MAJALAHCEO | Meksiko – Balapan Grand Prix Kota Meksiko berlangsung penuh gejolak di Autódromo Hermanos Rodríguez, Minggu waktu setempat. Di tengah balapan yang diwarnai bendera merah dan Safety Car berulang kali, Kimi Antonelli resmi mengamankan gelar juara dunia Formula 1 termuda sepanjang sejarah, sementara Max Verstappen berhasil meraih kemenangan balapan tersebut.
Antonelli yang mengendarai Mercedes hanya membutuhkan posisi kesembilan untuk mengunci gelar, terlepas dari hasil Lewis Hamilton maupun rekan setimnya George Russell. Pembalap asal Italia berusia 20 tahun itu start dari posisi keempat dan akhirnya finis ketiga. Posisi tersebut cukup untuk membuatnya naik ke podium sekaligus mengukir nama sebagai juara dunia termuda di ajang F1.
Balapan berjalan sangat sengit sejak putaran pertama. Lewis Hamilton yang start sebagai pole‑sitter langsung dihantui tekanan rekan setim Ferrari Charles Leclerc. Leclerc sempat mengambil jalur rumput untuk merebut keunggulan, sehingga ia dijatuhi hukuman waktu. Kejadian ini membuka peluang bagi Verstappen yang naik ke posisi kedua dan kemudian mengambil alih kepemimpinan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Verstappen yang memakai ban medium sejak awal berhasil bertahan di depan meskipun Hamilton terus mengejar hingga lap‑lap terakhir. Pembalap Red Bull itu meraih kemenangan ketiganya musim ini meskipun start dari posisi kelima. Ia berterima kasih atas pertarungan internal Ferrari yang membuatnya dapat naik posisi secara cepat.
Balapan sempat dihentikan total oleh bendera merah setelah Valtteri Bottas mengalami kecelakaan berat di Turn 1 akibat kegagalan suspensi depan kiri. Bottas sempat keluar dari mobil sendiri dan dibawa ke pusat medis untuk pemeriksaan lanjutan. Setelah restart berdiri, balapan kembali diwarnai Safety Car akibat tabrakan antara Oscar Piastri dan Arvid Lindblad.
Hasil akhir balapan menempatkan Verstappen pertama, Hamilton kedua, Antonelli ketiga, Leclerc keempat dan Lando Norris kelima. Selain itu, George Russell dijatuhi hukuman akibat menabrak Isack Hadjar pada putaran pertama, sedangkan Nico Hulkenberg juga menerima hukuman akibat kontak dengan Ollie Bearman. Beberapa pembalap lain seperti Fernando Alonso, Lance Stroll dan Lindblad harus pensiun akibat insiden di lintasan.
Dalam pernyataan pasca‑balapan, Antonelli menyatakan sangat terharu atas pencapaiannya. Ia mengungkapkan bahwa tanpa dukungan Mercedes dan keluarganya, ia tidak akan berada di posisi tersebut. “Kami berhasil. Saya sangat berterima kasih pada momen ini, dan hal ini akan saya ingat selamanya,” ujar Antonelli.
Kalender Formula 1 selanjutnya berlanjut ke Grand Prix São Paulo yang digelar pada akhir pekan 6‑8 November di Autódromo José Carlos Pace. Balapan Kota Meksiko ini menjadi bukti bahwa musim F1 masih penuh kejutan meskipun gelar juara dunia sudah berhasil dikunci oleh pembalap muda asal Italia tersebut.***
Sumber Berita: F1

















Komentar