MajalahCeo.Id | Medan – Tarian yang dianggap tak senonoh dapat memicu perdebatan tentang moralitas dan kebudayaan.
Tarian dapat dipengaruhi oleh budaya dan nilai-nilai tertentu yang mungkin tidak sesuai dengan norma-norma masyarakat setempat.
Tarian yang dianggap tak senonoh dapat memicu reaksi negatif dari masyarakat, terutama jika dianggap merusak moral atau nilai-nilai yang dianut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Awak media mendapatkan informasi bahwa ada tarian tak senonoh di Tempat Hiburan Malam AMAVI dan buka melebihi Jam operasional yang ditentukan oleh dinas pariwisata kota medan sesuai perda dan perwal kota medan.
Rahmadsyah Kabid Media Ormas Islam meminta
– Komisi 3 DPRD Medan dan Dinas Pariwisata mungkin akan melakukan sidak ke lokasi untuk memantau langsung situasi dan mengidentifikasi pelanggaran yang terjadi di AMAVI
– Pemeriksaan izin : Meminta Komisi 3 DPRD Kota Medan sebagai fungsi Pengawasan memeriksa apakah THM Amavi telah memenuhi semua izin dan regulasi yang berlaku, termasuk izin operasional dan pajak.
” Jika ditemukan pelanggaran, maka THM Amavi dapat dikenakan sanksi tegas, seperti penutupan sementara atau pencabutan izin operasional dan meminta Komisi 3 DPRD Kota Medan Sidak dan menggelar RDP untuk menekankan pentingnya memenuhi semua izin dan regulasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjaga ketertiban masyarakat,” ungkapnya, Senin (3/11/2025).














