Lemahnya Mitigasi Bencana, Bukti Kegagalan Pemko Medan Dalam Tata Kelola Pengendalian Dan Penanganan Banjir Kota Medan

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.Id | Medan – Banjir besar yang merendam hampir seluruh wilayah Kota Medan dalam beberapa hari terakhir menjadi alarm keras atas buruknya tata kelola penanganan dan pengendalian banjir di ibu kota Sumatera Utara.

Bang Bhoy mengatakan bahwa dirinya mempertanyakan output anggaran Pengendalian banjir dan penanganan banjir di Kota Medan

“Kejadian ini bukan sekadar bencana alam, tetapi bukti nyata gagalnya manajemen infrastruktur dan respons cepat Pemerintah Kota Medan, kondisi di lapangan menunjukkan lemahnya kehadiran Pemko Medan pada saat warga berada dalam situasi tersulit. Banyak masyarakat mengeluhkan minimnya bantuan darurat, posko yang terbatas, hingga lambatnya respon instansi terkait, meski banjir kali ini menyebabkan kerusakan signifikan dan mengganggu aktivitas ekonomi,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (28/11/2025).

ADVERTISEMENT

https://vm.tiktok.com/ZS92GU1aVeC9p-qNqEH/ Postingan ini dibagikan via TikTok Lite. Unduh TikTok Lite untuk menikmati postingan lainnya: https://www.tiktok.com/tiktoklite

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bang Bhoy, ketika hampir seluruh kota terendam, masyarakat membutuhkan pemimpin yang hadir secara langsung di lapangan—not just statements in meeting rooms.

“Realitanya, masyarakat merasa berjalan sendiri menghadapi musibah ini, contohnya saja tidak ada Posko BPBD di saat masjid tenggelam dan rumah warga hancur diterjang banjir, kemana semua anggaran Pemko Medan” tegasnya.

BACA SELENGKAPNYA:  Bupati Tapteng Dampingi Asops Kasad, Tinjau Pembukaan Jalan Penghubung Kecamatan Lumut Dengan Sibabangun

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Blackout Sumatera, Beban Rakyat Bertambah, Genset Dan Sanyo, Krisis Air Bersih di Medan, Direksi Tirtanadi Gak Punya Terobosan
Proyek BRT Korbankan Ribuan Pohon, Komisi IV DPRD Medan Pertanyakan Keberadaan Pohon Yang Di Tebang
Kado Pahit Di Hari Ultah, Aksi “Buka Baju” Ketua FPAN Protes Ke PLN Hingga Info Pasutri Meninggal Dampak Pemadaman Listrik Oleh PLN
Dukung “Medan Asri Bergerak”, Lurah Madras Hulu Adakan Gotong Royong Masal Bersih Lingkungan
Medan Asri Bergerak Wujudkan Medan Bersih, Hijau, Rapi Dan Berkelanjutan Hanya Untuk Kebutuhan Konten Rico Waas, Faktanya?
Kado Pahit Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, 2.700 Pohon Di Tebang Demi Ambisi Proyek BRT Di Kota Medan
Rico Waas “Abaikan” Rekomendasi DPRD Medan, Rapor Merah Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026
PMI Tapanuli Tengah Bersama Hongkong Red Cross Serahkan 110 Paket Sekolah Untuk Siswa Terdampak Bencana di SMK N 1 Badiri

Baca Juga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:05 WIB

Blackout Sumatera, Beban Rakyat Bertambah, Genset Dan Sanyo, Krisis Air Bersih di Medan, Direksi Tirtanadi Gak Punya Terobosan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:50 WIB

Proyek BRT Korbankan Ribuan Pohon, Komisi IV DPRD Medan Pertanyakan Keberadaan Pohon Yang Di Tebang

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:51 WIB

Kado Pahit Di Hari Ultah, Aksi “Buka Baju” Ketua FPAN Protes Ke PLN Hingga Info Pasutri Meninggal Dampak Pemadaman Listrik Oleh PLN

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:02 WIB

Dukung “Medan Asri Bergerak”, Lurah Madras Hulu Adakan Gotong Royong Masal Bersih Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:47 WIB

Medan Asri Bergerak Wujudkan Medan Bersih, Hijau, Rapi Dan Berkelanjutan Hanya Untuk Kebutuhan Konten Rico Waas, Faktanya?

Tajuk Populer