Jelang Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Walikota Di Minta “Bersih – Bersih” Pejabat Bermental Maling Di Pemko Medan

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.Id | Medan – Jelang Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh tanggal 9 Desember 2025, masyarakat dikejutkan penetapan dua kepala dinas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Medan Fashion Festival 2024 oleh Kejaksaan Negeri Medan, dan seorang Camat Dugan Korupsi BBM becak sampah.

Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Mimbar Rakyat Anti Korupsi Sumatera Utara (MARAK Sumut) mwngatakan bahwa Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 akan diperingati pada 9 Desember 2025. Tema Hakordia 2025 adalah “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”, yang menekankan pentingnya kerja sama dan aksi nyata dalam memberantas korupsi.

Kegiatan Hakordia 2025 akan diadakan di Yogyakarta pada 6-9 Desember 2025, dengan berbagai acara seperti musik, dialog, pameran, permainan, dan aksi nyata. Tujuan dari Hakordia adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya korupsi dan pentingnya peran serta semua pihak dalam upaya pemberantasannya.

Hakordia juga menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat komitmen dan memperluas gerakan antikorupsi di seluruh penjuru negeri.

“Dengan memperingati Hakordia, kita dapat menunjukkan bahwa korupsi adalah musuh bersama yang harus diperangi demi masa depan yang lebih baik, dan kita minta Walikota Medan Rico Waas bersih – bersih pejabat bermental maling di tubuh Pemko Medan,” ungkapnya, Sabtu (15/11/2025)

Sebelumnya Anggota DPRD Kota Medan, Ahmad Afandi Harahap mendesak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh jajaran birokrasi Pemerintah Kota Medan.

Evaluasi menyeluruh dilakukan menyusul penetapan dua kepala dinas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Medan Fashion Festival 2024 oleh Kejaksaan Negeri Medan, Kamis (13/11/2025).

Kedua pejabat tersebut masing-masing adalah Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan berinisial BIN, serta Kepala Dinas Perhubungan berinisial ESN. Keduanya diduga terlibat dalam penyalahgunaan anggaran penyelenggaraan kegiatan promosi ekonomi kreatif.

BACA SELENGKAPNYA:  Inspektorat Di Minta Periksa Oknum Satpol PP Sumut Di Duga Bekingi Bangunan Tanpa PBG Di Jalan B. Zein Hamid Dekat Gang Dermawan Lingk VII Kelurahan Titi Kuning Kecamatan Medan Johor

Menurut Afandi, kasus ini menambah panjang daftar persoalan korupsi di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan, yang seharusnya berbenah menuju pemerintahan yang bersih dan transparan.

“Ini momentum bagi Wali Kota untuk melakukan evaluasi besar-besaran terhadap seluruh OPD, mulai dari Kepling, Lurah, Camat, hingga Kepala Dinas dan jajarannya,” tegas Afandi Harahap.

Politisi muda ini menilai, persoalan korupsi bukan hanya soal individu, tetapi juga soal sistem dan budaya birokrasi yang belum sepenuhnya berorientasi pada integritas.

Oleh sebab itu, Afandi mendorong dilakukan reposisi besar-besaran di tubuh Pemko Medan, dengan menempatkan pejabat berdasarkan kinerja dan rekam jejak, bukan atas dasar kedekatan politik atau loyalitas personal.

Afandi menegaskan bahwa langkah pembenahan penting untuk membangun pemerintahan kota yang benar-benar menerapkan prinsip Good Government, yakni pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Blackout Sumatera, Beban Rakyat Bertambah, Genset Dan Sanyo, Krisis Air Bersih di Medan, Direksi Tirtanadi Gak Punya Terobosan
Proyek BRT Korbankan Ribuan Pohon, Komisi IV DPRD Medan Pertanyakan Keberadaan Pohon Yang Di Tebang
Kado Pahit Di Hari Ultah, Aksi “Buka Baju” Ketua FPAN Protes Ke PLN Hingga Info Pasutri Meninggal Dampak Pemadaman Listrik Oleh PLN
Dukung “Medan Asri Bergerak”, Lurah Madras Hulu Adakan Gotong Royong Masal Bersih Lingkungan
Medan Asri Bergerak Wujudkan Medan Bersih, Hijau, Rapi Dan Berkelanjutan Hanya Untuk Kebutuhan Konten Rico Waas, Faktanya?
Kado Pahit Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, 2.700 Pohon Di Tebang Demi Ambisi Proyek BRT Di Kota Medan
Rico Waas “Abaikan” Rekomendasi DPRD Medan, Rapor Merah Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026
PMI Tapanuli Tengah Bersama Hongkong Red Cross Serahkan 110 Paket Sekolah Untuk Siswa Terdampak Bencana di SMK N 1 Badiri

Baca Juga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:05 WIB

Blackout Sumatera, Beban Rakyat Bertambah, Genset Dan Sanyo, Krisis Air Bersih di Medan, Direksi Tirtanadi Gak Punya Terobosan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:50 WIB

Proyek BRT Korbankan Ribuan Pohon, Komisi IV DPRD Medan Pertanyakan Keberadaan Pohon Yang Di Tebang

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:51 WIB

Kado Pahit Di Hari Ultah, Aksi “Buka Baju” Ketua FPAN Protes Ke PLN Hingga Info Pasutri Meninggal Dampak Pemadaman Listrik Oleh PLN

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:02 WIB

Dukung “Medan Asri Bergerak”, Lurah Madras Hulu Adakan Gotong Royong Masal Bersih Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:47 WIB

Medan Asri Bergerak Wujudkan Medan Bersih, Hijau, Rapi Dan Berkelanjutan Hanya Untuk Kebutuhan Konten Rico Waas, Faktanya?

Tajuk Populer