MajalahCeo.Id | Medan – Hari Sabtu Sore hingga minggu dinihari,12 Oktober 2025 Kota Medan di kepung banjir, 10.391 warga medan terdampak banjir.
Jaya Arjuna Aktifis Lingkungan Hidup mengatakan bahwa Rico Waas tidak punya terobosan dalam mengatasi banjir yang ada di Kota Medan, dirinya menganggap bahwa Kolam retensi bisa mengatasi banjir namun Kota Medan masih Banjir.
“Rico Waas percaya pada proyek peninggalan Bobby Nasution yaitu Kolam Retensi untuk mengatasi banjir namun medan masih di kepung banjir,” ungkapnya, Minggu (12/10/2025)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjut Jaya Arjuna mengatakan dirinya mencontohkan keberadaan kolam retensi di USU tapi malah Jalan Dr Mansyur Banjir.
“Ada 1300 titik banjir di Kota Medan, Rico Waas tak punya terobosan atasi banjir, keberadaan Kolam retensi tidak mampu menanggulangi banjir, kita lihat Dr Mansyur Banjir padahal di kampus USU ada Kolam Retensi,” katanya.
Sebelumnya, di beritakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau kolam Retensi Martubung, Medan Labuhan, Senin (28/7/25). Peninjauan yang dilakukan Rico Waas guna melihat dan memastikan aset Pemko Medan ini berfungsi dan terjaga dengan baik.
Setibanya di lokasi Rico Waas meninjau taman ruang terbuka hijau yang merupakan lansekap kolam Retensi. Di taman ini Rico Waas menyapa warga yang tengah bersantai menikmati fasilitas yang ada. Terlihat juga anak – anak sedang asyik bermain di taman tersebut.
Kemudian Rico Waas berjalan kaki menuju kolam retensi melihat sistem operasional dari kolam tersebut. Kolam retensi ini terdiri dari 2 kolam lumpur dengan ukuran 25 x 30 x 5 meter dan kolam penampungan air berukuran 25 x 138 x 4,5 meter yang dapat menampung 18.000 meter kubik air.
Rico Waas juga melihat tiga pompa yang masing – masing memiliki kekuatan mengalirkan air ke kolam penampungan sebesar 125 liter per kubik. Setelah melihat luas kolam retensi dan fungsinya, Rico Waas meminta kepada Dinas terkait untuk memastikan kolam ini dapat beroperasi dengan baik.
Tak di hanya di Martubung Pemerintah Kota Medan sudah membangun dua kolam retensi di tahun 2023 ini, yakni di kampus Universitas Sumatera Utara (USU) dan di Kecamatan Medan Selayang. Pembangunan kolam retensi itu akan menelan anggaran sebesar Rp 45 miliar.














