Lemahnya Pengawasan Terhadap K3 Dan APAR, Usut Kebakaran Pabrik Mainan dan Belasan Rumah Warga Terdampak Di Medan Johor

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran
Pabrik Mainan dan Belasan Rumah Warga Terdampak Di Medan Johor (Dok-Foto)

Kebakaran Pabrik Mainan dan Belasan Rumah Warga Terdampak Di Medan Johor (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik mainan dan plastik di Jalan Ladang, Kelurahan Kedaidurian, Kecamatan Medan Johor, Minggu, 21 Juni 2026 dini hari.

Kobaran api yang disertai asap hitam pekat tak hanya menghanguskan bangunan pabrik, tetapi juga merembet ke permukiman warga di sekitarnya.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.35 WIB. Hingga lewat tengah malam, puluhan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan masih berjibaku menjinakkan api yang terus berkobar dari dalam area pabrik.

Sejumlah armada pemadam keluar masuk lokasi untuk menyuplai air.

Petugas menghadapi tantangan berat karena bahan yang terbakar diduga didominasi plastik sehingga menghasilkan asap tebal dan suhu tinggi. Beberapa personel bahkan harus menggunakan perlengkapan khusus lengkap dengan masker dan tabung oksigen saat memasuki area pabrik.

Di bagian depan bangunan, api perlahan berhasil dikendalikan setelah penyemprotan dilakukan secara intensif. Namun kobaran masih terlihat besar di area yang diduga menjadi gudang penyimpanan. Saat kebakaran berlangsung, sebuah mobil boks sempat keluar dari dalam kompleks pabrik.

Kondisi di lokasi sempat menyulitkan proses pemadaman. Banyak warga berkerumun di sekitar area kebakaran untuk menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Meski berkali-kali diimbau menjauh demi keselamatan dan kelancaran petugas, sebagian warga tetap bertahan di sekitar lokasi.

Kebakaran juga memicu kepanikan warga yang tinggal berdampingan dengan pabrik. Sejumlah keluarga berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dari rumah mereka karena khawatir api terus merambat.

Camat Medan Johor Bachtiar Nasution mengatakan, sedikitnya 11 rumah warga di Jalan Bangun Sari terdampak akibat kebakaran tersebut.

“Kami sudah mengimbau masyarakat untuk melakukan evakuasi. Ada 11 kepala keluarga yang terdampak di Jalan Bangun Sari,” kata Bachtiar di lokasi kejadian.

BACA SELENGKAPNYA:  AMPIBI Temukan Drainase Tak Pernah Di Normalisasi Selama 40 Tahun Di Taruma Belakang, Madras Hulu, Medan Polonia

Menurutnya, petugas juga berupaya memadamkan api yang merembet ke permukiman warga. Namun situasi sempat memanas karena beberapa warga menilai fokus pemadaman lebih banyak diarahkan ke bangunan pabrik.

Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Para pekerja disebut telah keluar dari area pabrik sebelum api membesar.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. “Kita masih menunggu hasil penyelidikan untuk mengetahui dugaan penyebab kebakarannya,” ujar Bachtiar

Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Persatuan Buruh Peduli K3 Sumatera Utara mengatakan bahwa Lemahnya pengawasan terhadap implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) menjadi akar masalah fatal yang sering kali memicu jatuhnya korban jiwa saat kebakaran pabrik.

Investigasi menyeluruh dan penegakan hukum tegas harus segera dilakukan untuk mengusut tuntas insiden semacam itu.

Mengapa Pengawasan K3 dan APAR Sangat Krusial?

Pencegahan Dini: Penerapan standar K3 yang disiplin berfungsi untuk memetakan dan mengendalikan potensi bahaya sebelum memicu ledakan atau percikan api di area produksi.

Respons Pertama (APAR):

Ketersediaan APAR yang sesuai standar dan mudah dijangkau sangat vital untuk memadamkan api pada tahap awal.

Kelalaian dalam pengecekan berkala membuat alat ini sering gagal berfungsi saat kondisi darurat.

Jalur Evakuasi: Pengawasan K3 juga mencakup kelayakan rute evakuasi. Banyak kasus kebakaran pabrik menimbulkan korban massal karena pintu darurat terkunci, tertutup material, atau tata ruang yang buruk.

Langkah Penting dalam Mengusut Kebakaran PabrikAudit Sistem Manajemen K3 (SMK3): Pemerintah dan instansi berwenang wajib mengevaluasi apakah perusahaan telah mematuhi UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan PP No. 50 Tahun 2012.

BACA SELENGKAPNYA:  PSN Bendungan Lau Si Meme Tak Mampu Atasi Banjir Di Kota Medan, Warga: Lancar Proyeknya, Banjir Kotanya

Uji Kelayakan Proteksi Kebakaran: Menyelidiki keberadaan, jumlah, dan masa kedaluwarsa APAR serta kelengkapan sistem hidran di lokasi kejadian.

Investigasi Kelalaian: Memeriksa manajemen perusahaan terkait adanya pelanggaran hak pekerja, seperti minimnya pelatihan tanggap darurat dan alat pelindung diri.

Sanksi Hukum: Menuntut pertanggungjawaban pidana maupun perdata bagi pimpinan perusahaan yang terbukti lalai menyediakan lingkungan kerja aman, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kita minta Kadisnaker Sumut, Dewan K3 Sumut dan Poldasu usut kebakaran pabrik mainan dan belasan rumah warga terdampak di Medan Johor,” katanya, Minggu (12/6/2026)

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan
Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL
Viral PMI Di Siksa, DPN Bawa Keranda Mayat ke Konjen Malaysia, Gubsu Di Minta Evaluasi PJTKI Terkait K3 PMI
Tokoh Masyarakat Medan Maimun Minta Copot Efrin Lurah Aur Karena Kerap Minta “Uang Samping” Kepada Kepling
Sosper Wasbang Pancasila Minta Ditiadakan Karena Ketua DPRD Kota Medan Menyakiti Rakyat Dan Menghamburkan Uang Rakyat
Panglong Pabrik Tenun Lakukan Pelanggaran Perda, FOR AKBAR Sumut Minta Pemko Medan Lakukan Tindakan Tegas, Sebut Tak Ada Yang Kebal Hukum
Terkait P3K Di Alihkan Jadi Outsourcing, AMPIBI Datangi DPRD Medan Dan Pemko Medan, SIap Gelar Pelatihan Kerenagakerjaan
AMPIBI Keluhkan Lift Balai Kota Yang Rusak Di Saat Polrestabes Medan Dapat Bantuan Anggaran Rp 10 Miliar Dari Pemko Medan

Baca Juga

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:36 WIB

Tuntaskan Penanganan Bencana 2025, Pemkab Tapanuli Tengah Menggelar Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Bencana ke Pemulihan

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tren Korupsi Dan Keracunan, Ribuan SPPG di Sumut Belum Bersertifikat Higienis Syarat Keamanan Pangan Dan Tak Miliki IPAL

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:56 WIB

Viral PMI Di Siksa, DPN Bawa Keranda Mayat ke Konjen Malaysia, Gubsu Di Minta Evaluasi PJTKI Terkait K3 PMI

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:21 WIB

Tokoh Masyarakat Medan Maimun Minta Copot Efrin Lurah Aur Karena Kerap Minta “Uang Samping” Kepada Kepling

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:14 WIB

Sosper Wasbang Pancasila Minta Ditiadakan Karena Ketua DPRD Kota Medan Menyakiti Rakyat Dan Menghamburkan Uang Rakyat

Tajuk Populer