Ratusan Lurah Dan Camat Buat Kegiatan Di The Hill Sibolangit Jadi Beban APBD Kota Medan Di Saat Efisiensi Anggaran dan Rakyat Lagi Susah

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Ratusan Lurah Dan Camat Buat Kegiatan Di The Hill Sibolangit Jadi Beban APBD Kota Medan Di Saat Efisiensi Anggaran dan Rakyat Lagi Susah (Dok-Foto)

Ratusan Lurah Dan Camat Buat Kegiatan Di The Hill Sibolangit Jadi Beban APBD Kota Medan Di Saat Efisiensi Anggaran dan Rakyat Lagi Susah (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Ratusan Pejabat Setingkat Lurah Dan Camat menginap di hotel mewah The Hill Sibolangit 10 Juli – 12 Juli Tahun 2026 hingga Minggu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan di tengah kesulitan ekonomi masyarakat merupakan bentuk pemborosan anggaran dan krisis empati.

Kebijakan ini dinilai sangat tidak etis karena mengorbankan kesejahteraan publik demi membiayai fasilitas negara yang berlebihan.

Krisis empati pejabat Pemko Medan setingkat Lurah dan Camat yang menggelar acara di The Hill Sobolangit saat rakyat sedang mengalami kesulitan ekonomi adalah tindakan ketidakpekaan sosial dan hilangnya kesadaran moral.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menunjukkan jurang pemisah yang nyata antara gaya hidup birokrat dan realitas penderitaan masyarakat di bawah.

Fenomena ini sering dikritik karena memicu masalah berikut:

Pemborosan Anggaran: Menggunakan dana negara APBD Kota Medan untuk fasilitas mewah yang dinilai tidak efisien di tengah krisis.

Kehilangan Kepercayaan Publik: Menimbulkan kekecewaan masyarakat luas karena pejabat dinilai gagal mempraktikkan kesederhanaan dan solidaritas.

Pengabaian Prioritas: Mengalirnya anggaran untuk kenyamanan birokrasi mengorbankan alokasi dana yang seharusnya langsung menyentuh kebutuhan dasar rakyat.

Membangun sinergitas birokrasi demi kesejahteraan rakyat dapat dicapai dengan menghilangkan ego sektoral, menyatukan basis data lintas instansi, dan memastikan pelayanan publik berorientasi pada hasil nyata (Reformasi Birokrasi Berdampak).

Fokusnya adalah tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan melayani.

Langkah-langkah strategis untuk mewujudkannya meliputi:

Integrasi Data dan Sistem: Menghubungkan berbagai dinas dan kementerian menggunakan sistem digital terpadu agar perencanaan program bantuan sosial, kesehatan, hingga perizinan menjadi tepat sasaran.

Penyamaan Visi dan Tujuan: Mengubah paradigma dari sekadar menjalankan rutinitas administratif menjadi kolaborasi lintas sektor yang berfokus pada dampak kesejahteraan.

Komunikasi Terbuka: Mengadakan evaluasi rutin antar-instansi guna memecahkan masalah di lapangan secara cepat.

Pelibatan Masyarakat: Membuka ruang bagi warga untuk memberikan umpan balik dan pengawasan, sehingga kebijakan yang dibuat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Sektor apa yang paling mendesak untuk diperbaiki di daerah Anda (misal: kesehatan, ekonomi/UMKM, atau infrastruktur)?

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Apresiasi Kepada Rommy Van Boy Anggota DPRD Medan Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang Kuliner Pagaruyung Little India Kampung Madras, Berikan Solusi Terbaik
UMKM Kuliner Pagaruyung, Merasa di Anak Tirikan, Bukannya Di Bina Malah Mau Di Binasakan, Tidak Pernah Di Undang Program Sapa Warga Rico Waas Di Kecamatan Medan Petisah
Legitimasi Satpol PP Kota Medan Di Pertanyakan, Tajam Kepada Kawasan Kuliner Pedagang Pagaruyung Di Little India Kampung Madras, Tumpul Ke Bangunan Tanpa PBG
Amran Pedagang Martabak India Muslim Sebut Jangan Gusur Kami, Puluhan Tahun Ida Waas Mamaknya Rico Waas Sering Belanja Ke Kawasan Kuliner Pagaruyung di Medan
Rencana Kerja Penetapan RKPDes Cimahi 2027, Susun Kegiatan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa
Di Duga Abai K3, Disnaker Sumut Dan Dewan K3 Di Minta Periksa Asrama Bidan di Deli Serdang Terbakar, 2 Ruangan di Lantai 4 Hangus
Eks Pimpinan KPK Sebut Ada Peristiwa Pidana Di Lapas “Wah” Cibinong Dan Ada Upaya Penghilangan Barang Bukti
Melawan Lupa, Satpol PP Kota Medan Jangan Main Gusur, Kuliner Pagaruyung Sudah Sesuai Perda Kota Medan No.5 Tahun 2022 Tentang Penetapan Zonasi Aktivitas PKL

LINI MASA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Kepada Rommy Van Boy Anggota DPRD Medan Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang Kuliner Pagaruyung Little India Kampung Madras, Berikan Solusi Terbaik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:10 WIB

UMKM Kuliner Pagaruyung, Merasa di Anak Tirikan, Bukannya Di Bina Malah Mau Di Binasakan, Tidak Pernah Di Undang Program Sapa Warga Rico Waas Di Kecamatan Medan Petisah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Legitimasi Satpol PP Kota Medan Di Pertanyakan, Tajam Kepada Kawasan Kuliner Pedagang Pagaruyung Di Little India Kampung Madras, Tumpul Ke Bangunan Tanpa PBG

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Amran Pedagang Martabak India Muslim Sebut Jangan Gusur Kami, Puluhan Tahun Ida Waas Mamaknya Rico Waas Sering Belanja Ke Kawasan Kuliner Pagaruyung di Medan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Rencana Kerja Penetapan RKPDes Cimahi 2027, Susun Kegiatan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa

TAJUK HARI INI

Seorang bayi perempuan diperkirakan berusia tiga bulan ditemukan warga di kawasan Lingkungan IV Barung-Barung, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka (Dok-Poto)

Berita

Penemuan Bayi Perempuan di Sipange Tapteng

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:50 WIB