MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Sirandorung – Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis, S.H., pada Rabu Rabu 23 September 2026 menghadiri Latihan Menembak Senjata Berat Batalyon Arhanud 11/WBY Tahun Anggaran 2026 di Pantai Pal 7, Desa Barambang, Kecamatan Sosorgadong, Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program kerja TNI sekaligus ajang memperkuat sinergitas dan koordinasi pertahanan di wilayah Tapteng.
Wakil Bupati menegaskan bahwa letak geografis Tapteng di pesisir pantai barat Sumatera Utara dengan garis pantai sepanjang 200 km sangat ideal dijadikan lokasi latihan strategis pertahanan udara.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mendukung penuh setiap upaya TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI. Dengan bentang pantai yang luas, Tapteng sangat tepat menjadi sarana peningkatan profesionalisme prajurit,” ujar Mahmud Efendi Lubis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jalannya Rangkaian Latihan
• 08.05 WIB: Pemaparan mekanisme latihan oleh Kasiops Latihan, Kapten Arh Eka Saputra, terkait teknis penembakan Meriam 57 mm serta alutsista rudal Starstreak LML dan MMS.
• Sesi Simulasi: Paparan simulasi sasaran udara berupa pesawat drone musuh oleh Mr. Robin selaku perwakilan PT Cakra Tirta Buana (CTB).
• Unjuk Ketepatan: Prajurit Arhanud 11/WBY sukses menembakkan Meriam 57 mm ke sasaran lesan di laut berjarak ±4 km, serta menghancurkan sasaran simulasi drone menggunakan rudal Starstreak MMS hingga jatuh ke laut.
• 09.20 WIB: Penyerahan kehormatan kepada Wakil Bupati Tapteng bersama unsur Forkopimda untuk melakukan tembakan kehormatan menggunakan Meriam 57 mm.
Seluruh rangkaian kegiatan pertahanan udara yang disaksikan secara antusias oleh warga sekitar dari batas aman ini berakhir pada pukul 11.30 WIB dengan kondisi lancar, tertib, dan aman.
Kegiatan ini turut dihadiri Danmen Arhanud 2/SMM Letkol Arh Patrick Arya Bima, S.I.P., Dandim 0211/TT Letkol Arh Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr.Sou., Camat Sosorgadong Hadi Siswaya Efendi, S.STP., unsur pimpinan TNI-Polri, serta tim teknis pemeliharaan Alutsista.
















Komentar