Terkait Kebocoran PAD Ratusan Miliar, GM PAM Geruduk PDAM Tirtanadi

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.Id | Medan – Air Mengalir Dari Hulu Sampai ke Hilir
Keuntungan PDAM Tirtanadi untuk Siapa ?
Untuk Rakyat atau Untuk Pejabat ?

Menurut Anggota DPRD Sumut, hanya 45 Milyar ke PAD, seharusnya Ratusan Miliar?
Kemana Aliran Uangnya ?

Desas desus tentang adanya uang yang di dapat dari penjualan air oleh PERUMDA TIRTANADI ke Pelanggan AIR MINUM, yang hanya menghasilkan 45 Miliar setahun yang dihasilkan untuk PAD Pemprovsu adalah bentuk dari adanya kebocoran dan praktek kecurangan dan tindak pidana korupsi yang terjadi yang diduga kuat dilakukan pejabat PERUMDA TIRTANADI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi hal ini GM PAM Gerakan Masyarakat Peduli Air MInum melakukan Aksi di Kantor PDAM Tirtanadi Pusat di Jalan Sisingamangaraja Medan.

Johan Merdeka dalam orasinya mengatakan bahwa kita semua tahu bahwa PERUMDA TIRTANADI adalah milik masyarakat Sumatera Utara, dimana MAYORITAS penggunanya adalah masyarakat Kota Medan, baik pengguna rumah tangga maupun industri yang memiliki klasifikasi yang berbeda-beda dan tergantung dari hunian dan gaya hidup.

Selain itu, di banyak tempat masih banyaknya keluhan yang dialami oleh masyarakat pengguna AIR TIRTANADI, dari air yang mapet, kecil hingga tak keluar setetespun, kebocoran – kebocoran air yang terjadi tentu saja masih bisa diatasi dan dideteksi secara dini, tapi kebocoran uang negara di PERUMDA TIRTANADI tentu saja bisa di telusuri oleh Aparat Penegak Hukum, baik Kepolisian, Kejaksaan maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu debit air dan jumlah pengguna yang ada tentu saja bisa di rasionalkan melalui rumus maupun angka-angka yang harus dijelaskan secara transparan dan terbuka oleh pejabat PERUMDA TIRTANADI AGAR tidak ada kebohongan PUBLIK dan manipulasi anggaran. Apalagi PERUMDA TIRTANADI mempunyai tata Kelola air dan manajemen yang professional dan handal.

Baca Juga :  Ada Apa? Tong Sampah di Kenakan Efisiensi Anggaran, Mantan Napi Korupsi Jadi Mandor, Permohonan Iqbal Tak Di Gubris Camat Medan Tembung

Perlu diketahui, dugaan kuat “kebocoran” tersebut bisa saja disebabkan karena adanya dugaan mafia proyek yang mengatur jalur lintas pekerjaan ke sejumlah rekanan yang terdekat, yang berinisal “D’ atau “DVD” di PERUMDA TIRTANADI, Sosok misterius bernisial D atau DVD ini memliki relasi kuat dengan pejabat PERUMDA TIRTANADI, anggota DPRD Sumut dan Aparat Penegak Hukum

Untuk itu, kami dari Gerakan Masyarakat Peduli Air Minum (GM PAM) menyatakan sikap :

1. Evaluasi Keberadaan Direktur Utama karena orang yang tidak memahami seluk beluk PERUMDA TIRTANADI dan merupakan TIM SUKSES Gubernur SUMUT Bobby Nasution, dan ini merupakan bentuk dari ketidak profesionalitas-nya Gubernur Sumatera Utara maupun Panitia Seleksi untuk menempatkan orang. (The Right Man in The Right Place)
2. Meminta Pejabat PERUMDA TIRTANADI untuk mengklarifikasi ada tidaknya oknum berinisal “D” “DVD” yang diduga kuat mengatur sejumlah proyek.
3. Kembalikan daerah resapan air di Sibolangit yang tanahnya diduga kuat dikuasai oleh MAFIA TANAH.
4. Meminta Aparat Penegak Hukum (APH) agar memastikan kebocoran-kebocoran yang menyebabkan NEGARA MENGALAMI KERUGIAN.

Tampak hadir dalam Aksi Demo, Johan Merdeka, Amri Daeng, Nico Nadeak, Izhar Daulay, Jefri Manik, Dedi Harvy Syahri dan puluhan aktifis lainnya.**

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadi Beban APBD, DK3P Sumut Tak Berfungsi Maksimal, Ketua Komisi III TM Yusuf Siap Mundur
Jelang Hari Buruh 2026, Guru Honorer Pemko Medan Keluhkan 4 Bulan Tufunya Belum Keluar
Lebih Dari 1.100 Jiwa Yang Tewas Dan 3,3 juta Orang Terdampak Bencana Sumatera, Ada Apa? APH Belum Tetapkan Tersangka
Wakil Bupati Tapteng : Pancasila dan UUD 1945 Merupakan Landasan Tertinggi Bagi ASN Dalam Menjalankan Tugas
Di Ambang Darurat Ekologis, Tak Laksanakan Rekomendasi DPRD Medan, Di Minta Interpelasi Walikota
Wakil Bupati Tapteng Tepung Tawari dan Upah-upah 55 orang Calon Haji/Hajjah Tapteng
Sinergitas Pengelolaan Pajak, Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala KPP Pratama Kisaran.
Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:26 WIB

Jadi Beban APBD, DK3P Sumut Tak Berfungsi Maksimal, Ketua Komisi III TM Yusuf Siap Mundur

Sabtu, 18 April 2026 - 14:16 WIB

Jelang Hari Buruh 2026, Guru Honorer Pemko Medan Keluhkan 4 Bulan Tufunya Belum Keluar

Sabtu, 18 April 2026 - 10:36 WIB

Lebih Dari 1.100 Jiwa Yang Tewas Dan 3,3 juta Orang Terdampak Bencana Sumatera, Ada Apa? APH Belum Tetapkan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 15:27 WIB

Wakil Bupati Tapteng : Pancasila dan UUD 1945 Merupakan Landasan Tertinggi Bagi ASN Dalam Menjalankan Tugas

Jumat, 17 April 2026 - 14:50 WIB

Di Ambang Darurat Ekologis, Tak Laksanakan Rekomendasi DPRD Medan, Di Minta Interpelasi Walikota

Berita Terbaru