Maksimal, Ketua Komisi III TM Yusuf Siap Mundur
Jelang Hari Buruh 2026, Guru Honorer Pemko Medan Keluhkan 4 Bulan Tufunya Belum Keluar
Lebih Dari 1.100 Jiwa Yang Tewas Dan 3,3 juta Orang Terdampak Bencana Sumatera, Ada Apa? APH Belum Tetapkan Tersangka
Wakil Bupati Tapteng : Pancasila dan UUD 1945 Merupakan Landasan Tertinggi Bagi ASN Dalam Menjalankan Tugas
Di Ambang Darurat Ekologis, Tak Laksanakan Rekomendasi DPRD Medan, Di Minta Interpelasi Walikota
Wakil Bupati Tapteng Tepung Tawari dan Upah-upah 55 orang Calon Haji/Hajjah Tapteng
Sinergitas Pengelolaan Pajak, Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala KPP Pratama Kisaran.
Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:26 WIB

Jadi Beban APBD, DK3P Sumut Tak Berfungsi Maksimal, Ketua Komisi III TM Yusuf Siap Mundur

Sabtu, 18 April 2026 - 14:16 WIB

Jelang Hari Buruh 2026, Guru Honorer Pemko Medan Keluhkan 4 Bulan Tufunya Belum Keluar

Sabtu, 18 April 2026 - 10:36 WIB

Lebih Dari 1.100 Jiwa Yang Tewas Dan 3,3 juta Orang Terdampak Bencana Sumatera, Ada Apa? APH Belum Tetapkan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 15:27 WIB

Wakil Bupati Tapteng : Pancasila dan UUD 1945 Merupakan Landasan Tertinggi Bagi ASN Dalam Menjalankan Tugas

Jumat, 17 April 2026 - 14:50 WIB

Di Ambang Darurat Ekologis, Tak Laksanakan Rekomendasi DPRD Medan, Di Minta Interpelasi Walikota

Berita Terbaru