Medan Kekurangan RTH, Penebangan Secara Brutal dan Ugal – Ugalan 2.788 Pohon Demi Ambisi Proyek BRT, DPRD Medan Di Minta Interpelasi Rico Waas

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Medan Kekurangan RTH, Penebangan Secara Brutal dan Ugal - Ugalan 2.788 Pohon Demi Ambisi Proyek BRT, DPRD Medan Di Minta Interpelasi Rico Waas (Dok-Foto)

Medan Kekurangan RTH, Penebangan Secara Brutal dan Ugal - Ugalan 2.788 Pohon Demi Ambisi Proyek BRT, DPRD Medan Di Minta Interpelasi Rico Waas (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Penebangan ribuan pohon sebagai dampak pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang (Medan, Binjai, Deliserdang) kembali menjadi sorotan. Bukan hanya soal hilangnya ribuan pohon dari badan jalan, publik kini mempertanyakan ke mana batang-batang kayu hasil penebangan tersebut dibawa dan bagaimana pengelolaannya.

Sorotan itu datang dari Koloborasi Lembaga Investigasi Aktifis dan Media Sumatera Utara (Kolega Sumut)

Ia mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan segera membuka informasi secara terang kepada masyarakat terkait keberadaan dan pengelolaan kayu hasil penebangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Medan Kekurangan Ruang Terbuka, Ambisi Proyek BRT mengorbankan Ribuan pohon, Sekali lagi, masyarakat berhak tahu ke mana semua batang-batang pohon yang ditebang itu. DLH Medan harus transparan supaya semuanya jelas dan tidak menjadi tanda tanya di masyarakat,” ujar Kolega, Senin (10/8/2026)

 

Kolega menilai, keterbukaan semestinya menjadi bagian penting dalam setiap kebijakan pemerintah, terlebih menyangkut aset atau material yang berasal dari kegiatan pembangunan menggunakan ruang publik.

Kolega mengingatkan, sikap tertutup DLH Medan justru berpotensi memperlebar ruang spekulasi di tengah masyarakat. Apalagi jumlah pohon yang ditebang bukan sedikit dan Kolega meminta DPRD Medan menggunakan Gak Interpelasi atas Penebangan secara Brutal Ribuan Pohon demo Ambisi Proyek BRT.

Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media sebanyak 2.788 pohon di badan jalan Kota Medan diketahui harus ditebang sebagai dampak pembangunan BRT Mebidang. Pohon-pohon tersebut berada di sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Sisingamangaraja, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan TB Simatupang kawasan Pinangbaris.

Sebab, ketika ribuan pohon ditebang dari ruang publik sementara nasib material hasil penebangannya tidak dijelaskan secara terbuka, pertanyaan masyarakat menjadi sesuatu yang wajar.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Apresiasi Kepada Rommy Van Boy Anggota DPRD Medan Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang Kuliner Pagaruyung Little India Kampung Madras, Berikan Solusi Terbaik
UMKM Kuliner Pagaruyung, Merasa di Anak Tirikan, Bukannya Di Bina Malah Mau Di Binasakan, Tidak Pernah Di Undang Program Sapa Warga Rico Waas Di Kecamatan Medan Petisah
Legitimasi Satpol PP Kota Medan Di Pertanyakan, Tajam Kepada Kawasan Kuliner Pedagang Pagaruyung Di Little India Kampung Madras, Tumpul Ke Bangunan Tanpa PBG
Amran Pedagang Martabak India Muslim Sebut Jangan Gusur Kami, Puluhan Tahun Ida Waas Mamaknya Rico Waas Sering Belanja Ke Kawasan Kuliner Pagaruyung di Medan
Rencana Kerja Penetapan RKPDes Cimahi 2027, Susun Kegiatan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa
Di Duga Abai K3, Disnaker Sumut Dan Dewan K3 Di Minta Periksa Asrama Bidan di Deli Serdang Terbakar, 2 Ruangan di Lantai 4 Hangus
Eks Pimpinan KPK Sebut Ada Peristiwa Pidana Di Lapas “Wah” Cibinong Dan Ada Upaya Penghilangan Barang Bukti
Melawan Lupa, Satpol PP Kota Medan Jangan Main Gusur, Kuliner Pagaruyung Sudah Sesuai Perda Kota Medan No.5 Tahun 2022 Tentang Penetapan Zonasi Aktivitas PKL

LINI MASA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Kepada Rommy Van Boy Anggota DPRD Medan Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang Kuliner Pagaruyung Little India Kampung Madras, Berikan Solusi Terbaik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:10 WIB

UMKM Kuliner Pagaruyung, Merasa di Anak Tirikan, Bukannya Di Bina Malah Mau Di Binasakan, Tidak Pernah Di Undang Program Sapa Warga Rico Waas Di Kecamatan Medan Petisah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Legitimasi Satpol PP Kota Medan Di Pertanyakan, Tajam Kepada Kawasan Kuliner Pedagang Pagaruyung Di Little India Kampung Madras, Tumpul Ke Bangunan Tanpa PBG

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Amran Pedagang Martabak India Muslim Sebut Jangan Gusur Kami, Puluhan Tahun Ida Waas Mamaknya Rico Waas Sering Belanja Ke Kawasan Kuliner Pagaruyung di Medan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Rencana Kerja Penetapan RKPDes Cimahi 2027, Susun Kegiatan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa

TAJUK HARI INI