Lurah Aur Di Periksa Inspektorat Medan Terkait Dugaan Pungli dari Kepling Di Minta Copot Dan Non Aktifkan

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lurah Aur Di Periksa Inspektorat Medan Terkait Dugaan Pungli dari Kepling Di Minta Copot Dan Non Aktifkan (Dok-Foto)

Lurah Aur Di Periksa Inspektorat Medan Terkait Dugaan Pungli dari Kepling Di Minta Copot Dan Non Aktifkan (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Lurah Aur, Kecamatan Medan Maimun, Efrin Hasibuan terancam dicopot setelah diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sejumlah kepling. Saat ini Inspektorat Kota Medan tengah memeriksa sejumlah saksi dan korban pungli.

“Kita lagi fokus kasus pungli ini. Jika benar tentu akan dikenakan sanksi berat berupa pencopotan dari jabatannya,” ucap Inspektur Kota Medan, Erfin Fachrurrazi saat dikonfirmasi Mistar, Senin (29/6/2026).

Adapun pungli dilakukan Lurah Aur untuk kepentingan pribadi dengan jumlah yang dan bervariasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari pemeriksaan awal, jumlah punglinya beda-beda. Ada yang 200 ribu dan 300 ribu. Makanya ini masih kita dalami dari semua keterangan yang ada. Secepatnya juga kita jadwalkan pemanggilan terhadap Lurah Aur,” katanya.

Erfin menegaskan Wali Kota Medan tidak memberikan toleransi terhadap pungli yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan.

“Jika terbukti, setiap pungli pasti kita tindak tegas. Oknum yang melakukan jelas diberi sanksi berat, itu sudah komitmen Pak Wali sejak menjabat. Makanya setiap ada kasus pungli, kita serius menanganinya untuk diusut tuntas,” tegasnya.

Memastikan birokrasi Pemko Medan berjalan transparansi, Erfin mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan, khususnya dalam pelayanan yang diberikan.

“Jika ada melihat atau menjadi korban pungli segera lapor ke kami (Inspektorat). Akan kita tindaklanjuti,” janjinya.

Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Kolega (Koloborasi Lembaga Aktifis Dan Media) meminta Lurah Aur segera di copot dan di non aktifkan.

“Kita minta Lurah Aur di copot dan di Non aktifkan terkait dugaan pungli Kepling yang saat ini di proses di Inspektorat Kota Medan,” pungkasnya.

BACA SELENGKAPNYA:  Di Hari Sungai Nasional Tahun 2026, Pemko Medan Lakukan Pembiaran Terhadap Kejahatan City View Mempersempit Aliran Sungai Yang Berdampak Kepada Lingkungan

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Kastel Polrestabes Medan Hadiri Acara Semarak Gebyar HUT ke-81 RI di Stadion Teladan Medan Bersama DPN
Buruh Menjerit, Kado Pahit Di Hari Kemerdekaan RI Ke -81, Nasib Puluhan Karyawan PT Hugo Makin Tak Jelas
Walikota Medan Dan APH Di Minta Periksa Galian APJATEL Abai K3 dan Meresahkan Warga di Jalan Sisingamangaraja Medan Kota
DPN Gelar Semarak Gebyar HUT ke-81 RI di Stadion Teladan Medan
Kado Pahit HUT RI ke – 81, Warga Miskin Medan Area Pengupas Bawang Dengan Upah Rp 3500 per Kilogram Keluhkan Tak Pernah Dapat Bantuan Lansia
Keracunan di Berastagi Harus Menjadi Peringatan Bagi Kota Medan, Dinas Kesehatan Di Minta Bentuk Satgas Khusus Periksa SPPG
Rasakan Penderitaan Rakyat, Rico Waas Di Minta Gelar Program Sapa Warga Bersama Warga Terdampak Tembok City View Di Kampung Baru, Medan Maimun
Uang Punya Kuasa, Satpol PP Penegak Perda “Bungkam” Terkait Rekomendasi DPRD Medan Bongkar Tembok City View

Baca Juga

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Kastel Polrestabes Medan Hadiri Acara Semarak Gebyar HUT ke-81 RI di Stadion Teladan Medan Bersama DPN

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Buruh Menjerit, Kado Pahit Di Hari Kemerdekaan RI Ke -81, Nasib Puluhan Karyawan PT Hugo Makin Tak Jelas

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Walikota Medan Dan APH Di Minta Periksa Galian APJATEL Abai K3 dan Meresahkan Warga di Jalan Sisingamangaraja Medan Kota

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:35 WIB

DPN Gelar Semarak Gebyar HUT ke-81 RI di Stadion Teladan Medan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Kado Pahit HUT RI ke – 81, Warga Miskin Medan Area Pengupas Bawang Dengan Upah Rp 3500 per Kilogram Keluhkan Tak Pernah Dapat Bantuan Lansia

Tajuk Populer