Pria di Bandung Kidul Diduga Bunuh Perempuan di Dalam Mobil, Polisi Amankan Sejumlah Senjata Tajam

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton menggelar konferensi pers terkait pengungkapan dugaan tindak pidana pembunuhan ( Dok - Foto ).

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton menggelar konferensi pers terkait pengungkapan dugaan tindak pidana pembunuhan ( Dok - Foto ).

Majalah CEO | Bandung -Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Adiwijaya melalui Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton menggelar konferensi pers terkait pengungkapan dugaan tindak pidana pembunuhan sebagaimana tercantum dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/24/V/2026/SPKT Polsek Bandung Kidul/Polrestabes Bandung/Polda Jabar tertanggal 9 Mei 2026.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Sekelimus Tengah, Kecamatan Bandung Kidul, Bandung, pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 20.16 WIB. Korban diketahui seorang perempuan bernama Nanda Tritami Raina.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyampaikan bahwa petugas telah mengamankan seorang tersangka berinisial CMM Bin L (Alm) yang diduga melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 459 KUHP.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga berangkat dari kediamannya di wilayah Kecamatan Gedebage menuju rumah korban di Sekelimus Tengah menggunakan kendaraan Toyota Rush berwarna putih. Setibanya di lokasi, pelaku masuk ke rumah korban dan kemudian membawa korban ke dalam kendaraan tersebut.

“Tidak lama kemudian, kendaraan ditemukan oleh warga bersama petugas keamanan kompleks dengan kondisi terdapat bercak darah. Berdasarkan keterangan para saksi, korban mengalami sejumlah luka akibat benda tajam dan sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong,” ujar Hendra Rochmawan, Sabtu (16/5/2026).

Dalam pengungkapan kasus ini, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, di antaranya pakaian, senjata tajam, golok, obeng panjang, gunting, bambu, martil, serta barang bukti lainnya.

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Bandung masih melakukan pendalaman dan proses penyidikan lebih lanjut guna melengkapi berkas perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.***

Sumber Berita: Bidhumas Polda Jabar

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Pamuruyan, Dua Orang Resmi Jadi Tersangka
Satpas Polrestabes Bandung: Biaya SIM Sesuai Regulasi, Pelayanan Terus Ditingkatkan
Sektor 8 Citarum Harum Perluas Penerapan Program Loseda,51 Unit Terpasang di Desa Cihanjuang Selama Juni 2026
Selamat Datang Peserta Rakernas APEKSI di Kota Medan, Semoga Warganya Bisa “Lepas” Dari Kemiskinan
Polda Jabar Ungkap Kasus Peredaran Benih Bening Lobster Ilegal di Pangandaran, Empat Orang Ditetapkan Tersangka
Bendahara Partai Buruh Sumut Sri Astuti Dan Kader Lainnya “Gantung Baju” Resmi Mundur, Ini Alasannya
Satgas Citarum Harum Sektor 8 Tambah 3 Unit LOSEDA di Ciater, Total Terpasang 34 Unit
Kapolsek Cikalongwetan Tutup Turnamen Bola Voli Bhayangkara Cup Season IV, Perkuat Sportivitas dan Sinergi Masyarakat dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Baca Juga

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:42 WIB

Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Pamuruyan, Dua Orang Resmi Jadi Tersangka

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:17 WIB

Satpas Polrestabes Bandung: Biaya SIM Sesuai Regulasi, Pelayanan Terus Ditingkatkan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:16 WIB

Sektor 8 Citarum Harum Perluas Penerapan Program Loseda,51 Unit Terpasang di Desa Cihanjuang Selama Juni 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 19:10 WIB

Polda Jabar Ungkap Kasus Peredaran Benih Bening Lobster Ilegal di Pangandaran, Empat Orang Ditetapkan Tersangka

Senin, 29 Juni 2026 - 14:49 WIB

Bendahara Partai Buruh Sumut Sri Astuti Dan Kader Lainnya “Gantung Baju” Resmi Mundur, Ini Alasannya

Tajuk Populer