AMPIBI Kecam Kekerasan Terhadap Pendemo Perempuan Yang di Cekik Dan Bahkan Ada Yang Pingsan Saat Aksi Demo Di BRI

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendemo Perempuan di cekik satpam BRI Cabang Jalan Iskandar Muda Kota Medan (Dok-Foto)

Pendemo Perempuan di cekik satpam BRI Cabang Jalan Iskandar Muda Kota Medan (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Terkait insiden pendemo perempuan yang dicekik oleh satpam, Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia (AMPIBI) mengecam tindakan kekerasan seperti mencekik pendemo dianggap melanggar Standard Operating Procedure (SOP) karena satpam seharusnya bertugas melakukan pengamanan secara defensif dan persuasif.

“Penting terkait tindakan satpam yang melanggar SOP dalam menangani berdasarkan Peraturan Kepolisian (Perpol) No. 4 Tahun 2020 tentang Pam Swakarsa, satpam bertugas menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya secara terbatas. Tindakan kekerasan fisik seperti mencekik bukan merupakan bagian dari upaya pengamanan yang sah,” ungkapnya, Jum’at (8/5/2026)

Lanjut Rahmad mengatakan bahwa Satpam hanya diperbolehkan menggunakan kekuatan fisik untuk melumpuhkan ancaman nyata terhadap properti atau personel, bukan untuk menyerang pendemo yang menyuarakan pendapat secara damai.

Dirinya meminta Pihak pengelola gedung atau perusahaan penyedia jasa keamanan (BUJP) wajib bertanggung jawab atas tindakan

“Pencekikan terhadap pendemo perempuan bahkan ada pendemo yang pingsan dapat dikategorikan sebagai tindak pidana penganiayaan dan penting bagi petugas keamanan untuk memahami bahwa fungsi mereka adalah melindungi, bukan mencederai hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum,” katanya.

Sebelumnya, Aksi unjuk rasa ratusan massa dari Dewan Peduli Nasional (DPN) di depan kantor Bank Rakyat Indonesia Cabang Iskandar Muda, Medan, berlangsung ricuh hingga nyaris terjadi baku hantam dengan petugas keamanan, Kamis (7/5/2026).

Kericuhan terjadi saat massa aksi mencoba masuk dan mendapat penghalangan dari petugas security. Dalam video yang beredar, terlihat seorang satpam mengeluarkan benda menyerupai pentungan dan mengarahkannya ke massa aksi. Situasi ini memicu ketegangan di lokasi.

Dorong-dorongan antara massa dan petugas keamanan pun tak terhindarkan. Situasi memanas hingga menyebabkan salah seorang peserta aksi perempuan jatuh pingsan di tengah kerumunan.

BACA SELENGKAPNYA:  Jelang May Day 2026, AMPIBI Datangi Kadisnaker Medan Minta Bentuk Satgas Perlindungan Buruh, Dewan K3 Dan Call Centre

“Kita akan laporkan satpam tersebut. Kejadian hari ini sangat disayangkan. Massa mencoba masuk namun dihalau petugas hingga terjadi dorong-dorongan dan mengakibatkan rekan kami pingsan,” ujar Reza, koordinator aksi.

Kericuhan terjadi karena peserta Aksi meminta Kepala Cabang untuk menjelaskan Kasus dugaan perselingkuhan Pegawai yang Viral di media sosial, namun tak satupun yang mau menerima aksi mereka.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Hadiri Syukuran HUT Ke-80 POMAD di Denpom I/2 Sibolga, Wakil Bupati Tapteng Apresiasi Sinergitas Penanggulangan Bencana
Hari Anti Narkoba Internasional 2026: Bandar Narkoba Makin Berani, Negara Diuji, Ada Apa dengan Pemberantasan Narkoba?
Rico Waas Gagal, Di Temukan Puskesmas Tak Miliki IPAL di Saat Pemko Medan Silpa Mencapai Rp592 miliar
Kojira Di Duga Jadi Penumpang Gelap Dan Nyari Panggung, DPN Cuma Tersenyum Manis Melihatnya
Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan
Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL
Viral PMI Di Siksa, DPN Bawa Keranda Mayat ke Konjen Malaysia, Gubsu Di Minta Evaluasi PJTKI Terkait K3 PMI
Tokoh Masyarakat Medan Maimun Minta Copot Efrin Lurah Aur Karena Kerap Minta “Uang Samping” Kepada Kepling

Baca Juga

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:51 WIB

Hadiri Syukuran HUT Ke-80 POMAD di Denpom I/2 Sibolga, Wakil Bupati Tapteng Apresiasi Sinergitas Penanggulangan Bencana

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:33 WIB

Hari Anti Narkoba Internasional 2026: Bandar Narkoba Makin Berani, Negara Diuji, Ada Apa dengan Pemberantasan Narkoba?

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:03 WIB

Rico Waas Gagal, Di Temukan Puskesmas Tak Miliki IPAL di Saat Pemko Medan Silpa Mencapai Rp592 miliar

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kojira Di Duga Jadi Penumpang Gelap Dan Nyari Panggung, DPN Cuma Tersenyum Manis Melihatnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:36 WIB

Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan

Tajuk Populer