Pelajaran Hidup dari Al-Qur’an: Ketabahan, Pasrah, dan Keyakinan pada Takdir-Nya

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Al-Qur'an bukan sekadar kitab petunjuk, melainkan cermin yang mencerminkan realitas kehidupan manusia.(Dok-Foto Ilustrasi)

Al-Qur'an bukan sekadar kitab petunjuk, melainkan cermin yang mencerminkan realitas kehidupan manusia.(Dok-Foto Ilustrasi)

Makna Ikhlas di Balik Ikhtiar

“Kamu berusaha sekuat tenaga, tapi hasilnya tetap bukan milikmu. Karena yang bekerja bukan hanya tanganmu, tapi izin Allah yang menentukan arah akhirnya.” (QS. Al-Anfal [8]: 17)

Berjuanglah semaksimal mungkin, berusahalah sekuat tenaga—namun jangan menggantungkan seluruh harap pada hasil yang kita inginkan. Biarkan usaha menjadi bukti ketekunan kita, dan biarkan penyerahan diri menjadi bukti keyakinan kita bahwa hasil terbaik hanya datang dari kehendak-Nya.

Hal ini pun menundukkan ego kita: “Allah menciptakan segala sesuatu dengan ukuran yang tepat. Termasuk apa yang kamu dapatkan, dan apa yang tak pernah kamu miliki.” (QS. Al-Furqan [25]: 2). Kekurangan yang kita miliki bukanlah kesalahan, kelebihan yang kita genggam bukanlah kehebatan diri—semuanya adalah bentuk pengaturan-Nya yang paling pas bagi jalan hidup masing-masing hamba-Nya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kebenaran Tentang Kehidupan

“Waktu hidup, mati, dan perpisahan sudah ditentukan. Tidak ada yang bisa mempercepat atau menundanya, bahkan oleh orang yang paling berkuasa sekalipun.” (QS. Ali-Imran [3]: 145). Tak ada kuasa yang mampu mengubah takdir hidup dan mati. Maka janganlah kita terlena mengejar kuasa duniawi, tapi gunakanlah sisa usia untuk berbuat kebaikan selagi diberi kesempatan.

Di saat ujian menjerat hati, ingatlah: “Tidak ada satu pun ujian yang datang tiba-tiba. Semua terjadi atas izin Allah. Dan bisa jadi, Allah sedang mendidik jiwa yang Ia sayangi.” (QS. At-Taghabun [64]: 11). Ujian adalah bukti perhatian-Nya, cara-Nya membersihkan hati, mengangkat derajat, serta mempersiapkan kita untuk kebahagiaan yang jauh lebih abadi.

 

BACA SELENGKAPNYA:  Manfaat Bekam: Terapi Sehat Yang Sudah Teruji Sejak Zaman Dahulu

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Keutamaan Menjaga Lisan
Saat Rasulullah ﷺ Diperlihatkan Surga dan Neraka
Suami yang Menjadi Syafaat Istrinya
Inilah Suami Istri Yang Saling Menyelamatkan Dari Neraka
Dialog Antara Allah Dengan Ruh
Jika Allah Maha Kuasa: Mengapa Laut Merah Tidak Terbelah Begitu Saja, Mengapa Allah Menyuruh Musa Memukul Tongkatnya?
Manfaat Bekam: Terapi Sehat Yang Sudah Teruji Sejak Zaman Dahulu
Moringa: Si Daun Ajaib Penuh Khasiat untuk Kesehatan

Baca Juga

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:52 WIB

Keutamaan Menjaga Lisan

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:22 WIB

Saat Rasulullah ﷺ Diperlihatkan Surga dan Neraka

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:25 WIB

Suami yang Menjadi Syafaat Istrinya

Kamis, 30 April 2026 - 08:29 WIB

Inilah Suami Istri Yang Saling Menyelamatkan Dari Neraka

Rabu, 29 April 2026 - 14:04 WIB

Dialog Antara Allah Dengan Ruh

Tajuk Populer