Ibu Miskin Di Petisah Tengah Tak Dapat Bantuan Lansia, Sementara Ketua DPRD Medan Penumpukan Fasilitas, Dua Mobil Dinas Ketimpa Pohon

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ibu Miskin Di Petisah Tengah Tak Dapat Bantuan Lansia, Sementara Ketua DPRD Medan Penumpukan Fasilitas, Dua Mobil Dinas Ketimpa Pohon (Dok-Foto)

Ibu Miskin Di Petisah Tengah Tak Dapat Bantuan Lansia, Sementara Ketua DPRD Medan Penumpukan Fasilitas, Dua Mobil Dinas Ketimpa Pohon (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Tindakan pejabat yang memiliki atau menggunakan mobil dinas lebih dari satu merupakan bentuk pelanggaran terhadap aturan efisiensi dan etika publik, yang dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat, khususnya warga miskin.

Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media bahwa Ketua DPRD Kota Medan ketahuan publik menggunakan mobil Dinas lebih dari satu.

Berdasarkan peraturan seperti Permenpan tentang Pedoman Pelaksanaan Peningkatan Efisiensi, Penghematan, dan Disiplin Kerja, pejabat negara atau pegawai negeri dilarang menggunakan lebih dari satu kendaraan dinas operasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendaraan pelat merah murni disediakan sebagai fasilitas penunjang tugas jabatan dan operasional instansi, bukan untuk dikuasai secara berlebihan atau kepentingan pribadi.

Penggunaan fasilitas mewah atau kepemilikan aset negara berlebih di tengah himpitan ekonomi masyarakat bawah sering dikritik sebagai hilangnya kepekaan nurani dan etika kepemimpinan.

Penumpukan fasilitas berdampak langsung pada besarnya beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/APBD) untuk perawatan dan operasional yang seharusnya bisa dialihkan bagi kesejahteraan publik.

Dua unit mobil dinas milik Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen ringsek akibat tertimpa pohon tumbang, tadi malam. Saat kejadian, mobil tersebut sedang parkir.

Wong Chun Sen mengatakan saat kejadian dia tidak berada di rumah. Mobil saat itu berada di depan rumahnya.

“Di depan (rumah), dua mobil,” kata Wong Chun Sen saat dihubungi, Rabu (19/8/2026).

Kedua mobil dinas itu adalah Hyundai Ioniq 5 dan Hyundai Palisade. Mobil Hyundai Ioniq 5 mengalami kerusakan parah, sementara Hyundai Palisade hanya mengalami sedikit kerusakan.

“Kalau Palisade dikit aja itu (rusak), lagi dicek, kalau ada yang rusak diperbaiki,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras disertai angin kencang menerjang Kota Medan sekitarnya tadi malam. Terdapat 11 rumah warga di Kota Medan rusak akibat angin puting beliung tersebut.

BACA SELENGKAPNYA:  Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Dr Ketut Sumedana Tanda Tangani Surat Suspen SPPG Sunggal 2, Jalan Puskesmas 1, Gang Jambu, Kota Medan

“Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kota Medan yang mengakibatkan pohon tumbang dan rusaknya rumah warga di wilayah Kota Medan,” demikian tertulis dalam laporan BPBD Sumut yang dilihat, Rabu (19/8/2026).

11 rumah tersebut tersebar di 5 kecamatan. Dengan sebaran 4 rumah di Kecamatan Medan Johor, 1 rumah di Kecamatan Medan Barat, 1 rumah di Kecamatan Medan Sunggal, 2 rumah di Kecamatan Medan Timur, dan 3 rumah di Kecamatan Medan Helvetia.

Terdapat 39 orang terdampak akibat rumah rusak ini. Dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat hujan deras disertai angin kencang tadi malam.

Pihak BPBD Medan mendirikan satu tenda pengungsi di Kecamatan Medan Johor. Proses pembersihan material pohon tumbang disebut juga terus dilakukan.

Terpisah, ada seorang Ibu miskin bernama Halimah (70) tidak mendapat bantuan Lansia warga Jalan S. Parman No 195  Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah tidak mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Medan.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Di Laporkan Ke Kejatisu, AWAS Minta Copot Kepsek SD Negeri Nomor 100908 Muara Ampolu 2, Kecamatan Muara Batang Toru, Tapsel
Sebut Data Desil Ngawur, Said Iqbal Protes Pekerja Gaji UMP Masuk Desil 6-10, AMPIBI Akan Gelar Aksi Demo Penentuan Desil Rugikan Pekerja
PA-ITM Gelar Munas IV dan Diskusi Publik, Bahas Peluang Kembalinya Institut Teknologi Medan
Iqbal Al Fansyuri PA 212 Akan Menggelar Sweeping Terhadap Tempat SPPG Yang Tidak Memiliki Label Halal
Satu Tahun Rekomendasi DPRD Medan Di Abaikan Rico Waas, Pembiaran Terhadap Pelanggaran Perda dan Perwal Serta UU Lalin Di Jalan Pukat II
Disnaker Sumut Di Minta Periksa APJATEL, Galiannya Abai K3 dan Ancam Keselamatan, Buat Warga Medan Resah
Ambisi Proyek BRT Kota Medan Abai K3, Anak – Anak Bermain di Genangan Air Di Lokasi Proyek, Disnaker Sumut Di Minta Periksa
Merasa Kebal Hukum, Surat Imbauan Lurah Sunggal diabaikan Pemilik Bangunan Tanpa PBG di Jalan Puskesmas 1 Gang Jambu

Komentar

Baca Juga

Selasa, 1 September 2026 - 10:11 WIB

Di Laporkan Ke Kejatisu, AWAS Minta Copot Kepsek SD Negeri Nomor 100908 Muara Ampolu 2, Kecamatan Muara Batang Toru, Tapsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Sebut Data Desil Ngawur, Said Iqbal Protes Pekerja Gaji UMP Masuk Desil 6-10, AMPIBI Akan Gelar Aksi Demo Penentuan Desil Rugikan Pekerja

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:24 WIB

PA-ITM Gelar Munas IV dan Diskusi Publik, Bahas Peluang Kembalinya Institut Teknologi Medan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Iqbal Al Fansyuri PA 212 Akan Menggelar Sweeping Terhadap Tempat SPPG Yang Tidak Memiliki Label Halal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Satu Tahun Rekomendasi DPRD Medan Di Abaikan Rico Waas, Pembiaran Terhadap Pelanggaran Perda dan Perwal Serta UU Lalin Di Jalan Pukat II

Tajuk Populer