Pemko Medan Di Minta Gunakan Dana CSR, Biaya Tak Terduga (BTT), Lembaga Zakat Untuk Berikan Santunan Korban Banjir

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id | Medan – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan diminta memberikan santunan untuk korban jiwa akibat banjir yang melanda Kota Medan beberapa hari yang lalu.

Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Persatuan Buruh Peduli Sumatera Utara mengatakan, Negara harus hadir disaat rakyat susah akibat bencana banjir

“Minta Gunakan Dana CSR, Biaya Tak Terduga (BTT), Lembaga Zakat Untuk Berikan Santunan Korban Banjir yang saat ini ada yang kehilangan segalanya,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

https://vm.tiktok.com/ZS92GU1aVeC9p-qNqEH/ Postingan ini dibagikan via TikTok Lite. Unduh TikTok Lite untuk menikmati postingan lainnya: https://www.tiktok.com/tiktoklite

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Rahmad Pihak Kelurahan dan Kecamatan harus punya data lengkap korban banjir dan kerugian akibat terdampak banjir

Sebelumnya, Wali Kota Medan Rico Waas menyebut sebanyak tujuh orang meninggal dunia dalam bencana banjir di Kota Medan. Rico menyebut korban jiwa kebanyakan merupakan lansia.

“Kalau untuk korban jiwa sampai saat ini kami data. Laporan rekan-rekan sekitar tujuh orang korban jiwa. Kebanyakan lansia,” ujar Rico Waas saat diwawancarai, Senin (1/12/2025).

Namun, Rico tidak merinci kecamatan dan kelurahan yang merupakan domisili korban jiwa tersebut. Ia mengatakan, sejak awal bencana, Pemkot Medan mencatat sekitar 85 ribu warga terdampak bencana banjir.

“Yang terdampak dari awal hingga akhir pasti ada penurunan. Tapi yang menurut catatan kami yang tertinggi ada sekitar 85 ribu masyarakat yang terdampak,” tambahnya

BACA SELENGKAPNYA:  Asisten Pemerintahan Dan Kesra Setdakab Tapteng: Pemkab Tapteng Berkomitmen Tuntaskan TBC

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Blackout Sumatera, Beban Rakyat Bertambah, Genset Dan Sanyo, Krisis Air Bersih di Medan, Direksi Tirtanadi Gak Punya Terobosan
Proyek BRT Korbankan Ribuan Pohon, Komisi IV DPRD Medan Pertanyakan Keberadaan Pohon Yang Di Tebang
Kado Pahit Di Hari Ultah, Aksi “Buka Baju” Ketua FPAN Protes Ke PLN Hingga Info Pasutri Meninggal Dampak Pemadaman Listrik Oleh PLN
Dukung “Medan Asri Bergerak”, Lurah Madras Hulu Adakan Gotong Royong Masal Bersih Lingkungan
Medan Asri Bergerak Wujudkan Medan Bersih, Hijau, Rapi Dan Berkelanjutan Hanya Untuk Kebutuhan Konten Rico Waas, Faktanya?
Kado Pahit Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, 2.700 Pohon Di Tebang Demi Ambisi Proyek BRT Di Kota Medan
Rico Waas “Abaikan” Rekomendasi DPRD Medan, Rapor Merah Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026
PMI Tapanuli Tengah Bersama Hongkong Red Cross Serahkan 110 Paket Sekolah Untuk Siswa Terdampak Bencana di SMK N 1 Badiri

Baca Juga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:05 WIB

Blackout Sumatera, Beban Rakyat Bertambah, Genset Dan Sanyo, Krisis Air Bersih di Medan, Direksi Tirtanadi Gak Punya Terobosan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:50 WIB

Proyek BRT Korbankan Ribuan Pohon, Komisi IV DPRD Medan Pertanyakan Keberadaan Pohon Yang Di Tebang

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:51 WIB

Kado Pahit Di Hari Ultah, Aksi “Buka Baju” Ketua FPAN Protes Ke PLN Hingga Info Pasutri Meninggal Dampak Pemadaman Listrik Oleh PLN

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:02 WIB

Dukung “Medan Asri Bergerak”, Lurah Madras Hulu Adakan Gotong Royong Masal Bersih Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:47 WIB

Medan Asri Bergerak Wujudkan Medan Bersih, Hijau, Rapi Dan Berkelanjutan Hanya Untuk Kebutuhan Konten Rico Waas, Faktanya?

Tajuk Populer