Hadiri Forum Women Program HUT APKASI ke-26, Ketua TP PKK Tapteng: Perempuan Harus Jadi Penggerak Pembangunan

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu (Dok-Poto)

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu (Dok-Poto)

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Deli Serdang – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu, menekankan pentingnya peran perempuan sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Forum Women Program dalam rangkaian perayaan HUT APKASI ke-26 Tahun 2026 yang berlangsung di IKM Hall, Deli Serdang, Kamis 2 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu hadir didampingi oleh Staf Ahli I TP PKK Tapteng, Ny. Masnoni Mahmud Efendi, bersama para Ketua TP PKK Kabupaten se-Indonesia.

Forum Women Program kali ini mengusung tema besar “Penguatan Peran Perempuan Dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah.” Acara ini menghadirkan narasumber ahli yang memberikan pembekalan strategis, di antaranya

• Jelita Siregar (Dosen Fakultas Kedokteran USU) dengan topik Memperkuat Peran Perempuan dalam Mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting di Daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

• Hj. Rafika Johani, S.Ag dengan topik Menumbuhkembangkan Jiwa Entrepreneurship Perempuan Melalui Pemanfaatan Komoditi Lokal.

• Hermita (Direktur Commercial Banking Bank BTN) dengan topik Meningkatkan Daya Jual Produk UKM Melalui Strategi Branding.

Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan perempuan masa kini. Menurutnya, di tengah kemajuan zaman yang pesat, perempuan dituntut untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan harus mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri.

“Saat ini sudah saatnya perempuan memegang peran sebagai penggerak ekonomi, pembangun keluarga, dan agen perubahan sosial. Perempuan harus terus meningkatkan kompetensinya agar memiliki daya saing yang kuat,” ujar Ny. Rismawaty.

Lebih lanjut, Ketua TP PKK Tapteng menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan arah pembangunan, baik di tingkat desa hingga ke skala nasional.

BACA SELENGKAPNYA:  Selamat Datang Peserta Rakernas APEKSI di Kota Medan, Semoga Warganya Bisa "Lepas" Dari Kemiskinan

“Perempuan bisa menjadi aktor strategis dalam pembangunan. Tidak hanya pembangunan di desa-desa, tetapi juga kontribusi nyata bagi pembangunan nasional, yang pada akhirnya akan mengubah kehidupan masyarakat Indonesia menjadi lebih baik, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

Kehadiran Ketua TP PKK Tapteng dalam forum berskala nasional ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya TP PKK dalam mendukung pemberdayaan perempuan serta sinkronisasi program daerah dengan kebijakan nasional, khususnya dalam hal kesehatan keluarga, ekonomi kreatif, dan pengembangan UMKM.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Tak Becus Urus Pasar, FPPT Imbau Tunda Bayar Kontribusi Bulanan Kepada PUD Pasar Kota Medan
Ancam Keselamatan Warga Dan Abai K3, Dua Gudang Pengoplos Gas Subsidi di Tanjung Morawa Terkuak, Pemilik Bermarga Sianturi
Kastel Polrestabes Medan Hadiri Acara Semarak Gebyar HUT ke-81 RI di Stadion Teladan Medan Bersama DPN
Buruh Menjerit, Kado Pahit Di Hari Kemerdekaan RI Ke -81, Nasib Puluhan Karyawan PT Hugo Makin Tak Jelas
Walikota Medan Dan APH Di Minta Periksa Galian APJATEL Abai K3 dan Meresahkan Warga di Jalan Sisingamangaraja Medan Kota
DPN Gelar Semarak Gebyar HUT ke-81 RI di Stadion Teladan Medan
Kado Pahit HUT RI ke – 81, Warga Miskin Medan Area Pengupas Bawang Dengan Upah Rp 3500 per Kilogram Keluhkan Tak Pernah Dapat Bantuan Lansia
Keracunan di Berastagi Harus Menjadi Peringatan Bagi Kota Medan, Dinas Kesehatan Di Minta Bentuk Satgas Khusus Periksa SPPG

Baca Juga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:01 WIB

Tak Becus Urus Pasar, FPPT Imbau Tunda Bayar Kontribusi Bulanan Kepada PUD Pasar Kota Medan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Ancam Keselamatan Warga Dan Abai K3, Dua Gudang Pengoplos Gas Subsidi di Tanjung Morawa Terkuak, Pemilik Bermarga Sianturi

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Kastel Polrestabes Medan Hadiri Acara Semarak Gebyar HUT ke-81 RI di Stadion Teladan Medan Bersama DPN

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Buruh Menjerit, Kado Pahit Di Hari Kemerdekaan RI Ke -81, Nasib Puluhan Karyawan PT Hugo Makin Tak Jelas

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Walikota Medan Dan APH Di Minta Periksa Galian APJATEL Abai K3 dan Meresahkan Warga di Jalan Sisingamangaraja Medan Kota

Tajuk Populer