Gali Potensi Ekonomi Biru, Bupati Tapanuli Tengah Dorong Sinergi Strategis Bersama STPK Matauli

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Masinton Pasaribu, SH, MH, pada hari Kamis, 9 Juli 2026 menghadiri Studium Generale (Kuliah Umum) yang digelar di Kampus Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan (STPK) Matauli Pandan (Dok-Poto)

Masinton Pasaribu, SH, MH, pada hari Kamis, 9 Juli 2026 menghadiri Studium Generale (Kuliah Umum) yang digelar di Kampus Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan (STPK) Matauli Pandan (Dok-Poto)

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Dalam rangka memperluas wawasan dan mengakselerasi pengembangan Ekonomi Biru (Blue Economy) di wilayah pesisir Kabupaten Tapanuli Tengah, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, pada hari Kamis, 9 Juli 2026 menghadiri Studium Generale (Kuliah Umum) yang digelar di Kampus Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan (STPK) Matauli Pandan.

Acara strategis ini mengangkat tema “Positioning Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan Matauli serta Alumninya dalam Pembangunan Ekonomi Biru Menuju Indonesia Emas 2045”. Kuliah umum ini menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, yang merupakan Anggota DPR RI Komisi IV, sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan Periode 2001- 2004.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mengawali sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada STPK Matauli yang telah berkomitmen mempersiapkan SDM unggul demi mengelola potensi laut Tapanuli Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Garis pantai Tapanuli Tengah sangat panjang, membentang sekitar 200 km, namun banyak potensi yang belum tergali secara optimal dan belum memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Sektor pertanian dan perikanan kita pun sebagian besar masih dikelola secara tradisional. Karena itu, kami berharap dapat membangun sinergi strategis dengan Yayasan Matauli,” kata Masinton.

Lebih lanjut, Masinton juga menegaskan pentingnya dukungan lintas sektor untuk mengangkat Tapanuli Tengah ke panggung nasional. Pemerintah daerah berencana mengusulkan wilayah ini agar diakui sebagai bagian dari heritage (warisan sejarah dan budaya) yang aktif di jalur Pantai Barat Sumatera.

Sebagai pakar kemaritiman, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, memaparkan bahwa Tapanuli Tengah memiliki modal alam yang luar biasa untuk menjadi poros ekonomi baru.

“Tapanuli Tengah memiliki potensi blue economy yang sangat raksasa karena panjang garis pantainya di sini mencapai lebih dari 200 kilometer,” ungkap Prof. Rokhmin.
Untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi yang konkret, Prof. Rokhmin menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah memfokuskan strategi pembangunan pada 3 sektor utama dalam kurun waktu 3 hingga 5 tahun ke depan:
1. Sektor Perikanan Budidaya Laut: berfokus pada pengembangan tiga komoditas bernilai jual tinggi, yaitu lobster, udang vaname, dan rumput laut.

2. Hilirisasi Industri Perikanan Tangkap: kegiatan penangkapan ikan di laut harus diimbangi dengan kehadiran industri hilir melalui pembangunan pabrik-pabrik pengolahan ikan yang ramah lingkungan dan menghasilkan produk kompetitif di pasar global.

3. Pariwisata Bahari Kelas Dunia: memanfaatkan lanskap alam Tapanuli Tengah yang sudah indah secara alami (by nature). Sektor ini tinggal memerlukan polesan pada aspek fasilitas penunjang (amenities), penataan destinasi agar berkelas seperti Maldives (Maladewa), serta peningkatan aksesibilitas dan konektivitas.

Melalui sinergi antara akademisi STPK Matauli dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, visi optimis ini diharapkan mampu membawa kesejahteraan nyata bagi masyarakat lokal sekaligus menyokong pilar Indonesia Emas 2045.

Turut hadir Ketua Yayasan Matauli Pandan, mewakili Ketua Pembina Yayasan Matauli Pandan, Mewakili Forkopimda Tapteng, Wakil Ketua DPRD Tapteng, Ketua STPK Matauli, Para Asisten dan Staf Ahli Tapteng, Plh. Kadis Kelautan Tapteng, Plh. Kepala Bappeda Tapteng, Dosen STPK Matauli, Mahasiswa dan Tamu undangan lainnya.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Apresiasi Kepada Rommy Van Boy Anggota DPRD Medan Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang Kuliner Pagaruyung Little India Kampung Madras, Berikan Solusi Terbaik
UMKM Kuliner Pagaruyung, Merasa di Anak Tirikan, Bukannya Di Bina Malah Mau Di Binasakan, Tidak Pernah Di Undang Program Sapa Warga Rico Waas Di Kecamatan Medan Petisah
Legitimasi Satpol PP Kota Medan Di Pertanyakan, Tajam Kepada Kawasan Kuliner Pedagang Pagaruyung Di Little India Kampung Madras, Tumpul Ke Bangunan Tanpa PBG
Amran Pedagang Martabak India Muslim Sebut Jangan Gusur Kami, Puluhan Tahun Ida Waas Mamaknya Rico Waas Sering Belanja Ke Kawasan Kuliner Pagaruyung di Medan
Rencana Kerja Penetapan RKPDes Cimahi 2027, Susun Kegiatan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa
Di Duga Abai K3, Disnaker Sumut Dan Dewan K3 Di Minta Periksa Asrama Bidan di Deli Serdang Terbakar, 2 Ruangan di Lantai 4 Hangus
Eks Pimpinan KPK Sebut Ada Peristiwa Pidana Di Lapas “Wah” Cibinong Dan Ada Upaya Penghilangan Barang Bukti
Melawan Lupa, Satpol PP Kota Medan Jangan Main Gusur, Kuliner Pagaruyung Sudah Sesuai Perda Kota Medan No.5 Tahun 2022 Tentang Penetapan Zonasi Aktivitas PKL

LINI MASA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Kepada Rommy Van Boy Anggota DPRD Medan Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang Kuliner Pagaruyung Little India Kampung Madras, Berikan Solusi Terbaik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:10 WIB

UMKM Kuliner Pagaruyung, Merasa di Anak Tirikan, Bukannya Di Bina Malah Mau Di Binasakan, Tidak Pernah Di Undang Program Sapa Warga Rico Waas Di Kecamatan Medan Petisah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Legitimasi Satpol PP Kota Medan Di Pertanyakan, Tajam Kepada Kawasan Kuliner Pedagang Pagaruyung Di Little India Kampung Madras, Tumpul Ke Bangunan Tanpa PBG

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Amran Pedagang Martabak India Muslim Sebut Jangan Gusur Kami, Puluhan Tahun Ida Waas Mamaknya Rico Waas Sering Belanja Ke Kawasan Kuliner Pagaruyung di Medan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Rencana Kerja Penetapan RKPDes Cimahi 2027, Susun Kegiatan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa

TAJUK HARI INI