Buruknya Pelayanan Publik Di Dinas Perkim Kota Medan, Disposisi Sekda Terkait Rekomendasi DPRD Medan Di Abaikan

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id l Medan – Situasi di mana rakyat merasa kecewa karena tidak satu pun pejabat yang bisa dijumpai di kantor untuk melayani aspirasi atau keperluan masyarakat biasanya disebut sebagai bentuk pelanggaran asas-asas umum pemerintahan yang baik (AUPB) atau maladministrasi.

Hal ini mencerminkan buruknya pelayanan publik dan hilangnya akuntabilitas lembaga pemerintahan tersebut.

Ketidakhadiran pejabat atau pelaksana tugas saat jam operasional merupakan indikasi lemahnya tanggung jawab. Dalam konteks pelayanan publik, tindakan ini bertentangan dengan asas profesionalitas, akuntabilitas, dan keterbukaan.

Sebagai warga negara yang haknya dilanggar, kekecewaan di lontarkan oleh Warga yang terdampak dari Tembok City View tanpa izin yang berada di Sungai Deli Kota Medan

“Kami dari Sekda ke Perkim mempertanyakan Disposisi Sekda Terkait Rekomendasi Walikota Medan, namun tak satupun pejabat yang bisa di konfirmasi ini membuktikan buruknya pelayanan di Perkim Kota Medan,” ungkap Nuning mewakili Warga Terdampak Tembok City View, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media, Komisi IV DPRD Kota Medan telah merekomendasikan pembongkaran tembok Kompleks City View (Medan Polonia) karena tidak memiliki izin, melanggar batas sempadan sungai, dan mempersempit aliran air yang berdampak pada banjir warga.

Berikut adalah poin-poin utama dari polemik ini:Tidak Berizin & Melanggar Sempadan:

Pihak Balai Wilayah Sungai (BWSS) II dan Pemko Medan menyatakan pengembang City View tidak mengantongi izin dan mendirikan bangunan di atas sempadan sungai.

Tuntutan Komisi IV: DPRD mendesak agar Pemko Medan (melalui Satpol PP dan dinas terkait) segera melakukan pembongkaran karena dinilai melanggar hukum dan merugikan masyarakat sekitar.

Batas Waktu: BBWS Sumatera II mengingatkan batas penataan perizinan sesuai aturan hingga akhir Maret 2026, dan akan menempuh sanksi administratif hingga pidana jika diabaikan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Warga Miskin Kota Medan Menjerit, Meterannya di Cabut PDAM Tirtanadi Karena Belum Bayar Tagihan Rp 63 Ribu
Tingkatkan Kapasitas Kader,  Ketua TP PKK Tapteng Ikuti Bimbingan Teknis se-Sumatera Utara di Medan
Jangan Gara Gara Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga, Dewan Pers Dukung Polisi Tangkap 2 Wartawan Diduga Lakukan Pemerasan
Komisi 1 DPRD Medan Di Minta Gelar RDP Terkait Lampu Taman Di Gas “Rayap Besi”, Beban Kerja Kepling Bertambah Begadang Bawa Selimut Dan Bantal
Rugikan Vendor Dan Berdampak Lingkungan, DPRD Medan Di Minta Sidak Proyek Pembangun Kantor OJK di Kota Medan
Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Akuntabel, Pemkab Tapteng Gelar Workshop SPIP dan Manajemen Risiko
Pelanggaran K3 di Proyek Jembatan Dinas SDA BMBK Deli Serdang Kontraktor Abaikan Keselamatan Pekerja Demi Keuntungan
Hadiri Pembukaan Latihan Bersama Pacific Partnership Bupati Tapanuli Tengah: Apresiasi Kontribusi Nyata di Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Manajemen Kebencanaan

Baca Juga

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:36 WIB

Warga Miskin Kota Medan Menjerit, Meterannya di Cabut PDAM Tirtanadi Karena Belum Bayar Tagihan Rp 63 Ribu

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:39 WIB

Tingkatkan Kapasitas Kader,  Ketua TP PKK Tapteng Ikuti Bimbingan Teknis se-Sumatera Utara di Medan

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:51 WIB

Jangan Gara Gara Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga, Dewan Pers Dukung Polisi Tangkap 2 Wartawan Diduga Lakukan Pemerasan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:30 WIB

Komisi 1 DPRD Medan Di Minta Gelar RDP Terkait Lampu Taman Di Gas “Rayap Besi”, Beban Kerja Kepling Bertambah Begadang Bawa Selimut Dan Bantal

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:38 WIB

Rugikan Vendor Dan Berdampak Lingkungan, DPRD Medan Di Minta Sidak Proyek Pembangun Kantor OJK di Kota Medan

Tajuk Populer