Warga Memohon Perhatian Pemerintah Kota Sibolga,Akibat Bencana Longsor Yang Menimpah Rumah Mereka Yang Tertimbun Sampah

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Sibolga (Sumatra) – Parombunan – Sibolga Kelurahan Parombunan Longsor hebat yang terjadi pada Selasa, 25 November 2025, di Lingkungan 4, telah menghancurkan sejumlah rumah warga dan memaksa berbagai keluarga kehilangan tempat tinggal. Bencana alam yang terjadi pada hari itu tidak hanya meruntuhkan bangunan, tetapi juga menyisakan kepedihan mendalam bagi masyarakat yang terdampak.

Pada Sabtu, 13 Desember 2025, salah seorang warga korban bencana menyampaikan rasa sedih dan keputusasaan mereka. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan bahwa kini mereka tidak memiliki apa-apa lagi, rumah tempat berlindung, harta benda, serta sumber pencarian yang selama ini menjadi penopang kehidupan mereka, semuanya hilang dalam sekejap,”ungkap Asama Giawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami benar-benar tidak punya apa-apa lagi. Rumah kami hancur, dan pencarian kami pun terhenti. Kami hanya berharap pemerintah bisa melihat apa yang kami alami, merasakan kesedihan kami, dan memberikan bantuan agar kami bisa bangkit kembali,” ujarnya penuh harap.

Warga yang terdampak longsor kini sangat membutuhkan bantuan, mulai dari tempat tinggal sementara, logistik dasar, hingga dukungan pemulihan kehidupan jangka panjang. Situasi darurat ini menjadi panggilan bagi pemerintah.Kota Sibolga, lembaga kemanusiaan, serta masyarakat luas untuk segera memberikan perhatian dan uluran tangan.

Harapan warga sederhana: agar penderitaan mereka tidak diabaikan, dan agar pemerintah dapat hadir memberikan solusi nyata bagi mereka yang kini kehilangan segalanya.

Kami juga mengharapkan.Pemerintah agar menurunkan berupa.Alat Berat untuk.Mengefakuasi,Sampah yang menimbun.Rumah kami,keluhan beberapa warga yang tinggal di kelurahan parombunan lingkungan 4 kecamatan sibolga.
(TIM Majalahceo.id).

Baca Juga :  Dihakimi Massa Akibat Isu Santet, Seorang Pria di Tapteng Tewas, Polisi Tangkap Satu Pelaku

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Desa Sihapas Juga Warga Desa Lumut Nauli,Mengharapkan Perhatian Pemerintah Tapteng Membangun Kembali Jembatan yang Ambruk Akibat Terjangan Banjir
Masyarakat Butuh Perhatian Pemerintah, Jembatan Penghubung Antar Dua  Desa Sangat Dibutuhkan Masyarakat Sehari-harinya
DPC LSM Elang Mas Tapteng Tanggapi Keluhan Warga Desa Rawa Makmur Terkait Bantuan Jadup
Bupati Tapteng Lakukan Groundbreaking Pembangunan SPAM Aek Sipan dan Hutagurgur
Pulang Mabuk Berujung Pidana: Suami di Badiri Tega Cekik Istri dan Pukul Tante Hingga Pingsan
Pemkab Tapteng Terima Bantuan Kemanusiaan dari PT ASTRA Internasional untuk korban Bencana
H-18 Idulfitri, 204 Huntara di Pante Labu Belum Rampung: Warga Tiga Bulan Bertahan di Tenda, Pangan Kian Kritis
Wow!!! Tambang Emas Ilegal Masih Ada Beroperasi Di Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:51 WIB

Warga Desa Sihapas Juga Warga Desa Lumut Nauli,Mengharapkan Perhatian Pemerintah Tapteng Membangun Kembali Jembatan yang Ambruk Akibat Terjangan Banjir

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:53 WIB

Masyarakat Butuh Perhatian Pemerintah, Jembatan Penghubung Antar Dua  Desa Sangat Dibutuhkan Masyarakat Sehari-harinya

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:35 WIB

DPC LSM Elang Mas Tapteng Tanggapi Keluhan Warga Desa Rawa Makmur Terkait Bantuan Jadup

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:36 WIB

Bupati Tapteng Lakukan Groundbreaking Pembangunan SPAM Aek Sipan dan Hutagurgur

Senin, 9 Maret 2026 - 08:53 WIB

Pulang Mabuk Berujung Pidana: Suami di Badiri Tega Cekik Istri dan Pukul Tante Hingga Pingsan

Berita Terbaru