Dalam pertemuan tersebut Dedi Harvisyahari menyampaikan keluhan terkait sarpras yang belum juga menjadi acuan PUD Pasar Kota Medan untuk di perbaiki khususnya Pusat Pasar yang sampai saat ini minim perbaikan,” kesal Dedi Harvisyahari
“Pusat Pasar itu jantung pendapatan perusahaan pasar, namun tidak ada niat dari PUD Pasar Kota Medan untuk memperbaiki pasar tersebut , begitu juga pasar Marelan dan pasar pasar yang lain, kemana semua uang kontribusi yang di bayarkan pedagang?,” tanya Dedi Harvisyahari
“Ini berarti memang tidak ada konsep matang dari direktur utama untuk memperbaiki sarpras sesuai dengan amanat walikota Medan Rico Waas pada saat melantik direksi PUD Pasar dan direksi BUMD yang lain,” terang Dedi Harvisyahari yang juga ketua presidium Garuda Merah Putih Community Sumatera Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini artinya walikota Medan salah menempatkan orang untuk menggawangi perusahaan yang membidangi pasar, dan kita tau proses pemilihan itu ( Dirut PUD Pasar ) yang di duga di warnai intervensi dari petinggi pimpinan partai di Sumatera Utara,” ujar Dedi Harvisyahari
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya














