Polri Kembali Temukan Alat Berat di DAS Garoga, Posisinya Dekat Kebun Kelapa Sawit

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – TAPANULI TENGAH — Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kembali menemukan satu unit alat berat di Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Alat berat berupa ekskavator berwarna kuning itu ditemukan di seberang Sungai Garoga, tepatnya di Desa Muara Sibuntuon, Kecamatan Sibabangun, Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 12.30 WIB. Penemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit IV Tipidter Polda Sumatera Utara, Kompol Alan Haikel.

Ekskavator ditemukan dalam kondisi miring dan diduga ditinggalkan pemiliknya saat banjir bandang melanda wilayah tersebut pada 25 November 2025. Untuk mencapai lokasi, tim penyidik harus menyeberangi sungai dengan arus cukup deras. Aparat terlihat berjalan ke arah hulu guna mencari titik penyeberangan yang lebih aman, sembari menggunakan kayu untuk mengukur kedalaman sungai sebagai langkah antisipasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di lokasi, penyidik langsung melakukan penyegelan dengan memasang garis polisi di sekitar alat berat.

Dari hasil pengamatan di lapangan, alat berat tersebut berada di dekat area perkebunan kelapa sawit. Selain itu, tim Kemenhut juga menemukan delapan jenis kayu di sekitar lokasi, yang sebagian besar berasal dari pohon karet.

Warga Klaim untuk Ketahanan Pangan

Terkait temuan ini, seorang warga Muara Sibuntuon, Basiduhu Zendrato yang merupakan suami Kepala Desa Muara Sibuntuon, Senina Simangunsong mengklaim bahwa alat berat tersebut digunakan untuk pembukaan lahan ketahanan pangan desa.

“Ada satu alat berat yang disegel. Itu dipakai untuk membuka lahan ketahanan pangan desa tahun anggaran 2025,” kata Basiduhu.

Ia juga menyebut bahwa kebun kelapa sawit yang berada di sekitar lokasi merupakan milik masyarakat. Namun, klaim tersebut dinilai bertolak belakang dengan kondisi lapangan, mengingat posisi ekskavator berada persis di tepi sungai dan berdekatan langsung dengan kebun sawit.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Timur Salurkan Bantuan untuk Santri Korban Banjir di Dayah Istiqamatuddin

Selain alat berat, penyidik juga menemukan bukaan lahan yang ditandai dengan longsoran tanah dan kayu dari tebing ke badan sungai. Basiduhu mengakui bahwa aktivitas penebangan telah berlangsung cukup lama.

“Penebangan sudah lama. Jenis kayunya ada pohon beringin dan karet,” ujarnya.

Temuan Alat Berat Sebelumnya

Sebelumnya, pada 8 Desember 2025, Polri juga menemukan tiga unit alat berat di Kilometer 7 Huta Gurgur, yang terdiri dari dua ekskavator dan satu dozer. Ketiga alat berat tersebut diduga milik PT Tri Bahtera Srikandi (TBS), sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Dalam penyelidikan tersebut, tim menemukan empat titik bukaan lahan yang diduga dilakukan oleh PT TBS. Total luas bukaan di hulu Sungai Garoga diperkirakan mencapai sekitar 110 hektare.

Polri menyatakan temuan-temuan ini masih terus didalami untuk mengungkap dugaan pelanggaran hukum, khususnya terkait aktivitas pembukaan lahan dan perusakan lingkungan di kawasan hulu DAS Garoga yang diduga berkontribusi terhadap terjadinya banjir bandang.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Terima Audiensi Pengurus Ikatan Pelajar Al Washliyah Kota Tanjungbalai.
Minim Perbaikan Sarpras, Pedagang Pusat Pasar Ancam Menunda Pembayaran Kontribusi Ke PUD Pasar Kota Medan
Anrizal Ramaputra Laporkan Akun Facebook Sofya Moureen Terkait Dugaan Hoaks
17 Tahun Tanah Milik Korban Jadi Jalan Perusahaan, Minta Perlindungan Kapolda Sumut Dan Bupati Labuhan Batu
Jelang Hari Buruh May Day 2026, AMPIBI Akan Gelar Aksi Demo Di Kantor Walikota Medan
Patroli Humanis Polres Tapteng Dukung Kenyamanan Jamaah Sholat Jumat
Batal Di Aceh, Konser Dewa 19 Di Gelar Di Medan, Di Duga Abai K3 Rawan Crowd Crush, Dewan K3 Sumut Di Minta Sidak
DPRD Medan Komisi IV Merasa Di Lecehkan Dan Di Lawan, Kendati Sudah Disegel Satpol PP Warkop Wakita Tetap Beroperasi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 06:03 WIB

Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Terima Audiensi Pengurus Ikatan Pelajar Al Washliyah Kota Tanjungbalai.

Selasa, 14 April 2026 - 14:15 WIB

Minim Perbaikan Sarpras, Pedagang Pusat Pasar Ancam Menunda Pembayaran Kontribusi Ke PUD Pasar Kota Medan

Selasa, 14 April 2026 - 13:30 WIB

Anrizal Ramaputra Laporkan Akun Facebook Sofya Moureen Terkait Dugaan Hoaks

Selasa, 14 April 2026 - 05:29 WIB

17 Tahun Tanah Milik Korban Jadi Jalan Perusahaan, Minta Perlindungan Kapolda Sumut Dan Bupati Labuhan Batu

Senin, 13 April 2026 - 23:32 WIB

Jelang Hari Buruh May Day 2026, AMPIBI Akan Gelar Aksi Demo Di Kantor Walikota Medan

Berita Terbaru