Dansatgas Citarum Harum Sidak IPAL PT Gunajaya Santosa, Beri Waktu Satu Minggu untuk Perbaikan

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalah CEO | Majalaya, Kabupaten Bandung – Menindaklanjuti temuan anggota Satgas Citarum Harum terkait dugaan pencemaran lingkungan, Komandan Satgas (Dansatgas) Citarum Harum, Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, S.H., melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT Gunajaya Santosa yang berlokasi di Jalan Padamulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Senin (22/6/2026).

Kegiatan sidak tersebut dilakukan bersama Dansektor 2 Citarum Harum, Kolonel Infanteri Dwi Kristiyanto, didampingi Perwira Operasi (Baops) Satgas Citarum Harum, Baops Sektor 2, serta anggota Satgas Citarum Harum. Pengecekan dilakukan secara langsung di area IPAL hingga ke titik saluran pembuangan limbah untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari laporan dan temuan anggota Satgas terkait adanya dugaan air limbah yang mengalir dari saluran pembuangan IPAL perusahaan dan masuk ke aliran anak Sungai Citarum.

“Hari ini kami bersama Dansektor 2 dan jajaran melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Kami ingin mengetahui apakah limbah yang mengalir ke anak Sungai Citarum tersebut terjadi akibat kebocoran, kerusakan sistem pengolahan limbah, atau karena faktor lainnya. Semua harus dipastikan berdasarkan fakta di lapangan,” ujar Yanto.

Ia menegaskan bahwa Satgas Citarum Harum hadir bukan untuk mencari kesalahan ataupun memberikan tekanan kepada pelaku usaha, melainkan menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan agar seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam menjaga kelestarian Sungai Citarum.

“Kami tegaskan bahwa Satgas Citarum Harum bukan bertugas untuk mencari-cari kesalahan. Tugas kami adalah melakukan pengawasan, pembinaan, dan memastikan setiap pihak berupaya menjaga lingkungan. Yang terpenting adalah bagaimana persoalan yang ditemukan dapat segera diperbaiki sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap kualitas air Sungai Citarum,” katanya.

Dari hasil pengecekan bersama pihak perusahaan, ditemukan adanya aliran air berwarna hitam yang masuk ke saluran anak Sungai Citarum. Temuan tersebut kemudian ditelusuri bersama untuk mengetahui sumber dan penyebabnya.

“Tadi kita sudah melakukan pengecekan bersama-sama dengan pihak perusahaan. Fakta yang kami temukan di lapangan menunjukkan bahwa air limbah dari area perusahaan memang telah masuk ke aliran anak Sungai Citarum. Terlepas apakah hal itu disadari atau tidak disadari oleh pihak perusahaan, yang jelas kondisi tersebut harus segera ditangani dan diperbaiki,” ungkapnya.

Menurut Yanto, Sungai Citarum merupakan sumber kehidupan bagi jutaan masyarakat sehingga seluruh pihak memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kualitas airnya. Oleh karena itu, setiap indikasi pencemaran harus segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah perbaikan yang konkret.

Sebagai tindak lanjut dari hasil sidak tersebut, Satgas Citarum Harum memberikan waktu selama satu minggu kepada pihak PT Gunajaya Santosa untuk melakukan pembenahan dan perbaikan terhadap sistem pengelolaan limbah agar tidak lagi terjadi pembuangan yang berpotensi mencemari lingkungan.

“Kami memberikan waktu satu minggu kepada pihak perusahaan untuk melakukan perbaikan. Kami berharap dalam waktu tersebut seluruh permasalahan yang ditemukan dapat diselesaikan dengan baik sehingga tidak ada lagi limbah yang masuk ke aliran sungai,” tegasnya.

Selain itu, Dansatgas juga mengajak seluruh pelaku industri yang berada di wilayah DAS Citarum untuk terus meningkatkan kepatuhan terhadap aturan pengelolaan lingkungan dan memastikan seluruh limbah yang dihasilkan telah melalui proses pengolahan sesuai ketentuan sebelum dibuang ke badan air.

“Mari kita jaga Sungai Citarum secara bersama-sama. Sungai ini adalah aset yang sangat berharga bagi masyarakat Jawa Barat. Kami berharap seluruh perusahaan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga lingkungan. Jangan sampai ada lagi limbah yang masuk ke sungai dan mencemari Citarum,” pungkas Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, S.H.

Satgas Citarum Harum akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap hasil perbaikan yang dilakukan pihak perusahaan guna memastikan kualitas lingkungan tetap terjaga serta mendukung terwujudnya program pemulihan dan pelestarian Sungai Citarum secara berkelanjutan.*””

Sumber Berita: Satgas Citarum

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Operasi Pekat Candi II 2026, Polres Kebumen Ungkap Tujuh Kasus Narkoba Selama 20 Hari
Polisi Ungkap Rangkaian Pengeroyokan di Karangsambung, Empat Tersangka Ditahan
Universitas Brawijaya Dalami Lima Aspek Strategis Penanganan DAS Citarum
Diduga Ada Penerimaan Tanpa Regulasi Dan Transparansi Panitia Pilkades, ALARM Bersama Ratusan Warga Unjuk Rasa di Kantor Desa Pulau Rakyat Tua
Pangdam IV/Diponegoro Bersama Jajaran TNI AD Bahas Percepatan Pembangunan KDKMP
PMI Deli Serdang Terus Berinovasi dan Berkarya
Kapendam IV/Diponegoro Perkuat Sinergi dengan Media Melalui “Collab Asik, Sinergi Apik” di Ungaran
Pangdam III/Siliwangi Tatap Muka dengan Pengusaha Industri Kabupaten Bandung, Perkuat Komitmen Jaga Sungai Citarum dari Pencemaran Limbah

Baca Juga

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:47 WIB

Operasi Pekat Candi II 2026, Polres Kebumen Ungkap Tujuh Kasus Narkoba Selama 20 Hari

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:54 WIB

Polisi Ungkap Rangkaian Pengeroyokan di Karangsambung, Empat Tersangka Ditahan

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:48 WIB

Universitas Brawijaya Dalami Lima Aspek Strategis Penanganan DAS Citarum

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:19 WIB

Diduga Ada Penerimaan Tanpa Regulasi Dan Transparansi Panitia Pilkades, ALARM Bersama Ratusan Warga Unjuk Rasa di Kantor Desa Pulau Rakyat Tua

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:10 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Bersama Jajaran TNI AD Bahas Percepatan Pembangunan KDKMP

Tajuk Populer