Sun Plaza Biang Kemacetan Kota Medan, AMPIBI Akan Demo Sun PLaza Soroti Dua Arah Dan Andal Lalin

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Kemacetan di Sun Plaza Kota Medan (Dok-Foto)

Suasana Kemacetan di Sun Plaza Kota Medan (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Kemacetan, perubahan arus jalan, dan kepentingan bisnis perusahaan saling berkaitan dalam ekosistem perkotaan, di mana ketidakseimbangan antara kapasitas jalan dan volume kendaraan memicu gangguan produktivitas.

Johan Merdeka, Rahmadsyah, Pingki, Izhar Daulay, Awaluddin Pane Aktifis yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia (AMPIBi) mengatakan bahwa Kemacetan terjadi ketika jumlah kendaraan melampaui kapasitas ruas jalan, Selain volume kendaraan tinggi, kemacetan dipicu oleh kurangnya transportasi umum, parkir di badan jalan, kecelakaan, perbaikan jalan, hingga aktivitas komersial (bisnis) di sepanjang jalan.

“Bisnis sering terkonsentrasi di area padat (pusat kota/jalan utama), yang meningkatkan volume lalu, Kemacetan menyebabkan kerugian waktu, pemborosan bahan bakar,” ungkapnya, Jum’at (14/5/2026)

AMPIBI mengatakan bahwa Perubahan arus di sekitar Sun Plaza (May 2026) diterapkan oleh Satlantas untuk mengurai kemacetan, termasuk pembagian arus menjadi dua bagian di titik tertentu. Rekayasa lalu lintas ini melibatkan pengaturan akses pintu masuk dan penutupan jalan guna mencegah penumpukan kendaraan di kawasan tersebut, namun Faktanya Sun Plaza masih macet,

“Tingginya volume kendaraan di Sun Plaza yang menimbulkan potensi kemacetan di pintu masuk, Pembagian arus dan penutupan akses tertentu di sekitar area Sun Plaza tidak juga bisa mengatasi kemacetan, oleh karena itu kami akan menggelar Aksi Demo meminta Andal Lalin karena Sun Plaza Biang Kemacetan di Kota Medan,” katanya.

BACA SELENGKAPNYA:  Di Balik Seremonial May Day 2026, LSM Penjara Indonesia Kota Medan Mengungkap Realitas Pahit Upah Murah

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Peringati Harganas ke-33, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Tekankan Peran Keluarga sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045
Bendahara Partai Buruh Sumut Sri Astuti Dan Kader Lainnya “Gantung Baju” Resmi Mundur, Ini Alasannya
Acara GEMES Di Duga Di Korupsi, Acaranya Cuma 3 Jam Habiskan Anggaran Rp 2,5 Miliar, Lukai Hati Warga Miskin Kota
AMPIBI: Ancaman PHK Terhadap 55 ribu Buruh Bentuk Kegagalan Pemerintah Dalam Mengatasi KRISIS EKONOMI
Miris, Euforia APEKSI Di Kota Medan, Sementara Guru Honorer Belum digaji Dan Tufu Serta Serti Tak Cair
Hadiri Syukuran HUT Ke-80 POMAD di Denpom I/2 Sibolga, Wakil Bupati Tapteng Apresiasi Sinergitas Penanggulangan Bencana
Rico Waas Gagal, Di Temukan Puskesmas Tak Miliki IPAL di Saat Pemko Medan Silpa Mencapai Rp592 miliar
Kojira Di Duga Jadi Penumpang Gelap Dan Nyari Panggung, DPN Cuma Tersenyum Manis Melihatnya

Baca Juga

Senin, 29 Juni 2026 - 14:49 WIB

Bendahara Partai Buruh Sumut Sri Astuti Dan Kader Lainnya “Gantung Baju” Resmi Mundur, Ini Alasannya

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:41 WIB

Acara GEMES Di Duga Di Korupsi, Acaranya Cuma 3 Jam Habiskan Anggaran Rp 2,5 Miliar, Lukai Hati Warga Miskin Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:09 WIB

AMPIBI: Ancaman PHK Terhadap 55 ribu Buruh Bentuk Kegagalan Pemerintah Dalam Mengatasi KRISIS EKONOMI

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:11 WIB

Miris, Euforia APEKSI Di Kota Medan, Sementara Guru Honorer Belum digaji Dan Tufu Serta Serti Tak Cair

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:51 WIB

Hadiri Syukuran HUT Ke-80 POMAD di Denpom I/2 Sibolga, Wakil Bupati Tapteng Apresiasi Sinergitas Penanggulangan Bencana

Tajuk Populer

Daerah

Pemilik Bangunan di Areal LSD Tanjungbalai “BOHONG”.

Senin, 29 Jun 2026 - 22:36 WIB