Majalahceo.id l Medan – Ratusan Massa Aksi yang tergabung dalam Dewan Peduli Negeri mendatangi Kantor Walikota Medan melakukan Aksi untuk menyampaikan aspirasi .
Dalam Orasinya mereka meminta Walikota Medan untuk menjumpai massa Aksi agar menjawab persoalan terkait bocornya PAD dan Kinerja Bapenda Kota Medan dan Satpol PP Kota Medan serta keberangkatan pejabat Bapenda Kota Medan ke Bali.
Namun Walikota Medan tidak mau menjumpai peserta Aksi, akhirnya Pendemo membakar ban bekas di tengah jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah habis ban di bakar tak satupun pejabat pemko Medan mau menjumpai peserta aksi, akhirnya peserta Aksi masuk ke kantor Walikota Medan sehingga terjadi kericuhan yang menyebabkan Habib Ketua LSM Kebenaran dan Keadilan celananya koyak akbiatnya represifitas Satpol PP Kota Medan.
“Kami cuma mau jumpa Walikota kami, Wakil Walikota atau Sekda, kok satupun tak ada yang mau jumpai kami, ada apa dengan pejabat yang di gaji dari pajak rakyat, kami butuh penjelasan,” ungkap orator Aksi, Kamis (18/6/2025)
Akhirnya Rahmat Harahap Perwakilan dari Walikota Medan menjumpai pendemo dan berjanji akan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi pendemo.
Setalah memdengar penjelasan dari Rahmat Harahap akhirnya Pendemo membubarkan diri sambil mengatakan akan datang lagi dengan massa yang lebih besar meminta Walikota Medan hadir menjumpai Pendemo.
















