Rico Waas Tak Mau Jumpai Pendemo, Ketua LSM Kebenaran Dan Keadilan Jadi Korban Represifitas Satpol PP Kota Medan

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Majalahceo.id l Medan – Ratusan Massa Aksi yang tergabung dalam Dewan Peduli Negeri mendatangi Kantor Walikota Medan melakukan Aksi untuk menyampaikan aspirasi .

Dalam Orasinya mereka meminta Walikota Medan untuk menjumpai massa Aksi agar menjawab persoalan terkait bocornya PAD dan Kinerja Bapenda Kota Medan dan Satpol PP Kota Medan serta keberangkatan pejabat Bapenda Kota Medan ke Bali.

Namun Walikota Medan tidak mau menjumpai peserta Aksi, akhirnya Pendemo membakar ban bekas di tengah jalan.

Setelah habis ban di bakar tak satupun pejabat pemko Medan mau menjumpai peserta aksi, akhirnya peserta Aksi masuk ke kantor Walikota Medan sehingga terjadi kericuhan yang menyebabkan Habib Ketua LSM Kebenaran dan Keadilan celananya koyak akbiatnya represifitas Satpol PP Kota Medan.

“Kami cuma mau jumpa Walikota kami, Wakil Walikota atau Sekda, kok satupun tak ada yang mau jumpai kami, ada apa dengan pejabat yang di gaji dari pajak rakyat, kami butuh penjelasan,” ungkap orator Aksi, Kamis (18/6/2025)

Akhirnya Rahmat Harahap Perwakilan dari Walikota Medan menjumpai pendemo dan berjanji akan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi pendemo.

Setalah memdengar penjelasan dari Rahmat Harahap akhirnya Pendemo membubarkan diri sambil mengatakan akan datang lagi dengan massa yang lebih besar meminta Walikota Medan hadir menjumpai Pendemo.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Harga Ayam Meroket, Satgas Pangan, TPID Dan UPTD Perlindungan Konsumen Mati Suri, Mafia Kartel Pangan Menari – Nari Diatas Penderitaan Rakyat
Di Saat Kota Medan Kekurangan RTH dan Menuju Go Green, Pemko Medan Kemana? Saat Terjadi Penebangan Pohon Secara Massif Di Sei Asahan
Rekomendasi DPRD Medan Di Duga Dianggap “Sampah”, Dishub Medan Di Duga Hanya Pencitraan/ Kemacetan/ Cctv ATCS Banyak Rusak Dan PAD Parkir Bocor
Proyek di Simpang Juanda Abai K3 Dan Tak Ramah Lingkungan, Disnaker Sumut dan Pemko Medan Di Minta Tindak Tegas
Emak – Emak Menjerit Harga Ayam Meroket Rp 54 Ribu Perkilo Di Kota Medan, Negara Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan
Uang Negara Sudah Banyak Terkuras, AWAS Minta Meyli Jadi Whistleblower Utama Bongkar Permainan Dugaan Korupsi Di SPPG Sunggal 2 Kota Medan
Tak Miliki Empati, Di Saat Rakyat Kesulitan Air Bersih Dan Biaya Lumpur Tinja, PDAM Tirtanadi Malah Buat Acara Lomba Nyanyi, AWAS: Gak Nyambung
Rawan Kecelakaan, Di Duga Abai K3 dan Tak Miliki Izin Keramaian, Polsek Medan Kota Di Minta Segel Pasar Malam di Jalan Jati II

LINI MASA

Minggu, 13 September 2026 - 20:38 WIB

Harga Ayam Meroket, Satgas Pangan, TPID Dan UPTD Perlindungan Konsumen Mati Suri, Mafia Kartel Pangan Menari – Nari Diatas Penderitaan Rakyat

Minggu, 13 September 2026 - 18:21 WIB

Di Saat Kota Medan Kekurangan RTH dan Menuju Go Green, Pemko Medan Kemana? Saat Terjadi Penebangan Pohon Secara Massif Di Sei Asahan

Minggu, 13 September 2026 - 17:37 WIB

Rekomendasi DPRD Medan Di Duga Dianggap “Sampah”, Dishub Medan Di Duga Hanya Pencitraan/ Kemacetan/ Cctv ATCS Banyak Rusak Dan PAD Parkir Bocor

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Emak – Emak Menjerit Harga Ayam Meroket Rp 54 Ribu Perkilo Di Kota Medan, Negara Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan

Sabtu, 12 September 2026 - 13:17 WIB

Uang Negara Sudah Banyak Terkuras, AWAS Minta Meyli Jadi Whistleblower Utama Bongkar Permainan Dugaan Korupsi Di SPPG Sunggal 2 Kota Medan

TAJUK HARI INI