Bupati Tapteng Tekankan Keseriusan Pendataan Masyarakat Sebagai Tanggung Jawab Moral

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – PANDAN – Pascabencana yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH menekankan agar penyelesaian pendataan harus segera dilaksanakan dengan tepat agar masyarakat segera mendapatkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) dan Bantuan Jaminan Hidup (Jadup). Hal ini disampaikan pada Minggu 15 Maret 2026 pada saat memimpin Rapat Pendataan bertempat di Ruang Rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapteng.

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH menekankan bahwa pendataan harus serius dilaksanakan karena pendataan tidak hanya angka saja tetapi ada kehidupan masyarakat dalam angka pendataan.

“Maka, pendataan ini harus dikerjakan dengan tanggung jawab, tolong jeli dan hati-hati dalam mendata, jangan sampai ada masyarakat yang terdampak tidak terdata karena ini adalah pertanggungjawaban moral kita,” tegas Bupati Tapteng.

Ia menekankan yang didata itu prioritaskan yang terdampak, bukan kawan, bukan saudara, bukan famili, bukan tetangga. Kalau dia enggak terdampak tegas disampaikan agar pendataan benar-benar dilakukan verifikasi faktual ke lapangan.

“Saya ingin kita membuat posko Pendataan di setiap kelurahan dan desa. Kita harus menjemput data ke masyarakat, kita harus melayani masyarakat karena pemerintah itu adalah pelayan rakyat. Semua harus kita sisir jangan sampai ada masyarakat terlewat dari pendataan,” ujar Masinton Pasaribu.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng Drs. Binsar TH Sitanggang, M.SP, Staf Ahli Bupati, para Asisten Setdakab Tapteng, Pimpinan OPD Tapteng, Camat se-Tapteng, serta Tim Enumerator.

#TaptengBangkit

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Selamat Datang Peserta Rakernas APEKSI di Kota Medan, Semoga Warganya Bisa “Lepas” Dari Kemiskinan
Peringati Harganas ke-33, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Tekankan Peran Keluarga sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045
Bendahara Partai Buruh Sumut Sri Astuti Dan Kader Lainnya “Gantung Baju” Resmi Mundur, Ini Alasannya
Acara GEMES Di Duga Di Korupsi, Acaranya Cuma 3 Jam Habiskan Anggaran Rp 2,5 Miliar, Lukai Hati Warga Miskin Kota
AMPIBI: Ancaman PHK Terhadap 55 ribu Buruh Bentuk Kegagalan Pemerintah Dalam Mengatasi KRISIS EKONOMI
Miris, Euforia APEKSI Di Kota Medan, Sementara Guru Honorer Belum digaji Dan Tufu Serta Serti Tak Cair
Hadiri Syukuran HUT Ke-80 POMAD di Denpom I/2 Sibolga, Wakil Bupati Tapteng Apresiasi Sinergitas Penanggulangan Bencana
Rico Waas Gagal, Di Temukan Puskesmas Tak Miliki IPAL di Saat Pemko Medan Silpa Mencapai Rp592 miliar

Baca Juga

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:43 WIB

Selamat Datang Peserta Rakernas APEKSI di Kota Medan, Semoga Warganya Bisa “Lepas” Dari Kemiskinan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:40 WIB

Peringati Harganas ke-33, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Tekankan Peran Keluarga sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 29 Juni 2026 - 14:49 WIB

Bendahara Partai Buruh Sumut Sri Astuti Dan Kader Lainnya “Gantung Baju” Resmi Mundur, Ini Alasannya

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:41 WIB

Acara GEMES Di Duga Di Korupsi, Acaranya Cuma 3 Jam Habiskan Anggaran Rp 2,5 Miliar, Lukai Hati Warga Miskin Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:09 WIB

AMPIBI: Ancaman PHK Terhadap 55 ribu Buruh Bentuk Kegagalan Pemerintah Dalam Mengatasi KRISIS EKONOMI

Tajuk Populer

Daerah

Pemilik Bangunan di Areal LSD Tanjungbalai “BOHONG”.

Senin, 29 Jun 2026 - 22:36 WIB