Jaga Kondusifitas, Pemko Tanjungbalai dan Sejumlah Tokoh Bersama Pengusaha Strong Cafe Menandatangani Surat Pernyataan dan Himbauan Cipta Kamtibmas

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo – Bertempat di Strong Cafe, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar dilaksanakan pertemuan dan penandatanganan surat pernyataan bersama antara Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai dan Sejumlah Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan FKUB bersama pengusaha/pemilik tempat hiburan malam (THM) Strong Cafe, Selasa sore (4-11-2025).

Acara yang dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, Asisten Administrasi Umum, Walman Riadi P. Girsang, Staf Ahli Kemasyarakatan, Anwar Ruji, Ketua MUI Kota Tanjungbalai, H. Hazarul Aswadi, Kadis DPMPTSP Kota Tanjungbalai, Usni Syahzuddin, Kabid Trantibum Satpol-PP Kota Tanjungbalai, C.P Ginting, Kabid Perundang-Undangan Satpol-PP, Sukri, Kabid PKWN Kesbangpol, Eago Julhelmie, Plt. Camat Datuk Bandar, Syamsul Effendi, Babinsa Koramil 17/DB, Serda Syamsul, FKUB/tokoh agama Kristen, A.H Samosir, tokoh Pemuda, Al Mustaqim, pengusaha/pemilik Strong Cafe Tommy dan Humas Ahmad Rolel.

Dalam pertemuan itu, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyampaikan selaku yang mewakili Wali Kota Tanjungbalai hari ini menyampaikan beberapa tanggapan buruk masyarakat tentang aktivitas tempat ini yang dinilai bertentangan dengan norma agama, budaya serta kearifan lokal di Kota Tanjungbalai yang telah beredar di media sosial.

Pada prinsipnya Pemerintah Kota Tanjungbalai mendukung aktivitas usaha karena dapat memberikan dampak positif dari sisi perekonomian, kesepakatan Pemko Tanjungbalai bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh budaya dan tokoh pemuda hari ini menolak aktivitas yang dapat merusak moral, tegas Wakil Wali Kota.

Muhammad Fadly menambahkan, upaya pemerintah hari ini yaitu mengimbau kepada pemilik usaha Strong Cafe agar tidak melaksanakan lagi kegiatan yang bertentangan dengan norma dan nilai agama, budaya serta kearifan lokal. Kemudian imbauan ini akan disampaikan kepada seluruh pemilik usaha yang melanggar norma dan nilai-nilai tersebut.

BACA SELENGKAPNYA:  Sat Lantas Polres Tanjung Balai Gelar Operasi Gabungan PKB, Sasar Kepatuhan Pajak Kendaraan

Lebih lanjut dikatakan sangat mendukung kegiatan yang mengundang kreativitas namun tidak sampai melanggar norma dan nilai-nilai agama, budaya serta kearifan lokal, kebersamaan pemerintah kota dan sejumlah tokoh, diantaranya tokoh agama, budaya, pemuda dan masyarakat ini merupakan langkah awal sebagai sosial kontrol, untuk menjaga kondusifitas, dan ketertiban umum.

“Mari kita jaga kondusifitas wilayah bersama untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat”, tukasnya menutup arahan dan sambutannya.

Sebelumnya, tokoh pemuda, Al Mustaqim mengatakan kedatangan kami hari ini ke Strong Cafe berangkat dari keresahan ditengah masyarakat yang diupload di media sosial Facebook (FB), yang mana kegiatan di Strong Cafe akhir-akhir ini masyarakat menilai dapat merusak ideologi.

“Kami pemuda Kota Tanjungbalai tetap mengawal persoalan yang terjadi ditengah masyarakat tentang kegiatan Strong Cafe yang kami anggap merusak moral generasi muda seperti laki-laki menari erotis, laki-laki memakai busana layaknya perempuan, dan kegiatan menyimpang lainnya”, katanya.

