MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Pandan – Tapanuli Tengah sebanyak (39) mahasiswa/i Sekolah Tinggi Teologia (STT) Siar Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, resmi menyandang gelar Sarjana Teologia (S.Th.) dan Sarjana Pendidikan Agama Kristen (S.Pd) dalam acara Wisuda ke-V Angkatan VI dan VII Tahun Akademik 2025/2026.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat di Gedung Arta Gabe, Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan perayaan. Dies Natalis STT Siar Nauli ke-13.
Ketua Yayasan STT Siar Nauli, Famoni Gulo, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan wisuda sempat mengalami penundaan karena proses akreditasi melalui Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) bidang Agama Kristen pada tahun 2025 belum selesai. Namun, pada tahun 2026, proses akreditasi tersebut telah terealisasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyampaikan bahwa sebenarnya terdapat 40 mahasiswa yang dijadwalkan mengikuti wisuda. Namun, satu orang mahasiswa telah meninggal dunia pada bulan sebelumnya sehingga jumlah wisudawan yang mengikuti prosesi menjadi 39 orang.
“Sebenarnya jumlah yang kita wisuda hari ini ada 40 mahasiswa, namun bulan lalu meninggal satu orang, jadi tinggal 39 mahasiswa,” ungkap Famoni Gulo.
Lebih lanjut, ia berharap para lulusan tidak hanya berbangga atas gelar akademik yang diperoleh, tetapi juga mampu menerapkan ilmu pengetahuan dengan berlandaskan iman, takut akan Tuhan, serta memiliki tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat dan pelayanan.
Hal tersebut sejalan dengan tema wisuda tahun ini, yakni peran Agama dalam Pendidikan untuk Membangun Ekonomi Perspektif Alkitabiah.”
Menurutnya, pendidikan harus menjadi sarana untuk membentuk karakter, meningkatkan pengetahuan, serta mendorong kemajuan kehidupan masyarakat berdasarkan nilai-nilai kebenaran firman Tuhan.
“Sesuai dengan firman Tuhan, takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan,” jelas Famoni Gulo yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah.
Ia juga menjelaskan bahwa STT Siar Nauli merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi teologi yang hadir untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda, khususnya di wilayah Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Dengan adanya akreditasi dari BAN-PT, STT Siar Nauli diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan.
Selain itu, keberadaan fasilitas asrama serta biaya pendidikan yang terjangkau menjadi salah satu upaya memberikan kesempatan lebih luas kepada generasi muda yang memiliki kerinduan untuk menempuh pendidikan teologi dan mempersiapkan diri dalam pelayanan Tuhan.
“Saya berharap dengan adanya STT Siar Nauli dapat memberikan kesempatan kepada siapa pun yang memiliki kerinduan dalam pelayanan,” tambahnya.
Asamudi Laia S.Th, salah satu mahasiswa yang berhasil memperoleh gelar Sarjana Teologia, turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pimpinan, dosen, serta keluarga besar STT Siar Nauli yang telah memberikan kesempatan dan membimbing para mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan.
Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan pelayanan serta memberikan kontribusi positif bagi gereja dan masyarakat.
“Harapan saya, setelah memperoleh gelar sarjana ini, kami tetap setia melayani Tuhan dan dapat merangkul anak-anak Tuhan untuk bersama-sama memuji serta memuliakan nama Tuhan,” ungkap Asamudi Laia.
Ia juga berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang rendah hati, memiliki integritas, dan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pelayanan gerejawi dan pendidikan Kristen.
Pelaksanaan wisuda tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kepala Dinas Pendidikan, Kesbangpol, perwakilan Danrem 023/KS, serta sejumlah undangan lainnya.
Momentum wisuda dan Dies Natalis ke-13 ini menjadi bagian penting dalam perjalanan STT Siar Nauli untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan teologi, mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, takut akan Tuhan, serta siap melayani di tengah gereja dan masyarakat.***

















Komentar