API Tapteng Dukung Atas Desakan Fraksi PDIP: Status Bencana Layak Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 02:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – TAPTENG – Asosiasi Pendeta Indonesia (API) DPC Tapanuli Tengah menyatakan dukungannya terhadap langkah Ketua Fraksi PDIP Tapteng, Famoni Gulo SH, MPd, C.P.L., yang meminta Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menaikkan status bencana banjir dan longsor di Sumatera menjadi bencana nasional.

Desakan ini muncul melihat kondisi lapangan yang semakin darurat: korban jiwa terus bertambah, wilayah terdampak semakin luas, infrastruktur rusak berat, aktivitas ekonomi lumpuh, serta munculnya tindakan penjarahan akibat dampak bencana yang berkepanjangan.

Ketua API DPC Tapteng Pdt Julius Zamasi MTh mengatakan bahwa tindakan ketua fraksi PDIP Tapteng Famoni Gulo SH, MPd, CPL, sangat tepat karena bencana sumatera telah menelan banyak korban. Ujarnya

“Kiranya Presiden RI dan Kepala BNPB dapat mempertimbangkan peningkatan status ini menjadi bencana nasional,” ujar Famoni Gulo, Sabtu (6/12/2025).

Ia menilai, pelibatan pemerintah pusat sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi, penanganan, dan pemulihan di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang terdampak secara signifikan. Landasan hukum terkait status bencana nasional, katanya, sudah jelas tercantum dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana serta Peraturan Kepala BNPB Nomor 24 Tahun 2010 mengenai indikator teknis penetapan status bencana.

Menurut pedoman BNPB, bencana dapat naik status menjadi bencana nasional jika memenuhi beberapa kriteria, di antaranya: tingginya korban jiwa, kerusakan infrastruktur yang meluas, terdampak lintas kabupaten/kota atau provinsi, membutuhkan campur tangan pemerintah pusat, serta menghambat jalannya pemerintahan daerah.

“Melihat situasi di lapangan, bencana di Sumatera sudah memenuhi semua indikator tersebut. Tanpa bantuan pemerintah pusat, pemulihan akan berlangsung lama, sementara pencarian korban hingga hari ke-12 masih terus dilakukan,” jelasnya.

BACA SELENGKAPNYA:  Satreskrim Polres Tapteng Sita Mobil Sigra yang Digelapkan, Pelaku Utama Diamankan

Famoni berharap pemerintah pusat memberi perhatian lebih pada Kabupaten Tapanuli Tengah yang menjadi salah satu wilayah paling parah terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa percepatan pemulihan hanya dapat dilakukan melalui keterlibatan langsung pemerintah pusat agar kondisi masyarakat dapat kembali normal secepatnya.

SG

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Tim Sancang Polres Garut Ungkap Kasus Curanmor Ops Jaran Lodaya 2026, Dua Terduga Pelaku Diamankan
DPRD Medan Di Minta Gelar RDP Menindak Lanjuti Aspirasi Dan Keresahan AMPIBI
Satreskrim Polres Tapteng Sita Mobil Sigra yang Digelapkan, Pelaku Utama Diamankan
Koalisi Solidaritas Prabowo Gibran Akan Gelar Aksi Demo Minta KPK Periksa PLN Terkait Blackout Sumatera
Dewan K3 Sumut Di Minta Periksa Kadishub Medan Yang Abai K3 Dalam Pekerjaan LPJU
Adanya Pengembalian Kerugian Negara Bernilai Ratusan Juta Rupiah, Kades Air Joman Baru Lolos Dari Jerat Hukum
Penegakan Hukum Di Riau, Kasus TPPO Jalan Di Tempat, Anak Bupati di Riau Bebas, Usai Tes Urine Positif Ganja
BNI dan Asa yang Tak Boleh Patah di Pematangsiantar

Baca Juga

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:36 WIB

Tim Sancang Polres Garut Ungkap Kasus Curanmor Ops Jaran Lodaya 2026, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:15 WIB

DPRD Medan Di Minta Gelar RDP Menindak Lanjuti Aspirasi Dan Keresahan AMPIBI

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:17 WIB

Satreskrim Polres Tapteng Sita Mobil Sigra yang Digelapkan, Pelaku Utama Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:54 WIB

Dewan K3 Sumut Di Minta Periksa Kadishub Medan Yang Abai K3 Dalam Pekerjaan LPJU

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:14 WIB

Adanya Pengembalian Kerugian Negara Bernilai Ratusan Juta Rupiah, Kades Air Joman Baru Lolos Dari Jerat Hukum

Tajuk Populer