Majalah CEO | Nasehat – Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidaklah seorang hamba menutupi aib seorang hamba di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
📖 HR. Muslim no. 2590.
✅ Derajat Hadis: Shahih.
📝 Penjelasan Ulama
Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan dalam Syarh Shahih Muslim bahwa hadis ini menunjukkan keutamaan menutupi aib seorang muslim yang melakukan kesalahan. Menutup aib bukan berarti membenarkan kemaksiatan, tetapi tidak menyebarkan kesalahan seseorang kepada manusia ketika tidak ada maslahat syar’i dalam menyebarkannya.
Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani rahimahullah menjelaskan bahwa seorang muslim hendaknya menjaga kehormatan saudaranya. Jika mengetahui kekurangan saudaranya, maka nasihatilah secara pribadi dan dengan cara yang lembut, bukan menjadikannya bahan pembicaraan atau mempermalukannya di hadapan orang banyak.
Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah menjelaskan bahwa di antara bentuk kasih sayang kepada sesama muslim adalah berusaha memperbaiki kesalahannya tanpa merusak kehormatannya. Tujuan nasihat adalah perbaikan, bukan pelampiasan atau mencari kepuasan karena melihat kesalahan orang lain.
Namun, menutup aib memiliki batasan. Jika suatu perkara berkaitan dengan kezaliman, hak orang lain, keselamatan masyarakat, atau kewajiban mencegah kemungkaran, maka perkara tersebut harus ditangani dengan cara yang benar dan sesuai syariat. Menutup aib tidak boleh menjadi alasan untuk melindungi kezaliman.
🌱 Pelajaran yang Bisa Diamalkan
• Jangan menjadikan kesalahan orang lain sebagai bahan gosip atau hiburan.
• Jika mengetahui aib saudara kita, nasihati secara pribadi dan dengan cara yang baik.
• Jangan menyebarkan foto, rekaman, atau cerita tentang kesalahan seseorang tanpa kebutuhan yang dibenarkan.
• Bedakan antara menutup aib dengan menutupi kezaliman.
• Ingatlah bahwa kita pun memiliki aib yang sangat mungkin Allah tutupi dari pandangan manusia.
🤲 Doa
اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِنَا، وَآمِنْ رَوْعَاتِنَا، وَاغْفِرْ ذُنُوبَنَا، وَاسْتُرْنَا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
“Ya Allah, tutupilah aib-aib kami, amankanlah kami dari segala ketakutan, ampunilah dosa-dosa kami, dan tutupilah aib kami di dunia dan akhirat.”
Halaman : 1 2 Selanjutnya















