Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Saat Bencana, Dinas PPPA Tapteng Bersama Kementerian PPPA dan Yayasan Pulih Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP

- Reporter

Rabu, 23 September 2026 - 10:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Wartawan Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Pertemuan Subklaster Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender (PP KBG) dan Pemberdayaan Perempuan (PP) serta Sosialisasi Draf Surat Keputusan (SK) Mekanisme Koordinasi Subklaster PP KBG PP di Tapanuli Tengah (Dok-Poto)

Pertemuan Subklaster Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender (PP KBG) dan Pemberdayaan Perempuan (PP) serta Sosialisasi Draf Surat Keputusan (SK) Mekanisme Koordinasi Subklaster PP KBG PP di Tapanuli Tengah (Dok-Poto)

MajalahCeo.id l Tapteng (Sumut) – Pandan, Tapanuli Tengah – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Tapanuli Tengah berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI dan Yayasan Pulih pada hari selas 22 September 2026 menggelar Pertemuan Subklaster Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender (PP KBG) dan Pemberdayaan Perempuan (PP) serta Sosialisasi Draf Surat Keputusan (SK) Mekanisme Koordinasi Subklaster PP KBG PP di Tapanuli Tengah.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Drs. Binsar TH Sitanggang, MSP, ini bertujuan untuk membangun sistem koordinasi dan penanganan kekerasan berbasis gender yang tanggap, terintegrasi, dan terstruktur, khususnya pada situasi darurat dan bencana.

Dalam sambutannya, Sekda Tapanuli Tengah Drs. Binsar TH Sitanggang, MSP menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan ekstra terhadap keselamatan kelompok rentan saat terjadi kondisi krisis atau bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam situasi bencana, perempuan dan anak merupakan salah satu kelompok yang sangat rentan. Risiko peningkatan terjadinya kekerasan berbasis gender juga akan meningkat dalam situasi bencana. Oleh karena itu, pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender harus menjadi prioritas dalam penanggulangan bencana,” ujar Binsar TH Sitanggang.

Lebih lanjut, Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa penanganan masalah ini memerlukan kerja sama lintas sektor yang kokoh dan berkelanjutan.

“Pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender tidak dapat dilakukan bila tidak ada koordinasi dan sinergitas di antara kita dalam mengambil kebijakan maupun antar pemangku kepentingan. Saya berharap kegiatan ini menghasilkan suatu kelembagaan yang dapat berdampak nyata dan berkelanjutan, khususnya untuk perlindungan perempuan dan anak di Tapanuli Tengah,” tambahnya.

Sinergi Pemangku Kepentingan Pusat, Daerah, dan Lembaga Masyarakat, pertemuan ini menghadirkan perwakilan pimpinan dan narasumber dari berbagai instansi terkait diantaranya, Alfira Farrez Syihab (Biro Perencanaan Kementerian PPPA RI), Dian Ekawati, S.Sos. (Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Rumah Tangga, Kondisi Khusus, dan Situasi Darurat KemenPPPA RI) sebagai Narasumber, Devi Wahyudi, SS, MM (Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara) sebagai Narasumber, Rahmadiah Hanum, SE, MM (Kepala Dinas PPPA Kabupaten Tapanuli Tengah) sebagai Narasumber serta Cahyo Sito Demank (Yayasan Pulih) bertindak sebagai Moderator

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tapanuli Tengah, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, BPS Kabupaten Tapanuli Tengah, Basamas Kabupaten Tapanuli Tengah, UPTD PPA, Pekerja Sosial Kementrian Sosial, Pekerja Dinas Sosial, PT. PLN UP3 Sibolga, Perumda Mual Nauli, IBI Tapanuli Tengah, PPNI Tapanuli Tengah, TP PKK Kabupaten Tapanuli Tengah, RBM Tapanuli Tengah, Yayasan Bhakti Luhur, PKBI Sumut, PMI Kabupaten Tapanuli Tengah, Caritas Sibolga, Perkumpulan Sada Ahmo, Muslimat NU Tapanuli Tengah, Pengurus Rusunawa Pandan, Koordinator Huntara Asrama Haji Pinang Sori.

"Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari" "Follow"

LINI MASA

Kedua Kali SP2HP, Tindakan Polres Madina Masih Pakum
Hadiri Jambore PKK Sumut 2026, Ketua TP PKK Tapteng Dukung Peningkatan Kreativitas Kader dan Peluncuran SIPANDA
Detik-Detik Pembongkaran Tembok Illegal Gang Anggrek BPN & SDABMBK Turun Lapangan Warga Didampingi Kantor Hukum Pelita Konstitusi
Hadiri Executive Dialogue 2026, Bupati Tapteng Masinton Tegaskan Investasi Sawit di Tapteng Harus Beri Manfaat bagi Masyarakat
Buka Rapat Tim Terpadu Pengawasan Ormas 2026, Wakil Bupati Tapteng: Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Daerah
Pemkab Tapteng Terus Berupaya Percepat Penyaluran Bantuan Pascabencana Bagi Masyarakat Terdampak
Sebanyak 39 Mahasiswa STT Siar Nauli Resmi Diwisuda, Raih Gelar Sarjana Teologia Dan Sarjana Pendidikan Agama kristen
Dua Kali Terima SP, Warga Gang Anggrek Tunggu SP‑3 Agar Tembok Diduga Ilegal Ditindaklanjuti

LINI MASA

Sabtu, 7 November 2026 - 00:18 WIB

Kedua Kali SP2HP, Tindakan Polres Madina Masih Pakum

Rabu, 4 November 2026 - 20:15 WIB

Hadiri Jambore PKK Sumut 2026, Ketua TP PKK Tapteng Dukung Peningkatan Kreativitas Kader dan Peluncuran SIPANDA

Rabu, 4 November 2026 - 20:07 WIB

Detik-Detik Pembongkaran Tembok Illegal Gang Anggrek BPN & SDABMBK Turun Lapangan Warga Didampingi Kantor Hukum Pelita Konstitusi

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

Hadiri Executive Dialogue 2026, Bupati Tapteng Masinton Tegaskan Investasi Sawit di Tapteng Harus Beri Manfaat bagi Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 22:32 WIB

Buka Rapat Tim Terpadu Pengawasan Ormas 2026, Wakil Bupati Tapteng: Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Daerah

TAJUK HARI INI