Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjungbalai menegaskan bahwa digitalisasi transaksi daerah bukan sekadar tuntutan perkembangan teknologi, tetapi merupakan kebutuhan mendesak dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel, beliau juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi ETPD sangat bergantung pada kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan masyarakat sebagai pengguna layanan, oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret dan terukur agar transformasi digital ini dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat
Sementara itu, pihak Bank Indonesia melalui Kepala Perwakilan Pematang Siantar menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam memperluas digitalisasi transaksi, Bank Indonesia terus mendorong peningkatan penggunaan instrumen pembayaran digital, termasuk QRIS, sebagai sarana pembayaran yang mudah, cepat, dan aman, dukungan ini juga diwujudkan melalui penguatan koordinasi, fasilitasi infrastruktur sistem pembayaran, serta peningkatan literasi keuangan digital di tengah masyarakat
Kegiatan HLM TP2DD ini secara komprehensif membahas evaluasi capaian digitalisasi transaksi daerah yang telah dilaksanakan selama periode sebelumnya, berbagai indikator kinerja dipaparkan, termasuk tingkat adopsi kanal pembayaran non-tunai pada sektor pajak dan retribusi daerah, serta kendala yang masih dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur di beberapa wilayah, rendahnya literasi digital masyarakat, dan perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan perangkat daerah, evaluasi ini menjadi dasar dalam merumuskan strategi lanjutan yang lebih tepat sasaran
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