Hal serupa juga disampaikan Sekretaris FKUB dan juga tokoh agama, A.H. Samosir mengatakan kami dari FKUB menyampaikan bahwa masyarakat Kota Tanjungbalai selama ini sudah menjalani kehidupan yang harmonis, “Kami tidak menginginkan nilai-nilai yang ada di Kota Tanjungbalai bergeser kearah budaya barat, sehingga dapat memancing kerusakan hubungan kerukunan umat beragama. Kami sepakat bahwa kegiatan yang menyimpang dari nilai-nilai dan norma-norma agama, budaya dan sosial harus dihentikan sehingga tidak menimbulkan kerusuhan di masyarakat.

Ketua MUI Kota Tanjungbalai, H. Hazarul Aswadi, dalam kesempatan yang sama menyampaikan seperti yang kita ketahui beberapa hari ini masyarakat Kota Tanjungbalai menyoroti persoalan yang dinilai merusak moral masyarakat Kota Tanjungbalai karena bertentangan dengan nilai dan norma agama, budaya serta kearifan lokal yang beredar di media sosial Facebook.

BACA SELENGKAPNYA:  Buka Pelatihan Fardhu Kifayah SMPN 3, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tekankan Pentingnya Regenerasi Pengurusan Jenazah

“Kami mengharapkan kegiatan yang sama jangan sampai terulang kembali, karena kita mengetahui bahwa kota yang kita cintai ini merupakan kota ulama yang erat hubungannya dengan kegiatan-kegiatan keagamaan, jangan sampai kita memancing bencana datang di kota kita ini melalui kegiatan-kegiatan yang dilaknat oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Sementara itu, pemilik usaha Strong Cafe, Tommy mengatakan bahwa kami meminta maaf kepada seluruh pihak yang merasa terganggu atas aktivitas yang kami lakukan di tempat usaha ini, kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai yang peduli kepada kami dengan mengingatkan kami.

Tommy juga berharap agar hal yang sama diterapkan pada tempat usaha yang lain yang melakukan hal yang sama dengan apa yang kami lakukan, kami berjanji tidak akan mengulang kesalahan kami, ucapnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan kesepakatan dalam menjaga kondusifitas wilayah dan Kamtibmas oleh Pemerintah Kota Tanjungbalai, MUI, FKUB bersama pemilik usaha Strong Cafe dan sejumlah tokoh Agama, tokoh Pemuda, tokoh masyarakat dan organisasi Keagamaan Kota Tanjungbalai lainnya.***

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Perumda Tirta Jaya Mandiri Perkuat Layanan Air Bersih Melalui Pemasangan Jaringan Pipa Jalur Cikidang
Adanya Pengembalian Kerugian Negara Bernilai Ratusan Juta Rupiah, Kades Air Joman Baru Lolos Dari Jerat Hukum
Wujud kepedulian Sosial, Perumda TJM Sukabumi distribusikan 500 Paket daging Qurban
Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan Opini WTP 3 Kali Berturut-turut dari BPK RI.
Polsek Cikalong Wetan Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas dan Tingkat kan Kewaspadaan Lingkungan 
Bangun Kepercayaan Publik, DLH  Asahan Harus Transparan Dalam Penggunaan Retribusi Sampah
Pemerintah Kota Tanjungbalai Serahkan Bantuan Sapi Qurban Kemasyarakatan Presiden Prabowo Subianto di Masjid As Salamah.
Gema Takbir Bergema di Kota Tanjungbalai, Plh. Wali Kota Bersama Forkopimda Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H/2026 M.
Berita ini 5 kali dibaca

Baca Juga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:35 WIB

Perumda Tirta Jaya Mandiri Perkuat Layanan Air Bersih Melalui Pemasangan Jaringan Pipa Jalur Cikidang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:52 WIB

Wujud kepedulian Sosial, Perumda TJM Sukabumi distribusikan 500 Paket daging Qurban

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:22 WIB

Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan Opini WTP 3 Kali Berturut-turut dari BPK RI.

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:02 WIB

Polsek Cikalong Wetan Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas dan Tingkat kan Kewaspadaan Lingkungan 

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:33 WIB

Bangun Kepercayaan Publik, DLH  Asahan Harus Transparan Dalam Penggunaan Retribusi Sampah

Tajuk Populer